Fight Over My Dear Wife

Fight Over My Dear Wife
Chapter 84



Ayahanda, dan para pangeran tengah bersembunyi di posisi masing-masing.Memperhatikan gerak gerik kami.Hanya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk menyerang dan isyarat dari ayahanda.


"Permasuriku mengapa engkau mengajak ku kesini.Kalau hanya ingin memetik bunga hitam aku bisa menyuruh pengawal ku mengambilkannya untuk mu tak perlu susah-susah sampai sini". Ujar Raja The World Of Darkness dia merasa ada yang tidak beres di sini sendari tadi saat sampai.


"hmm Yang Mulia kalo yang memetik bunganya orang lain kurang bagus karena bunganya tak akan sama dari petikan ku sendiri.Dan lagian disini juga tak seburuk yang aku bayangkan". Ucapku sambil memanyunkan bibirku.


tap.....tap....tap.....


"Serang............". Teriak Seseorang yang berlari di belakang kami.Aku yakin ini adalah ayahanda dan para pangeran.


SREKKKKK WUSSS WUSSS WUSSS


*Menghindar serangan*


"Sudah aku duga ada yang tidak beres ! Ternyata hanyalah beberapa orang sampah..... hahaha.......ingin membunuhku diam diam dan menjadikan Permasuriku pion mereka.......".Ucap Raja The World Of Darkness.


"Tidak semudah itu rencana kalian berhasil........ kekuatan kalian masih jauh dibawahku".Ujar Raja The World Of Darkness.Dia menggunakan kekuatannya untuk mengunci pergerakan Ayahanda dan para pangeran.


"Ah kenapa jadi begini.......aku tidak bisa bergerak".Ucap Pangeran Park.


"Arghhhgh rencana yang kita susun matang matang ternyata sudah diketahui sialan..........". Teriak Pangeran Qi geram.


"Ayahanda kenapa kita yang menjadi target...... senjata makan tuannya".Ucap Pangeran Kim.


"Saya juga tak menduga hal ini akan berbalik ke pada kita".Jelas Ayahanda berusaha menggerakkan tubuhnya yang terkena kekuatan Raja The World Of Darkness.Namun tak dapat.


"Hahaha bagaimana....,..... sudahlah aku akan mengakhiri saja hidup kalian berempat.Aku telah menemukan Permasuriku.......".Ucap Raja The World Of Darkness senang.


"Kira kira bagaimana dulu aku ingin mengakhiri satu persatu hidup kalian ? Pertama bunuh tepat dijantung,kedua penggal kepala,ketiga potong dulu tangan baru bunuh, keempat bunuh baru dimutilasi ? ahhh tidak tidak kurang kejam bagi seorang Raja kegelapan harusnya lebih baik lagi".Ucap Raja The World Of Darkness sambil berpikir.Dia berjalan mengelilingi Ayahanda,dan ketiga Pangeran yang tubuhnya membeku tak dapat bergerak.Sambil meletakkan jari telunjuknya di pelipis kepala seolah dia sedang berpikir keras padahal baginya membunuh adalah kebiasaannya.


HIYAKKKKK..........


TAP.....TAP....TAP........


"Mati saja kau sialan, jangan membunuh orang yang ku sayangi". Teriakku berlari di belakang Raja The World Of Darkness membawa sebilah keris sakti (senjata ajaib Kerajaan Langit )siap menerkamnya dari belakang.


Kolantang....... Srakkkkk.......


Raja The World Of Darkness sudah menyadari pergerakanku.Dalam sekejap sebelum senjataku mengenainya dia sudah berdiri dibelakang ku sambil memeluk pinggangku dengan satu tangannya.Dia kini sangat dekat denganku bahkan hembusan nafasnya saja aku dapat merasakannya, merinding kini aku.


"Oh ternyata Permasuriku juga ingin membunuh suamimu ......... bagaimana bisa engkau begitu kejam pada suamimu demi orang seperti mereka". bisik Raja The World Of Darkness di sisi kanan telingaku, suaranya lembut namun memiliki makna tegas membuat bulu kudukku merinding.Hembusan nafasnya aku bisa merasakannya membuat telingaku memerah.


'Bagaimana ini kenapa dia bisa cepat sekali ada dibelakang ku.Apa yang harus aku lakukan'.Batin ku panik.


"Kenapa....... Permasuriku tidak jadi membunuhku?". Tanya Raja The World Of Darkness lembut.Padahal dia sudah tahu kan kalo aku mana mungkin bisa menyerangnya sedang dia ada di belakangku.


"A...ak....aku....... hehehe ma...na...bisa.... membunuh anda Yang Mulia". Ucapku gugup.jantungku berdegup kencang jawaban yang aku ucapkan ini menentukan hidup dan matiku ditangan Raja kegelapan ini.


"Oh ya? namun mengapa barusan kau hendak menyerang ku sembunyi sembunyi".Tanya Raja The World Of Darkness seakan-akan tidak percaya.Membuat diriku semakin gugup dengan jawab apa yang akan aku katakan.


"I....itu saya tidak sengaja Yang Mulia.Habisnya anda hendak membunuh 4 orang yang saya sayangi". Ucapku lirih.Seakan tak puas dengan jawabanku Raja The World Of Darkness memeluk ku semakin kencang.Senjataku saja yang hendak aku gunakan sudah sendari tadi jatuh.Aku tak bisa berbuat apa-apa sekarang.


"Hmph...... mereka ber 4 orang yang kau sayangi, sampah seperti mereka yang hanya mengandalkan kedudukan dan kekuatan ! apa pantas Permasuriku sebut orang yang di sayangi ck ck ck".Remeh Raja The World Of Darkness dirinya sekarang sedang dilanda rasa cemburu.


"Ya....Yang Mulia.…...". Protesku ketika tangan Raja The World Of Darkness ingin menyusup masuk ke dua gunungku.


"Kenapa....... apakah Permasuriku tidak tenang? Ini hukumanmu karena membuat saya dilanda rasa cemburu dan kegerahan". Ujar Raja The World Of Darkness lembut.Nasib sudah bulu kudukku berdiri semua,belum pernah saya melakukan hal berbahaya ini dengan seorang pria.


"Yang Yang Mulia......... stop.....! mengapa demikian mm anda menghukum saya.Saya masih terlalu muda Yang Mulia baru berusia 16 Tahun untuk anda nikmati.Lagi pula Saya punya penawaran terbaik untuk anda bolehkah" . Ucapku.


"Tentu apabila ini tidak merugikan saya dan saya mendapat banyak keuntungan Permasuriku boleh mengatakannya".Ucap Raja The World Of Darkness memberhentikan aksinya di Depan umum dihadapkan beberapa meter Ayahanda,dan Ketiga Pangeran Dengan senyuman tipis tersungging di bibirnya.


"Terimakasih Yang Mulia...... kalo begitu saya akan mengatakannya.Penawaran terbaik untuk anda jika anda rela melepaskan keempat orang itu ialah anda bisa memerintah saya apapun yang anda inginkan".Ucapku.


"Lalu apa selanjutnya ? ini masih kurang bagi saya jika Melepas sampah seperti mereka". Ucap Raja The World Of Darkness masih memeluk pinggangku namun dengan dua tangannya.


"Hufs.....selain itu saya juga akan menjadi milik anda seutuhnya dan saya tidak akan menjadi pion mereka.Saya seutuhnya akan setia kepada anda".Tambahku sambil menghela nafas berat hanya ini satu-satunya cara agar mereka bisa dibebaskan aku harus mengorbankan diriku demi Mereka.


"Hmm boleh juga penawaran menarik,saya setuju".Ucap Raja The World Of Darkness senang inilah yang dia harapkan dariku.


Lalu dia melepaskan kekuatannya yang membelenggu Ayahanda dan para Pangeran.


"Ayo..... mulai sekarang kamu milikku seutuhnya Permasuriku aku sudah membebaskan mereka". Ucap Raja The World Of Darkness senang diiringi dia menghilang bersamaku dari rawa ini.


Bersambung


Bagaimana episode selanjutnya ikuti terus★★★


Salam hangat Author