
"sayang sabar yaa, kamu kuat insyaAllah " ucap boby perlahan sembari mengelus lembut kepala istrinya
"hhmmh" jawabnya ,terlihat fitri mengangguk pelan
boby ga tau harus berucap apa lagi
dosis pertama dari seri pertama setelah ganti obat saja sudah begini efeknya bagaimana dengan dosis kedua ketiga ke empat dan kelima,
dan bagaimana dengan seri ke dua ke tiga dan ke empat berikutnya ???
tak terbayang rasanya , untuk kemo kali ini fitri mendapatkan 4 seri yg dimana satu seri nya mendapatkan 5 dosis pemberian obat. selama 5 hari berturut turut.
"ayy... aku besok mau coba puasa" ucap fitri tiba2
"kamu yakin sayang, kalau kamu lemah gimana , aku khawatir kamu ga kuat ,?..." tanya boby kemudian
"belakangan sayang, kalau pun iya aku akan batal... aku takut aku ga bisa ketemu Ramadhan tahun depan ay, biarkan aku ya" jawab fitri sedih.
"Ya Allah kok kamu bilang gitu, kamu sembuh sayang, sembuh,,, jangan bicara ngelantur ah" jawab boby langsung memeluk tubuh istrinya
"aku khawatir Allah ga izinin itu, biarin aku puasa ya sayang" tatap fitri memelas
"sayangg...." jwb boby menggantung sambil menatap istrinya dalam
"tapi janji ya jika kamu nanti akan tidak memaksakan diri... aku ga mau kamu makin ngdrop" ucapnya kemudian
"iya insyaAllah, skrg aku mau mkn ay biar bisa minum obat lagi takut magh aku kumat lagi. sekalian nanti mlm beliin mkn buat sahur kita ya ay" jwb fitri kemudian.
"insyaAllah, iya sayang. bentar ya aku siapin makanan kamu" jwb boby sembari menyiapkan beberapa mknn untuk fitri dan langsung menyuapinya.
kebetulan jadwal kemoterapi fitri saat ini bertepatan dengan bulan puasa pada tahun tersebut. dan entah kenapa fitri begitu bersikukuh ingin menjalankan puasa Ramadhan pada th tersebut.
tak terasa waktu sudah mendekati sahur, malam itu boby menemani fitri selalu dan telaten akan keluhan istrinya. sebelum istirahat malam boby memasang pengingat pada ponselnya lebih awal karena ia harus keluar belanja makanan untuk ia dan istrinya sahur pagi tsb.
terdengar bunyi alarm pada ponselnya, buru buru boby bangun dan mematikannya khawatir fitri terbangun, krn pada saat malam istrinya agak susah tidur krn tidak nyaman. terlihat jam menunjukkan pukul 2.30 pagi... boby langsung bersiap siap untuk keluar, sebelumnya ia mencuci muka dan mengambil sweater nya dulu.
ia keluar mencari wrung makan yg buka di sekitaran rs tsb. beruntung pagi itu banyak warung mkn yang buka disana. jadi tidak perlu menunggu lama boby sudah kembali ke kamar perawatan istrinya.
perlahan setelah merapihkan makanan untuk sahur ia membangunkan istrinya dengan membelai lembut wajahnya.
"sayang...sayang katanya mau sahur, yuk bangun kita makan dulu nih kamu minum air hangat dulu, " ucap boby sembari menyodorkan segelas air hangat pada istrinya
melihat istrinya boby tersenyum sambil membantunya bangun dan mengecup lembut kening istrinya .
"wah kamu beli dimana,,,kok ada lauk banyak ay dan masih hangat" ucap fitri begitu sadar di hadapan ya sudah tersedia lauk dan makanan lainnya untuk sahur
"iya tadi aku keluar nyari makanan buat kamu" sengaja nyari yg masih fresh biar kamu enak makannya, ayo jangan lupa baca do'a sama niat puasanya, bismillah semoga puasa ini jadi kebaikan buat kamu. aamiin" jawab boby sembari mulai menyuapi istrinya makan
"aamiin, bismillahhirrahmannirrahim, makasih ya sayang" jawab fitri dan ia pun langsung mengucapkan niat puasanya
"sayang nanti kamu kan kemo lagi jam 10n kalau kamu ga kuat puasanya jangan dipaksa ya sayang..." ucap boby kemudian disela sela kegiatan makan mereka.
"bismillah sayang, aku berharap kuat, alhamdulillah mlm bisa istirahat dikit badan aku agak enakan kok apalagi mlm kamu pijitin, jadi agak lega dikit" jawab fitri kemudian
"yaudah, pokoknya kamu yg tau badan kamu, intinya aku ga mau kamu maksain diri ya. jangan lupa habis ini minum susunya udah aku buatin, masih hangat" ucap boby kemudian sembari menyodorkan segelas susu kambing hangat pada istrinya
"iya siaapp pak bos " jwb fitri sembari tiba tiba mencium bibir suaminya sekilas
"wah wah sudah mulai aktif yaa, hmm nakal dia nyuri2... nih nih aku kasih ayo lagi... nih lagi ga usah malu malu " ucap boby membalas kembali dengan menyodorkan wajahnya sedikit menggoda krn tindakan istrinya
"ihhh apaan sih kamu ay mesum iiihh... aku kan makasih krn kamu manis sama aku dr kmrn aku repotin, " jawab fitri agak kaku krn difoda oleh suaminya sembari agak mendorong pelan wajah suaminya yg sudah sangat dkt dengan nya .
"haha becanda sayang akuuuu jangan ngambek dong .... aku seneng kalau kamu udah mulai ceria lagi... aku selalu menunggu kamu yg dulu... kamu yg sehat... kamu yg selalu bersemangat... sehat ya sayang aku" jawab boby langsung menarik tangan istrinya yg sudah terlihat malu dan memeluknya lembut serta mencium puncak kepalanya.
"i miss you sayang... cepat sembuh yaa" ucap boby lembut kemudian sembari menatap lembut wajah istrinya dan mencium sekilas bibirnya
"miss u more hunny, i'm sorry dear, please be patience of me, don't let me lone i am scared..." jawab fitri membalas dengan memeluk erat suaminya dan membenarkan wajahnya di dada suaminya
mendadak suasananya menjadi haru,
boby sadar istrinya mulai sedikit bersedih kembali ia langsung segera mengalihkan perhatiannya.
"hunny mau sampai kapan peluk2 aku hayooo... ini yg ada nanti bukan kamu yg makan sampai selesai bisa bisa kamu yg aku makan kalau gini nih, masa iya disini ay, tar kalau suster masuk brabe kan ceritanya ... ayoo pilih hmmhh " goda boby pada istrinya sembari mengusap ngusap lembut pundak istrinya
"hunyyyyyy.... iihhh mesummm kamu ihh, ngerusak suasana aja deh sebel" spontan fitri langsung mendorong tubuh suaminya dengan muka cemberut dan langsung menyilangkan tangan nya
boby langsung tertawa melihat respon istrinya dan mengacak2 puncak kepala istrinya
"habis kamu lucu bgt sayang...hayu ah selesaikan dulu makannya dikit trs nih langsung minum susu hangat kamu yahh udah setengah 4 ni yukk" ucap boby kemudian sembari menyuapkan suapan terakhir pada istrinya dan menyodorkan susu hangat nya.