Fight Over My Dear Wife

Fight Over My Dear Wife
70.Istana Eternal Fire



.


.


.


"Hahaha πŸ˜‚πŸ˜‚ Pangeran untung saja tadi kamu berhasil menipu mereka kalo tidak aku akan terus terjebak di pasar tadi".Tawa renyah ku.


Mengingat kejadian tadi saat Pangeran Park menipu orang orang di pasar dengan mengatakan ingin Membawaku mengambil sesuatu barang (alat musik gitu)pada suatu tempat.Supaya membiarkan ku kabur.


"Putri saya ingatkan lain kali jangan lakukan hal tahu.Aku tak bisa selalu menyelamatkan mu sama seperti tadi". Pangeran Park.


"Hahaha Iya iya".


"Pangeran apa ini masih jauh dari Istana Kerajaan Api.Huh aku lelah nih.Pangeran gendong aku sudah tak kuat lagi berjalan".


Aku merentangkan Kedua tangan ku.


"Baiklah ".


Pangeran Park setuju ia membungkukkan badannya.


"Naiklah sini". Pangeran Park menepuk nepuk pundak.


Aku langsung berlari.


"Sudah siap belum". Pangeran Park.


"Sudah ayo jalan kita ke Istana Kerajaan Api ".Aku menunjuk ke depan.


Pangeran Park langsung mengangkat dan mengendong ku.


Penjelas ✍️✍️


Di kerajaan Api sama Kerajaan Milik Raja The World Of Darkness beda Waktu ya.Kalo di kerajaan api sini hari itu lagi sore bukan malam.Matahari sedang proses tenggelam.


Diperjalanan 🚢🚢🚢


"Pangeran apa kita akan sampai sebentar lagi.Kenapa jalan gini kenapa gak pakai ilmu teleportasimu aja lebih mudah".


"Tidak karena aku ingin mengajakmu melihat matahari terbenam lihat sangat indah kan". Pangeran Park Menunjuk ke arah depan tepatnya arah yang dilalui kami adalah arah barat.


"Wahhhh benar memang sangat indah dan menakjubkan aku tak pernah melihat matahari terbenam seperti ini".Kagumku menatap ke matahari yang tengah memasuki tahap terakhir terbenamnya.


"Tentu saja tak pernah.Matahari terbenam yang seperti ini hanya ada di Kerajaan Api πŸ”₯πŸ”₯ Putri". Ujar Pangeran Park dengan bangga karena bisa memperlihatkan ini kepada ku.


Pangeran Park terus berjalan sembari menggedong ku.


"Jadi terbenam matahari yang ini hanya ada di Kerajaan Api πŸ”₯πŸ”₯. Sungguh jadi Kerajaan Api mu sangatlah mengagumkan".


"Tentu saja Putri". Pangeran Park.


Perjalanan ini sungguhlah jauh sampai kita sampai di sebuah tempat yang penuh akan api dan magma.Yang tak lain adalah Istana Eternal Fire Istana Kerajaan Api.Tapi Qing Fei Mi'er belum tahu nih ye.


.


.


.


Istana Eternal fire atau Istana Kerajaan Api atau lagi Istana Neraka menurut Qing Fei Mi'er.



Kenapa disebut Istana Eternal fire karena Istana ini terdapat api abadi dan juga magma yang abadi sampai kapan pun.Istana ini juga disebut dengan Istana Neraka karena diketahui Kekuasaan Kerajaan Api di dunia Langit atau atas adalah menguasai seluruh Neraka yang ada, mengurusi manusia manusia yang telah mati untuk diadili sama halnya seperti Raja Neraka gitu.Oh iya yang menguasai seluruh Neraka dan menjadi Raja Neraka itu saat ini sebenarnya Pangeran Park Lee Seung loh.Walaupun ia masih Pangeran Mahkota tapi kekuasaan dari ayahnya sudah diturunkan langsung ke padanya selama beberapa ratus atau ribuan tahun yang lalu.Usia asli Pangeran Park sudah lebih dari beribu-ribu tahun sebenarnya.Cuman Qing Fei Mi'er gak menyadari dan tahu.Sayang banget kalo tahu ia pasti akan muntah darah saking terkejutnya.Lah karena usianya aja masih belum genap dua puluh tahun di Dunianya.


"Pa... Pangeran tempat apa ini sangat mengerikan.Ayo putar balik aja ku gak mau kesana". Gugup ku karena saking takut dan terkejutnya melihat yang sudah ada beberapa meter jaraknya dari kami berjalan.


"Putri jangan takut ini adalah Istana Kerajaan ku namanya Istana Eternal fire.Memang dilihat dari tampang luarnya kelihatan sangat menakutkan dan mengerikan.Tapi apa boleh buat ini Istana Kerajaan ku dan rumah ku.Jangan cemas Putri jika kau sudah masuk ke dalam istananya dijamin kau pasti akan puas dan terpesona akan kualitasnya sampai engkau tak mu kembali atau pergi". Pangeran Park masih terus berjalan sembari menggedong ku.


"Pa..... Pangeran turunkan aku saja aku aku tak mau masuk ke dalam sana bersamamu aku putar balik aja menyewa penginapan di pasar kota tadi".Aku masih TK percaya akan yang dikatakan Pangeran Park barusan.


'Lah bagaimana mungkin Istana ini tak menyeramkan dan menakutkan.Kalo aku pikirkan nih Istana ini jauh lebih mengerikan dan menyeramkan dari Istananya Raja The World Of Darkness tadi.Disana cuma gelap, lah yang ini sangat panas dan penuh akan magma yang siap melelehkan tubuh kita.Seperti aku memasuki Neraka saja'.Pikirku.


"Putri kenapa mau pergi kita sudah sampai di Istana jangan keluyuran ini sudah malam.Aku tak bisa membuat mu dalam bahaya.Ayooooo masuk".


Tiba-tiba ekspresi Pangeran Park langsung berubah.Yang awalnya barusan ramah dan suka berbicara kini digantikan dengan ekspresi dingin dan kejamnya.


Yang membuat semua yang ada didekatnya merinding dan ketakutan sama halnya dengan ku saat ini.


Aku menoleh ke arahnya dengan tubuh gemetar.


"Ta.....tapi Pangeran......".Belum selesai aku meneruskan perkataanku.Tiba tiba saja tubuhku langsung diangkat Pangeran Park dengan posisi bride style.Ia membawaku memasuki Istana tapi berbicara sepatah katapun.Ia hanya diam dan berkutik ketika aku saat perjalanan terus meronta-ronta bahkan memukul dada bidangnya.


"Pangeran turunkan aku.Aku bisa jalan sendiri tolong". Ujarku sembari meronta-ronta.


"Tidak bisa kalo aku menurunkan mu nanti kamu bisa kabur". Jawab Pangeran Park dengan dingin dan cuek.


"Pangeran aku aku tak akan kabur.....". Ucapku langsung terpotong oleh ucapan Pangeran Park.


"Syuuuut diam dan tenanglah kita hampir memasuki kawasan Istana nanti kalo kamu terus berbuat seperti ini lagi aku tak akan segan-segan memotong kaki, tangan dan lidah mu itu".Ancam Pangeran Park yang langsung membuatku bungkam menutup mulut ku.


"Kita harus bersikap tenang Putri mohon kerjasamanya karena jika sampai kamu melakukan hal itu lagi lagi.Maka Ayahanda ku akan menghukum ku karena hubungan ku dengan mu tak baik atau pun renggang.Ia sangat ketat jika menyangkut keluarga kerajaan Langit serta hubungan mu dengan ku.Mohon bisa bersandiwara dengan baik agar aku tak dihukum". Pangeran Park memohon dengan berbisik.


"Hehehe aku tak mau bekerjasama dengan mu.Memangnya hukuman apa yang akan diberikan ayahanda mu apakah sangat kejam sehingga kau memohon padaku sampai seperti ini". Kekeh ku.


"Putri,istri manisku hukuman yang akan diberikan ayahanda ku jika hubungan ku dengan mu tak baik bukan hanya kejam tapi juga sangat berat,mengerikan tahu.Aku akan dimasukkan ke Nereka terbawah dengan hukuman paling berat dan sangat kejam serta bengis.Dulu aku pernah mengalaminya satu kali karena sebuah kesalahan saat aku masih kecil ketika aku menghina mu itu loh.Aku harus terkurung di sana selama lebih dari 300 tahun.Saat aku keluar tubuhku sudah sangat kering dan gosong hitam seperti arang butuh waktu 5.000 tahun tuk membuatku menjadi seperti sekarang ini sangat tampan, dengan tubuh atletis dan kulit seputih kapas ini.Aku tak mau merasakannya lagi Putri aku mohon". Pangeran Park berhenti berjalan.Ia memikirkan kejadian beberapa ribu tahun yang lalu itu dengan wajah gusar dan sedih.


"Hem baiklah aku setuju kalo hanya bersandiwara.Lagian aku jika tak mau nantinya jika kmu dihukum dan menjadi apa tadi kering dan gosong hitam seperti arang itu.Aku tak mau punya suami seperti itu.Dan juga aku masih punya hati nurani yang bersih dan baik tuk menolong mu". Ujarku setuju.


Pangeran Park yang awalnya murung kini berubah bersemangat lagi.Ia berjalan sembari menggedong ku ala bridal style memasuki Istananya.


Saat sudah memasuki Istana aku langsung dibuat terpesona oleh isi didalamnya.


"Memang benar Istana ini bahwa tak bisa dilihat dari tampang luarnya.Lihat sangat berbeda sangat jauh dengan yang terlihat dari luar tadi". Batinku.


.


.


.


**Ceklik...........


Sebuah pintu kamar terbuka**


Nampak di dalam kamar yang indah dan sangat terawat serta terkesan mewah.



"Putri ini kamar ku untuk malam ini kita tidur satu ranjang saja lagian kan kita sudah menikah dan memiliki hubungan.Kau pastinya sudah lelah kan". Pangeran Park menarik tangan ku memasuki kamar.


"Hem iya.Eh tapi ngomong-omong dimanakah Pangeran Qi kita dari tadi tak menemukan atau sekedar bertemu dengannya saat berada di Istana ini". Tanya ku sembari berjalan.


"Oh Pangeran Qi Putri ia sedang berada di Istana selatan palingan saat ini juga sudah Istirahat.Kau tak perlu mencemaskannya ia sudah sejak kecil jika berkunjung ke Istana ini selalu tinggal di sana.Besok pagi jika kamu ingin melihatnya aku akan mengantarmu huh tapi malam ini istirahat dulu lah". Pangeran Park membenamkan kepalanya di bahuku ia berhenti berjalan.


"En aku mengerti.Ayo tidur aku sudah mengantuk nih". Ujarku.


Pangeran Park dan aku lalu segera tidur di atas peraduan.Bermimpi berbeda beda masuk kedalam alam mimpi yang indah. bagaikan Memainkan alunan lagu yang indah di dalam mimpi masing-masing.


Continued


**Sampai di sini dulu ya


Jangan lupa


-Like


- beri komentar


-Dan vote dukung Author ya


Sampai jumpa lagi salam hangat Author πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„**