
Wussssss.......
Aku turun ke kediaman dengan wajah kesal sambil mengepakkan sayapku.Setelah ku turun dan sampai ke tanah sayap ku langsung menghilang sesuai perintah dalam pikiranku.
"Tuan Putri selamat datang kembali".ucap Pangeran Qi dengan ramah.
"Hmm".jawabku mendengus kesal.
"Tuan Putri kenapa suasana hati Anda terlihat kesal apa Pangeran Kim Shin young yang membuat anda seperti itu".ucap Pangeran Park khawatir kalau benar Pangeran Kim Shin young yang membuat wanitanya seperti itu dia pasti akan membalasnya dengan kejam.
"Iya(ketus) hmm".kataku dengan wajah kesal.
"Tuan Putri jangan khawatir kami akan membalas dendam atas perlakuan Pangeran itu pada anda".ucap Pangeran Qi dengan tegas.
"Benarkah......(terkejut) Kalian akan melakukannya untukku,emm kalau dipikir-pikir tak usahlah aku juga kasihan sama Pangeran Kim tadi aku cuman kesal aja dia mengajak ku ingin berkeliling lagi setelah kejadian itu".kataku.
"Tapi putri......"ucap Pangeran Park khawatir.
"Huh..........aku jadi kesal nih apa kalian ingin berjalan jalan denganku".kataku menyela pembicaraan Pangeran Park.Sontak saja hal itu membuat hati kedua pangeran itu langsung berbunga-bunga mendengar ucapanku barusan sampai melamun membayangkan waktu yang akan dihabiskan mereka dengan ku.
"Hei kenapa kalian malah melamun mood ku jadi ilang nih kalau nggak mau ya udah". berjalan pergi meninggalkan mereka.
"Ehh tuan Putri(tersadar dari lamunan mereka sendiri sendiri lalu mereka berjalan tergesa-gesa mencegah aku pergi)tunggu kami aku juga mau ikut".ucap Pangeran Park dan Pangeran Qi bersamaan.
Aku langsung berbalik arah dan tersenyum ke arah mereka
"Baik ayo...... tapi aku tak tahu ingin pergi ke jalan jalan ke mana apa kalian punya tempat rekomendasi". tanyaku dengan wajah ceria lagi tak ada wajah kesal semua hilang seakan terbawa angin yang berhembus.
"Tuan Putri bagaimana kalau kita pergi ke danau saja saya dengar di sana tempatnya sangatlah indah".ucap Pangeran Qi antusias.
"aku juga setuju bagaimana denganmu putri".tanya Pangeran Park.
"Baiklah karena kalian sudah sepakat mari kita berangkat".Ajak ku dengan senyuman manis seolah bisa membuat hati orang orang yang melihatnya meleleh.
Danau blue water
"Putri ini namanya danau blue water biasanya tempat ini sering kami jadikan tempat menenangkan pikiran".ucap Pangeran Park.
"Iya kau benar sudah lama sekali ya kita tak kesini ". ucap Pangeran Qi.
"Benar".ucap Pangeran Park sambil menganggukkan kepalanya.
"Hei............ kalian aku berkeliling dulu ya". teriakku sambil berlari mengelilingi tepian Danau blue water.
"Tuan Putri tunggu kami.........". teriak kedua pangeran yang tadi sedang asyik bernostalgia mereka kemudian berlari mengejarku.
Setelah asyik berlari lari bersama mereka aku kemudian berhenti dan menarik nafas dalam-dalam sambil tertawa.
"Hahahahahaha......huft.....huft......asik sekali berkeliling tempat ini pangeran bagaimana dengan kalian". tanyaku berbalik badan memandang mereka.
Saat aku sudah berbalik ternyata kedua pangeran itu sedang duduk sambil bernafas tersengal sengal.
"Hahahaha baru seperti ini saja kalian sudah sangat kelelahan".kataku.
"Putri kami berdua sangat lelah mengejarmu selama dua jam ini terus terusan dari tadi huft....
huft.....".ucap Pangeran Qi dengan nafas masih tersengal-sengal.
"Dua jam jadi aku dari tadi berlari selama itu, ahhhh baiklah aku minta maaf apa kalian mau ikut mencoba permainan baru". tanyaku dengan senyuman manis yang bisa membuat hati orang-orang meleleh ketika melihatnya.
"Permainan baru apa itu putri".tanya Pangeran Park dengan tanda tanya besar diotaknya.
"Kalian akan tahu sendiri ayo".ajakku aku mengajak mereka berdua ke tepian danau.
"Tuan Putri Kenapa anda membawa kami ke sini janganlah bilang kalau kamu ingin mencebur kami ke danau saya tak mau". ucap Pangeran Qi berprasangka buruk padaku.
"Siapa bilang aku mau melakukan itu aku membawa kalian ke sini untuk bermain air". kataku sambil berjalan ke danau setelah sampai aku langsung mencipratkan air ke arah mereka.
"Hahahahahha apa tak seru ayo kalian juga ikut".ajakku masih terus mencipratkan air ke tubuh mereka.
Mereka berdua juga tak mau kalah dengan cepat mereka berdua berlari menuju tempatku bermain air dan ganti mencipratkan air ke padaku. Kami bertiga tertawa senang sesekali bercanda melepaskan semua penat dan semua beban yang berat yang mengganggu kami .Tak terasa kami bermain air sudah selama 3 jam hari pun sudah sore matahari mulai tenggelam nampak warna kemerahan merahan pertanda hari sudah mulai memasuki malam kami pun juga melihat pemandangan itu tak terasa mulai dari siang tadi sampai sekarang kami sudah menghabiskan waktu bersama entah kapan ini akan terjadi lagi berlari lari mengelilingi danau bersama dan bermain air bersama.Setelah matahari tenggelam kami pun langsung pulang ke istana dengan terbang karena kami semua memiliki sayap. Pemandangan di malam hari di perjalanan juga kami saksikan membuat hari ini semakin menyenangkan dan seperti tak ada beban lagi di pikiran kami.