Fight Over My Dear Wife

Fight Over My Dear Wife
Pertemuan dengan Ayahanda dan Ibunda



Setelah selesai berganti pakaian dan merias wajah.Aku lalu berjalan ke luar kamar diikuti Nana di belakangku.


"Hah iya aku kan hari ini ada pertemuan dengan Ayahanda dan Ibunda aduh untung saja aku mengingatnya sekarang huh syukurlah.Nana antarkan aku ke kediaman istana pusat (tempat tinggal Ayahanda dan Ibundaku) sekarang".kataku.


"Baik nona ke arah sini".ucap Nana sambil menunjukkan arahnya dia lalu berjalan memimpin ku ke kediaman istana pusat.


 ****Kediaman Istana Pusat****


 


Aku dan Nana sudah sampai di pintu Kediaman istana pusat tepat di sana ternyata Ketiga suamiku juga sedang menungguku.Aku berjalan menghampiri mereka.


"Tuan Putri anda sudah datang mari masuk bersama, kami sudah menunggumu dari tadi".ucap Pangeran Kim Young sopan dan suara lembut padaku.


"Baik". anggukku lalu kami semua memasuki Kediaman istana pusat kecuali Nana dia lebih memilih menunggu ku diluar Kediaman.



Gazebo Kediaman istana pusat


Tap.....tap.....tap......


suara langkah kaki kami memasuki Kediaman bersamaan.Aku benar benar dibuat terkagum-kagum melihat pemandangan sekeliling ini Kediaman Ayahanda dan Ibunda benar benar sangat luas dan megah ditambah lagi terdapat taman yang indah dan menyejukkan mata ahh sungguh membuat ku iri.batinku.


Kami semua berjalan hingga ke sebuah gazebo tempat ayahanda dan Ibunda sedang menikmati pemandangan dan minum teh.


"Baiklah...... kalian berdirilah". ucap Ayahanda bersamaan dengan Ibunda.Kami lalu berdiri tak lupa sebelum kaisar atau Ibunda mempersilahkan kami duduk kami masih menunggu dan terus berdiri.


"Hei kenapa kalian semua masih berdiri duduk lah didekat ayahanda dan Ibunda ini".ucap kaisar mempersilahkan kami duduk.Kami mematuhi perkataan ayahanda lalu kami duduk di sebelah Ayahanda dan Ibunda.Suasana tampak canggung karena tak ada yang memulai pembicaraannya mereka asyik dengan dunianya sendiri sambil menikmati teh mereka.Sampai sampai........


10 menit........20 menit.......30 menit........


tak ada yang berbicara aku semakin bosan dan memberanikan diri untuk memulai pembicaraan.


"Ayahanda Ibunda ada apa gerangan memanggil kami berempat ke sini". tanyaku memulai membahas topik pembicaraan.


" Kami memanggil kalian kemari karena ingin membicarakannya suatu hal penting".ucap kaisar saat ini dia sedang berpikir bagaimana cara memberitahukannya pada mereka berempat.Kaisar menarik nafas panjang huft......huft.....huft dia lalu memulai menceritakannya.


"Putriku Begini masalahnya sebenarnya di perbatasan Negeri Langit saat ini sedang ada masalah yaitu penyerangan terus menerus oleh makhluk mitologi kuno naga.Naga tersebut terus menyerang perbatasan karena ingin mencari tuannya. Dia tahu jika disini ada seseorang yang memiliki kekuatan tak tertandingi dan luar biasa dia ingin menjadi bawahan orang tersebut. Jadi untuk itu aku ingin bertemu dengan kalian hari ini, aku minta kalian berempat untuk datang ke tempat itu dan menyelesaikan masalah ini. kami tahu kemarin kalian baru saja menikah tapi Ayahanda ini mohon tolong bantuannya dari kalian kami berdua terlalu sibuk dengan urusan pemerintahan jadi tak punya waktu untuk menyelesaikan masalah ini".ucap kaisar dengan wajah memelas memohon bantuan pada kami.


"Baiklah jika itu yang dikehendaki Ayahanda kami akan melaksanakannya".ucap kami berempat bersamaan membungkuk hormat.Setelahnya kami duduk kembali di kursi masing masing.


"Ayahanda kapan kami akan berangkat ke perbatasan Negeri Langit". tanyaku penasaran.


"Putriku kalian akan berangkat tiga hari yang akan datang perjalanan cukup jauh jadi kami akan mempersiapkan semua keperluan kalian dan mengirimnya bersama kalian". ucap kaisar.


"Baiklah ayahanda kalau begitu kami mohon pamit pulang ke Kediaman masih ada masalah yang harus kami selesaikan disana".kataku lalu kami berempat membungkuk memberi hormat dan berjalan pergi meninggalkan kediaman istana pusat ini.