
HALLO KEMBALI LAGI NIH SAMA AUTHOR.MAAF AUTHOR πππKEMARIN GAK BISA UPDATE BAB TERBARU DARI FIGHT OVER MY DEAR WIFE INU KARENA KEMARIN ADA KERJAAN DARI DUNIA AUTHOR SENDIRI.
OKE LANGSUNG AJA KE CERITANYA........
Sementara itu Qing Fei Mi'er dan yang lainnya kini tiba di suatu tempat Kurang lebih sih sudah sampai di Kerajaan Apiπ₯π₯
"Hah kita dimana ini". Tanyaku.
Mereka semua juga menatap tak percaya.
"Putri kita sudah berada di Kerajaan Api π₯π₯ ku syukurlah". Senang Pangeran Park.
"Sekarang kau tidak akan bisa diganggu dan ditangkap oleh Raja The World Of Darkness".Ucap Pangeran Qi juga ikut bahagia.
Tapi dalam hati mereka semua juga berpikir bahwa kenapa aku bisa menggunakan kekuatan agar Keluar dari wilayah Raja The World Of Darkness bukannya kekuatan teleportasi tidak akan berguna.Ah mungkin saja kekuatan Putri berbeda yang digunakan nya tadi bukan kekuatan teleportasi biasa.
"Putri mari kita pergi ke Istana......
Saya akan memberikan tour Perjalanan ke Istana". Pangeran Park dengan bahagia menarik tanganku.Ia membawaku berkeliling pasar dulu.
Ya saat ini kami memang tiba di kerajaan Api tetapi kami tak langsung berada di istana melainkan terdampar dulu di sebuah gang kecil dan gelap sebuah pasar Ibukota.
Makanya Pangeran Park mengajak ku berkeliling dulu sebelum ke Istananya.
Di pasar Ibukota kerajaan Api terdengar suara hiruk pikuk kehidupan sehari-harinya para pedagang, penjual dan pembeli.Para penjual berteriak-teriak menjajakan dagangannya.Banyaklah macam macam dagangannya mulai dari Pakaian,kain, makanan,barang barang antik, sayur sayuran dan masih banyak lagi Author sebutin itu aja.
"Nona nona tuan tuan silahkan beli lah tusuk konde ini,dan hiasan hiasan ini terbuat dari batu giok ada banyak motif,serta warna yang menarik kualitas terbaik".Teriak Pedagang 1.
"Hei mari mari belilah bakpao ada banyak macamnya harganya hanya 3 Keping perak dijamin puas". Teriak Pedagang 2.
" Tuan belilah bunga ini untuk pasangan anda.Ia pasti kan sangat senang". Teriak Pedagang 3 yakni seorang wanita tua kalo dilihat lihat menurut ku berkisar usianya 50 an.
Tapi umurnya gak sama kayak di Bumi ya orang orang di Dunianya baru Rivi Afira berumur ribuan tahunan.Pangeran Park aja baru kelihatan umur 17 Tahun tapi sebenarnya kalo dihitung hitung dengan penanggalan Bumi usianya lebih dari 1.000 tahunan.
**What.........π±π±π±π±
Masih banyak lagi loh para penjual yang berteriak menjajakan dagangannya.Tapi Maaf ππ Author cuman buat deskripsi tiga itu aja**.
Teriak teriak para penjual saat Aku dan Pangeran Park berjalan melewati mereka berdua.
Lain halnya dengan Pangeran Park dan aku.Pangeran Qi bersama para pengawal khusus memiliki meninggalkan aku dan Pangeran Park karena tak mau mengganggu kami yang tengah menghabiskan waktu bersama.Mereka pergi ke Istana Kerajaan Api terlebih dahulu.
Jarang jarang lah menurut mereka melihat kedekatan ku dengan Pangeran Park makanya mereka tak mau mengganggu waktu kami.
Tap....tap....tap.....
Nyanyian kecilku sepanjang berjalan
*He....he....hem
Ku tak mengerti apa maksud itu
hu....hu.....hu.....hehehem.......
Mengarungi dimensi ruang waktu
huuuuuuuuuu......
Terjebak di dunia apalah ini
Akankah ku bisa kembali ke Dunia ku dahulu
Perjalanan ku masih lah panjang
Ku sepanjang perjalanan akankah ku
Mendapatkan Cinta abadi????
Bertemu dengan keempat seseorang
yang mencintaiku
Apa yang harus ku pilih diantara mereka???
Aku tak tahu
Pilihan ini begitu sulit*
"Putri bisakah anda berhenti bernyanyi dulu.Semua orang di pasar ini mengerumuni kita karena suara nyanyian aneh nan merdumu".Bisik Pangeran Park tepat di telingaku sebelah kanan.
"Hah.....apa". Kejutku aku tak sadar karena sudah terlena dengan nyanyian kecil buatan pikiran ku langsung.
"Lihatlah mereka Putri". Pangeran Park berbisik lagi.
Aku langsung memperhatikan sekeliling ku.
Sontak kagetlah aku karena memang benar semua orang di pasar mengerumuni dan berkumpul mengelilingi kami.
"Oh hehehe π€π€ ada apa ya.Mengapa kalian semua mengelilingi ku". Tanya ku.
"Nona Nyanyian anda begitu indah dan merdu walaupun bahasanya aneh.Bisakan nyanyikan lagi kami mohon sudah lama tak ada hiburan bagi kami rakyat biasa ini".Ucap Semua orang dengan raut muka sedih.
"Hem bagaimana nih.......". Pikir ku.
Continued