
Malam hari di kerajaan Air
Saat ini aku sudah berada di dalam kamar Pangeran Qi.
***Klek.......
Pintu kamar terbuka
dari luar pintu kamar itu terdapat dua orang satu laki laki usianya sekitar 17 Tahun dan satu lagi gadis berusia sekitar 15 tahun sedang yang sedang berdiri akan memasuki kamar itu***.
"Putri kita sudah sampai di kamar ku mari masuk". Ucap Pangeran Qi.
"En baiklah.Eh apakah ini benar benar kamar mu ya". Tanyaku sambil melangkah masuk ke dalam kamar.
"Iya benar Putri". Ucap Pangeran Qi membenarkan.
"Wah kamar mu ini megah dan mewah(menatap seluruh isi kamar).Apakah kamu tak kedinginan tidur di kasur yang besar dan mewah itu sendirian ya(menunjuk ke arah ranjang itu". Ucap ku.
"En.Tentu tidak lah sekarang kan ada istri ku ini yang akan menghangatkan tempat tidur ku ini hehehe".Nada menggoda Pangeran Qi.
"Ihhhh Pangeran kamu bicara apaan sih aku gak mau kalik dasar pria mesum". Ucap ku sambil memukul-mukul dada bidangnya itu.
"Ah iya iya maaf maaf tapi apakah kamu tak mau menghangatkan tempat tidur ku.Kita sudah menikah kan". Ucap Pangeran Qi menghindar dari pukulan ku.
"Eissss aku tak mau,Kamu tidur di lantai saja kalo begitu aku tidak ingin tidur satu ranjang dengan mu huh".Kesal dan marah ku.
Aku berjalan menuju ranjang atau tempat tidur itu.
Sampai.....
Aku segera mengambil bantal dan selimut.Lalu melemparkan nya kearah Pangeran Qi.
"Sana kau tidur di lantai.Dan ini barang barang yang kau butuhkan". Ucapku sambil melemparkan bantal dan selimut padanya.
Refleks Pangeran Qi segera menangkap bantal dan selimutnya yang aku lempar kan itu.
Hap......
"Istriku kau kejam sekali membiarkan ku tidur di lantai.Aku mohon tolong biarkan aku tidur di ranjang bersama mu ya ya".Ucap Pangeran Qi dengan wajah seperti anak kecil yang meminta sesuatu dari orang lain.
"Ihhh tidak mau.Nanti kalo aku mengijinkannya kamu pasti punya niat Melakukan sesuatu padaku kan saat aku sudah tidur kan". Ucapku ketus berprasangka buruk hehehe π€ π€.
"Tidak akan Istriku aku tidak akan melakukan apapun padamu saat kamu tertidur aku janji kok.Tolong biarkan lah aku tidur di ranjang bersama mu".Ucap Pangeran Qi bersikeras agar mengijinkannya tidur di ranjang bersama ku.
"Aku di istana ini sudah tak punya kamar lain jadi aku mohon padamu tolong ya ya. Apakah kamu tega membiarkan suamimu ini tidur di lantai yang dingin ini dan membiarkan suamimu ini tidur dengan kedinginan.Dan besok pagi ketika kamu bangun aku sudah sakit apa Istriku ini tak punya sedikit belas kasihan untuk ku ini ya". Ucap Pangeran Qi Memasang mimik muka sedih.
"Sebentar aku pikir pikir dulu lah". Ucapku sambil mengetuk ngetuk keningku ini.
Tik...tik....tik.....
Batinku: Bagaimana ini apakah aku akan mengijinkan nya tidur satu ranjang dengan ku ini atau tidak. Tapi tapi kalau dia melakukan sesuatu yang tidak tidak pada saat aku ini tidur gimana.Selama ini bahkan dikehidupanku yang sebelumnya aku belum pernah tidur dengan seorang pria satu kali pun.Aku harus gimana nih.Apa yang harus aku jawab dilain sisi aku tidak mau tidur bersamanya dan di lain sisi lagi aku juga tak mau membuatnya jatuh sakit karena tidur di lantai.Em menurut hati nurani ku sih biarkan saja lah dia tidur di ranjang nanti kan aku bisa tidur di ruang dimensi ku itung-itung waktu di sana sama disini berbeda hehehe πππ.Di ruang dimensi ku aku bisa berlatih kultivasi kan untuk mengahadapi Raja The World Of Darkness itu suatu ketika nanti.Baik sudah ku putuskan.
Tersadar dari lamunanku.
"Em baiklah Pangeran Qi aku akan mengijinkan mu tidur di ranjang ini.Aku bisa tidur di suatu tempat kok dah sampai jumpa". Ucapku berjalan keluar dari kamar ini.
"Kenapa tak tidur bersamaku Putri ini sudah malam jangan keluyuran.Nanti ketemu hantu baru tahu rasa loh .Ayo tidurlah". Pangeran Qi menyusulku dan menarik tangan ku.
"Ehhhh Hem baiklah". Ucapku menurut.
Kami lalu segera pergi ke tempat tidur dan tertidur pulas.
Dalam hatiku.
diriku ini sangatlah puas dan senang karena masih ada yang memperdulikan tentang ku.Selam di kehidupanku dahulu tak ada yang pernah peduli dengan ku.
Etttttt tapi pada tengah malam sesuai rencana ku aku keluar kamar diam diam.Sebelum itu juga aku menulis secarik surat pada Pangeran Qi agar saat ia terbangun dan aku tak berada di sampingnya tidur.Dia TK akan cemas karena aku kemungkinan akan pergi beberapa hari.Ku letakkan secarik surat yang ku buat pada sisi ranjang tempat tidur ku.
Aku berjalan ke luar kamar diam diam dan tak bersuara.Setelah sampai di tempat yang sepi aku segera menghilang dan masuk ke dalam ruangan dimensiku.Disana ternyata keempat hewan Spiritual dan suci kotrak darah milik ku sudah menunggu akan kedatangan ku ini.
OKE AUTHOR UP NYA SAMPAI DISINI DULU YA π π. SOALNYA AUTHOR NIH MAU BELAJAR BUAT UJIAN KENAIKAN KELAS BESOK PAGI.MAAF NIH MULAI BESOK AUTHOR GAK AKAN UP BANYAK BANYAK PALINGAN CUMAN SATU BAB AJAππ.MAKASIH DAN SAMPAI JUMPA LAGI πππ.
AUTHOR SAYANG KALIAN SEMUA πππ