I Am A Cancer Survival

I Am A Cancer Survival
mengingatkan kenangan



saat ini fitri dan boby sedang menunggu antrian pendaftaran rawat inap ,kebetulan saat ini pasien yg akan mendaftar cukup ramai.


akhirnya mereka menunggu sambil duduk di kursi tunggu yang disediakan disana menunggu urutan panggilan nanti yg akan dipanggil namanya. karena mereka sudah memasukkan berkas pendaftaran untuk rawat inap sesuai urutan sebelumnya.


terlihat fitri masih belum bersemangat, rautnya lesu dan sedih ia menyenderkan kepalanya di pundak suaminya. sedang matanya menerawang entah kemana.


tiba-tiba ia berkata lirih pada suaminya...


"hunny apa yang salah ... kenapa aku harus ganti obat, kenapa hasilnya harus naik kenapa ga bisa aku lurus lurus aja gitu berobat sampai selesai tanpa banyak drama yg melelahkan aku lelah rasanya " lirih fitri begitu terdengar sedih


boby mengusap2 pundak istrinya perlahan.


"sayang kamu harus sabar, bukankah jika Allah menyayangi kita dia akan memberikan kita ujian kasih sayangnya yg sempurna hmmh, supaya kita selalu bersyukur atas karunia Allah yg Maha Luas yg pernah kita dapatkan sebelumnya. "


"ingat sayang kamu bukan satu-satunya yang menderita...lihatlah kebawah sana masih banyak yg lebih sulit dari kamu dan terus bertahan dengan segala keterbatasannya... kamu harus ingat anak yg kemarin sayang kalau dia bisa kenapa kamu menyerah, semangat yaaa..."


"aku ga bisa bohong kalau aku ga sedih ... aku ga bisa bohong kalau aku ga khawatir dan aku ga bisa bohong kalau aku takut... aku takut ay... takut banget... mungkin aku lemah aku cengeng dan aku payah... tapi ini semua itu ga semudah yg terlihat ataupun semudah yg diucapkan ... aku takut ayy takut banget apa salah jika aku takut... ?"


ucapnya bergetar dan mulai terisak dipundak suaminya


"maafin aku sayang bukan maksud aku seperti itu., aku cuma mau kamu semangat dan terus berjuang apapun itu sayang. sama sekali tidak bermaksud mengecilkan hati kamu sayang sama sekali tidak , aku cuma berharap kamu mengingat anak kecil kemarin yg kondisinya mungkin lebih parah dari kamu dan dia masih berjuang walau akhirnya dia lelah namun setidaknya dia berusaha berjuang sayang... aku mau kamu seperti itu, aku tau kamu lelah tapi tolong tetap berjuang sayang ..."


ucap boby sedih dan berusaha memberikan penjelasan mendengar penuturan hati istrinya. sambil memeluk istrinya dengan sangat erat


"apa kamu lupa kakak sama ade sayang... apa kamu ingat permintaan terakhir kk sebelum kita berangkat kemoterapi kemarin ("aku mau mama sembuh mau bareng2 mama lagi")...tidak kah kamu ingin melihatnya tersenyum dan bisa mendampinginya.... aku tidak berarti apapun dihadapan mereka tanpa kamu sayang... tapi kamu... kamu adalah segalanya untuk anak-anak kita... kamu adalah jiwanya mereka.... jika aku ga ada mereka masih bisa tertawa dan riang namun jika kamu yang ga ada bayangkan betapa hancurnya hidup mereka sayang... jadi tolong untuk terus berjuang buat anak anak sayang aku mohon"


ucap boby pada fitri berusaha mengingatkan kenangan tentang putrinya agar fitri terus semangat saat ini karena boby sadari begitu dokter mengatakan bahwa fitri harus ganti obat dan dosis istrinya begitu rapuh dan semakin tidak bersemangat lagi menjalani pengobatan nya saat Ini ...


boby berusaha berbicara dari hati ke hati saat ini dengan istrinya supaya perasaan fitri semakin kuat dan tidak lemah lagi.