
Istana.......
Tap......tap......tap........
"Han Kyung Joon, Zhang Jiangwu, Zhang Bingjie, Zhao Yun kalian dimana aku mau kasih berita penting nih". Teriakku diseluruh istana.
Mereka berempat langsung datang ke hadapanku dengan berteleportasi........
"Iya Nona kami berempat di sini.Berita penting apa yang ingin anda katakan cepat lah .........".Ucap Mereka berempat cemberut.
Mereka tuh sebenernya lagi ngerjain aktivitas kesehariannya masing-masing jadi ku panggil ini mereka harus meninggalkannya.
"Saya harus melanjutkan berkebun menanam bunga bunga nona kasihan mereka kalau tidak segera ditanam bakal mati".Han Kyung Joon.
"Kami berdua harus melanjutkan berlatih pedang nona pedang kami berdua di sana sudah dingin lagi kami harus memulai pemanasan lagi". Zhang Jiangwu dan Zhang Jiangwu.
"Kalau saya harus melanjutkan memberi makan ikan ikan di sungai kehidupan itu kasihan Nona ikan ikan disana sudah kelaparan dari tadi kemarin malam.Nanti kalo dibiarkan ada yang mati kasihan kan". Zhao Yun.
mereka berempat memasang mimik wajah cemberut dan kesal.
"Aduh kalian ini huh..........."Ujar ku menepuk dahiku.
"Capek deh pusing kepala kebangetan banget mereka tuh". Batinku.
"Nona cepatlah katakan kami nih harus segera melanjutkan kegiatan masing-masing nih". Ucap Han Kyung Joon, Zhang Bingjie, Zhang Jiangwu dan Zhao Yun bersamaan.
penasaran aja gituh.
"Ehhh........em baiklah akan aku katakan aku nih ingin belajar berkultivasi apa kah kalian ada yang mau membantu ku". Ujar ku melihat mereka berempat satu satu.
"Ah saya tidak bisa Nona saya harus memberi makan ikan ikan di sungai kehidupan". menolak Zhao Yun segera pergi dari tempat ini.
Kini tinggal mereka bertiga nih aku melirik mereka satu persatu.
Ehhhhhhhhh🙄🙄🙄
"Hahaha Nona maaf kami berdua harus segera melanjutkan latihan pedang kami ya kan". Tatapan Zhang Jiangwu.
"Hah iya soalnya pedang kami sudah dingin menunggu untuk dipanaskan lagi hehehe kami berdua pergi dulu ya Nona sampai jumpa lagi". Zhang Bingjie.
Mereka berdua segera kabur dari tempat ini.
Kini tinggal Han Kyung Joon.
Menatapnya dengan tatapan mata berbinar binar bening seperti berlian.
"Eh bagaimana dengan mu Han"
Tatapan penuh harapan.
"Ah aku........em ".Han Kyung Joon.
"Waduh tatapan Nona nih imut,manis, berbinar penuh harapan banget sih kalo aku nolak ahhhhhhh".Batin Han Kyung Joon.
"Em baiklah Nona saya yang akan membantu anda berkultivasi mari saya antar kan ke tempatnya".Luluh Han Kyung Joon.
Dia berjalan pergi aku pun mengikutinya.
Sampai di sebuah ruangan di istana ini.
"Nona disini lah tempat anda bisa berkultivasi silahkan". Ujar Han Kyung Joon.
Sudah masuk ke ruangannya nih.......
"Wah tempat ini bagus banget". Pujiku.
"Nona silahkan anda duduk lah di tengah tengah itu". Ujar Han Kyung Joon.
"baiklah". Setuju ku.
Aku berjalan sampai di sana.
Selepas itu aku langsung duduk dengan posisi lotus untuk menyerap Qi dan elemen yang ada di ruang dimensi ini.
"Wah sepertinya Nona akan lama nih buat kultivasinya aku tinggal saja lah.Kerjaan ku menanam bunga bunga tadi kan belum selesai".Han Kyung Joon pergi dengan menggunakan kekuatan teleportasinya.
Hanya dalam sekejap saja dia sudah sampai di tempatnya untuk menanam bunga bunga.
Ku pejamkan mataku memfokuskan diri ku pada kultivasi ini.
Dalam berkultivasi ini diriku harus dihadapkan dengan banyak sekali rintangan dalam setiap naik tingkatan.Mulai dari kenapa aku bisa sampai ke mari, saat terjatuh ke jurang itu.Sampai pertemuan ku bayang bayang dengan orang orang yang ku sayang dan ku rindukan.
Berbagai rintangan itu ku hadapi dengan kuat dan tegar karena semuanya itu hanyalah ilusi belaka.
Oke author up nya sampai di sini dulu ya selamat membaca 😁😁😘😘
MAAF BAB INI CUMAN SEDIKIT BANGET SOALNYA AUTHOR MAU TIDUR NIH DAN NGANTUK TADI INI JUGA PAS HABIS BELAJAR.
JADI SEMUANYA HAPPY READING 🥰🥰🥰