I Am A Cancer Survival

I Am A Cancer Survival
kangen anak2...



boby bukan tidak mau istrinya dirawat di rs. mengingat kondisi nya yg payah boby yakin dia lebih nyaman dirumah. krn untuk ke toilet aja dia harus menggendong istrinya. belum banyaknya aurat yg terbuka. oleh karena itu ia lebih nyaman jika istrinya dibawa pulang


boby langsung menghampiri istrinya di ruangannya yg tertutup tirai


ternyata fitri sudah terbangun didalam.


ia tersenyum kecil kepada boby


"sayanggg kamu sudah bangun... gimana badan kamu ... nafas kamu masih sesak kah?...dada kamu masih sakit sayang...?" tanya boby perlahan dengan raut wajah khawatir pada istrinya


terlihat fitri sedikit menggelengkan kepalanya dan tersenyum kecil...


"better ay bisa istirahat bentar...cuma sesaknya kuat" jawab fitri lirih


terlihat ia masih menyentuh dadanya


"oya dokter tadi nanya kamu mau dirawat atau pulang dan aku mutusin pulang sayang...maaf ya soalnya takutnya disini ga nyaman krn kamu takut tersingkap2 auratnya...aku kinta resep obat aja buat kamu tadi... maaf ya aku putusin pulang aja" seru boby pada istrinya


fitri tersenyum dan mengangguk "gpp sayang aku juga maunya dirumah kok" jawabnya perlahan


"aku lebih nyaman dirumah" jawab fitri


boby tersenyum sambil mengusap kepala istrinya perlahan "syukurlah sayang makasih yaa... kamu sabar ya sayang ...InsyaAllah aku yakin kamu akan sembuh " ia memeluk istrinya perlahan.


"kuatin aku sayang aku takut ga kuat" jawab fitri lirih terlihat ia begitu sedih.


"aku takut jika aku menyerah ditengan jalan ay..." ucap fitri pada suaminya seakan ia sudah terlalu lelah dengan keadannya.


"jangan sayang kamu harus kuat ga boleh lemah dan menyerah...dulu aja kamu sanggup kenapa sekarang kamu menyerah...ade dan kk ga bisa tanpa kamu" ucap boby menyakitkan istrinya.


"makasih sayang maaf kalau aku pesimis" ucapnya lirih


"kamu minum yaaa... mau makan apa mau roti ga aku beliin yaa bentar sekalian aku beliin kamu susu biar enakan " ucap boby


"iya tunggu yah bentar aku ke kantin dulu"


terlihat fitri mengangguk pelan


perlahan ia mengambil hp suaminya di laci meja dan melihat2 foto di galeri hp suaminya.


"kk ade...mama kangen kalian...kangen main sama kalian..." terlihat ia sedih memandang foto anak2nya di galeri hp suaminya tanpa terasa ujung matanya sudah basah oleh air matanya.


sudah hampir 2bln ini memang fitri jarang mengurus anak2nya apalagi menemani bermain krn kondisi nya yg payah dan lemah.


sehari2 hanya boby yg mengurus anak2nya jg ia


saat ini pun anak2nya di titip sama mamanya.


Rasyuqa dan Tsaqif kedua anaknya tsb masih begitu kecil untuk jauh dari ibunya.


rasyuqa baru 3th dan Tsaqif berusia 8bln.


ahh semakin ia memikirkan kedua buah hatinya semakin ia tak sanggup untuk menahan air matanya.


"maafin mama nakk...mama kangen kalian...mama akan sembuh buat kalian " ucap batin fitri terlihat ia mencium foto anaknya di hp suaminya.


tiba2 boby muncul dari kantin membawa beberapa makanan dan minuman untuk Mereka.


"kamu kenapa sayang kok nangis...ada yg sakit kah?" ucap boby khawatir melihat istrinya tiba2 sedang menangis


"ga sayang...aku kangen anak2" jawabnya lirih


boby tersenyum sambil memeluk istrinya "sabar yaa kamu harus sembuh makanya harus semangat sayang supaya bisa ketemu anak2 dan kamu sehat yah " ucap boby pada istrinya


"dah sekarang kamu makan yahh biar cepet sehat lagi dan ga drop aku suapin yaa... mau roti,susu atau biskuit atau nasi ayy" ucap boby bertanya pada istrinya sambil menunjukkan beberapa makanan yg ia beli di kantin