I Am A Cancer Survival

I Am A Cancer Survival
semakin jelas...



mendengar pemaparan dari fitri dokter Deka sedikit kaget dan tampak semakin serius mendengar cerita fitri.


"nah setelah bayi saya usia 8bln kmrn lah saya suka tiba2 pingsan dan sebagainya dok sampai sekarang


saya sempat berfikir apa ada hubungannya dengan kangker saya yg dulu krn bagaimana juga saat itu saya belum dinyatakan sembuh hanya ditunda krn kehamilan" terang fitri lanjut


terlihat dokter Deka sedang berfikir keras...


"gini bu...ibu langsung lab ya habis dari saya kemudian ibu saya coba rujuk ke bagian Obgyn supaya saya bisa liat hasilnya. tapi jangan lupa ibu kembali ke saya ya setelah semua hasilnya keluar,kalau bisa ibu ke obgynnya hari ini langsung " seru dokter Deka pada fitri.


sedari tadi boby memperhatikan istrinya bercerita kisah mereka saat disurabaya 1tahun lalu.


memang benar saat itu fitri belum dinyatakan sembuh oleh dokter Wita. hanya karena fitri hamil semuanya ditunda dan difokuskan pada kesehatan ibu dan bayi. dikarenakan saat itu kondisi fitri pun lemah diharuskan bedrest karena pendarahan selama kehamilan.


sesaat pikiran boby melayang kembali ke moments tersebut da mencerna penjelasan istrinya, jika benar begitu berarti saat ini kangker nya sudah pasti sangat parah sampai membuat fitri begitu ngdrop nya.


"ya Allah semoga tidak seperti apa yang aku bayangkan" ucap boby dalam hati sembari menatap raut wajah istrinya


"baik dok kalau begitu saya mau langsung ke lab dan ke bagian Obgyn sekarang" terimakasih sebelumnya ya dok ucap boby langsung buru2 mengikuti saran dokter Deka supaya jelas semuanya apa penyebap penyakit istrinya saat ini.


entahlah walaupun sedikit ada pencerahan namun begitu harus membayangkan itu benar adanya boby merasa begitu sesak harus menghadapi nya.


tak terbayang lamanya pengobatan kemoterapi dan efek negatif lainnya...belum lagi harus meninggalkan anak2... ahhh semuanya begitu bagaikan bom waktu yg menyesakkan.


boby langsung berjalan menuju bagian pendaftaran untuk langsung daftar ke bagian Obgyn supaya segera ketemu dokternya.


kebetulan sekali dokternya ada dan itu adalah dokter Rika yg menangani istrinya di awal... namun 30 menit lagi akan selesai.


tak lama setelah itu mereka langsung ke nurse station untuk memastikan dokter Rika nya masih ada. dan alhamdulillah ternyata masih bisa pasien 1lagi. mereka langsung menuju ruangan dokter Rika saat itu yg sudah kosong pasiennya.


"Assalamualaiykum...permisi dok" sapa boby dan fitri


"wa'alaiykumsalam iya bu pak masuk silahkan " jawabnya ramah


"drrtt...drrttt...." tiba2 hp boby ada panggilan masuk dan iapun langsung keluar ruangan sebentar.


"iya ibu ada apa yaa" tanya dokter tsb


"begini dok kondisi saya beberapa bulan terakhir ini ngdrop parah ...berat badan turun drastis dan sampai batuk darah" terang fitri


terlihat dokter Rika memeriksa riwayat pengobatan yang di buku medis rs H tersebut. dan ia menyadari bahwa pasien tsb adalah pasien dia awalnya.


"lho ibu tetapi mtx sama saya waktu itu. kemana aja bu lama ga keliatan udah selesai terapinya atau belum ini ?" tanya nya spontan


"nah itu dok krn suami dinas di Surabaya dia ga tenang saya sakit saya waktu itu kan konfirmasi sama dokter buat pindah dan lanjut terapi di Surabaya...alhamdulillah saya lanjut sampai beberapa seri tapi waktu itu harus naik dosis di juni 2014 dan ganti obat saya pulang ke jakarta sampai agustus pas kembali tau2nya saya hamil 2bln dan semua terapi di stop focus sama baby kata dokternya..." terang fitri


"trs anaknya gimana sekarang bu...sehat...normal...lahirnya sc atau normal " tanya dokter Rika


"alhamdulillah sehat dok...lahir sc di 31 maret 2015 kmrn.anak nya normal laki-laki jenis kelaminnya .... tapi sekarang kondisi saya ngdrop parah dok saya sempet kepikiran apa ada hubungannya dengan kangker saya dulu dok krn dokter Deka juga bingung semua hasil medis ( rekam jantung ...torax...dan lab ) baik2 saja namun saya sampai batuk darah berat badan loss sampai 15kg serta menggigil hebat jg sesak nafas dan rasanya dada seperti terbakar". terang fitri berikutnya


"duh bu sepertinya bisa jadi ...ibu tolong habis ini ke lab prodia atau prahita langsung cek lab BHCG ya bu langsung sekarang jangan ditunda lagi krn bisa ketahuannya dari situ kangker nya masih ada atau tidak...saya kasih rujukan labnya ya...sebentar ibu saya usg dulu...mari bu" ucap dokter Rika sembari menyuruh fitri ke kasur pemeriksaan