
Di luar Aula Istana
Aku Segera berlari mengikuti jejak seseorang itu begitu keluar dari Aula sampai pada akhirnya aku tiba di tempat sepi.
"Heh kemana dia🤔🤔 setahuku tadi dia pergi ke arah sini".ucapku melihat sekeliling tempat mencari keberadaan orang mencurigakan itu.
Aku terus saja mencari tapi hasilnya malah tak menemukan apapun.
"Ahhh kenapa aku bisa kehilangan jejaknya sih dia cepat sekali perginya".kesal ku sambil menghentakkan kakiku.
"Huh pulang saja lah (kembali ke Kediaman ku sendiri) lagian kalo aku terus menunggu di sini sia sia saja".ucapku menggertakkan kaki ku sekali lagi dan berlalu pergi.
Ditempat yang sama di sebuah pohon yang gelap terdapat seseorang yang dicari ku tadi,dia saat ini sedang duduk di salah satu dahan pohon sambil tersenyum senyum sendiri melihat ku yang kesal menggertakkan kakiku setelahnya berlalu pergi.
"hehehe istriku tak semudah itu kau bisa menemukan ku.Kita lihat saja sebentar lagi kau pasti akan segera menjadi milik ku".gumam seseorang itu yang hanya terdengar oleh dirinya sendiri.
Segera setelah diri ku benar benar pergi dari tempat itu dan tak terlihat punggung tubuh ku lagi.Seseorang itu menghilang dari dahan pohon itu .Dan pergi entah ke mana tanpa meninggalkan sedikit jejak ****apa pun**** seperti dia tak pernah berada di tempat itu.
**Di kediaman ku....
Malam hari di luar Kediaman**
"Huh sampai juga (menarik nafas lega setelah berjalan cukup lama)tak ada orang lain di tempat ini kan(memperhatikan kondisi sekitar) aku rasa tak ada lebih baik aku segera masuk sebelum Para pangeran itu kembali dari Pesta".ucapku pelan dan dengan suara lirih supaya tak ada yang mendengar suara Ucapku barusan.
Ku langkahkan kakiku tanpa suara memasuki Kediaman.Segera setelah diriku masuk ke dalam.Aku lalu masuk ke kamarku dan mengunci pintu dari dalam.
Didalam kamar
"Huh leganya aku bisa masuk tanpa dilihat siapa pun kalau sampai ada yang melihat tadi bisa bahaya aku". ucapku yang lalu duduk di tepian ranjang ku merenungkan semua kejadian tadi.
Mulai dari aku melihat seseorang dengan gerak gerik yang mencurigakan di pesta tadi sampai aku mengikuti seseorang itu ke sebuah tempat sepi di istana .
"Em kenapa aku tak bisa menemukannya bukan nya tadi dia berada di tempat itu ya,kurasa ada sesuatu yang aneh nih dan sepertinya ada hubungannya dengan jiwaku bisa sampai ke dunia ini tapi apa alasannya aku bisa sampai ke mari". ucapku frustasi.
"Eh kalo dipikir-pikir sih bukannya beberapa ingatan dari pemilik tubuh yang terdahulu ini sudah aku dapatkan ya.Ah coba aku gabungkan semuanya lah siap tahu aku bisa mendapatkan jawaban dari alasan ku bisa sampai di dunia ini". Ucapku.
Ku pejamkan mataku dan mengingat ingat semua ingatan yang ku dapat kan dari pemilik tubuh yang sebelumnya.Yang ku dapat dari kejadian kejadian lalu.
Beberapa menit setelah mengingat ingat semuanya.....
Perlahan ku membuka mataku.Wajahku tampak senang setelah mendapatkan jawaban yang ingin ku ketahui.
"Ahhh akhirnya aku menemukan jawabannya (senyum senang). Jadi jiwaku sekarang bisa berada di sini karena aku harus menggantikan jiwa dari pemilik tubuh ini yang sebelumnya.Alasannya karena dia sudah tahu tentang rahasia dibalik Pernikahannya dengan Ketiga Pangeran Mahkota itu.alasannya adalah jika keempat kekuatan dari ku, Pangeran Park, Pangeran Kim,dan Pangeran Qi digabungkan maka ini akan bisa melindungi alam semesta dari Raja The World of Darkness yang ingin menghancurkan alam semesta suatu hari nanti. kapan terjadinya aku pun belum tahu pasti tapi lebih baik aku harus waspada mulai dari saat ini bisa saja sewaktu waktu Raja The World of Darkness itu akan menyerang tanpa peringatan.
Em dan jika mengenai Perjanjian keempat kaisar terdahulu itu aku belum bisa menemukan jawabannya dari ingatan pemilik tubuh ini yang sebelumnya mungkin jawabannya akan aku dapatkan ketika aku mendapatkan kekuatan baru lagi". Pikir ku karena aku tak mau ada yang tau tentang ini semua.
Selepas itu aku langsung saja menjatuhkan tubuhku di atas kasur empuk ku.
"Huh senangnya(senyuman manis)#batin: akhirnya aku bisa sedikit bernafas lega karena beberapa rahasia sudah aku dapatkan jawabannya".
Aku kemudian memejamkan mataku dengan segera aku langsung tertidur dan masuk ke dalam dunia mimpi ku yang indah.