Fight Over My Dear Wife

Fight Over My Dear Wife
rencana kabur 1



Beberapa saat kemudian terdengar suara langkah kaki dari ruang mandi


Tap......tap.......tap.......


Suara langkah kaki itu semakin dekat ke tempatku sedang duduk memikirkan rencana untuk kabur dari istana hari ini.


"Nona itu air mandi anda sudah siap".kata seseorang itu yang tak lain adalah Nana yang langsung membuyarkan lamunanku saat aku sedang berpikir.


"Ehhh(sambil melirik ke asal suara tadi ternyata orang itu adalah Nana)Nana kapan kamu disini aku tak merasakan kehadiranmu sendari tadi".kataku.


"Nona anda tak merasakan kehadiran hamba karena sendari tadi saya lihat nona terus melamun, apa ada yang sedang nona pikiran".tanya Nana


"Ahhh tak ada apa apa ehh iya Nana apa air mandiku sudah siap". tanyaku untuk mengalihkan pembicaraan kami berdua.


"Sudah nona silahkan".ucap Nana sambil mempersilahkanku menuju ruang mandi.


Sampai disana seperti biasa aku memilih aroma mandiku, setelah Nana selesai menaruhkan aroma mandi yang aku pilih aku langsung memerintahkan dia untuk keluar dari ruang mandi ini.


"Nana kau keluarlah aku ingin mandi sendiri ini perintahku".kataku


"Baik nona saya permisi dulu". ucap Nana sambil membungkuk hormat.


Lalu pergi meninggalkan ruang mandi ini sesuai perintahku sebenarnya Nana sangat terkejut melihat sikapku hari ini yang tak seperti biasanya setelah mendengar kabar penting itu darinya dia ingin sekali bertanya padaku tapi dia juga tak berani, dia tahu kalau aku ini juga masih terkejut dengan kabar penting tadi tentang Pernikahanku hari ini.


Tak terasa sudah 30 menit lamanya aku berendam setelah dirasa cukup aku memakai handuk dan pergi ke ruang ganti untuk memakai pakaian.Disana pun aku masih memikirkan cara untuk kabur lalu terlintas sebuah ide pada otakku ini saat aku sudah selesai berganti pakaian


cling........


Ide itu terlintas di pikiranku.


"Ah aku punya cara untuk kabur dari sini bagaimana kalau aku kembali ke dunia ruang yang kemarin malam aku masukin aku kan akan langsung menghilang dari sini".kataku dengan wajah gembira.


Lalu aku melakukan sama seperti tadi malam aku memejamkan mataku dan fokus untuk menemui Han teman baruku.


"Nona ada keperluan apa anda memanggilku".tanya Han dalam pikiranku.


"Han apa kau bisa membantuku masuk ke istana Sky waterfall untuk waktu yang lama aku ingin bersembunyi di sana selama beberapa hari aku tak ingin menikah hari ini".kataku.


"Nona kau tak perlu bantuan dariku kau bisa dengan mudah masuk ke istanamu sendiri tapi jika anda ingin bersembunyi di dalam anda tak akan bisa lama lama walaupun anda sudah bersembunyi selama berhari-hari tapi perbedaan waktu antara dunia asli dan dunia ruang sangatlah berbeda maaf nona kali ini aku tak bisa membantu Anda".ucap Han dalam pikiranku.


"Baiklah jadi bagaimana sekarang.Han apa kau punya saran supaya aku bisa kabur dari sini hari ini juga". tanyaku lagi dalam pikiranku.


"Nona sebaiknya Anda keluar dari istana ini dengan mengendap-endap dan keluar melalui pintu belakang Kediaman ini, dikerajaan ini setiap orang pasti memiliki sayap dan bisa terbang, tubuh anda ini pasti juga memilikinya anda bisa menggunakannya untuk kabur ketempat yang sangat jauh saat anda sudah keluar istana".saran Han.


"baik terimakasih".kataku setuju dengan sarannya.