
Setelah Beberapa menit kemudian saat ini aku sedang duduk-duduk santai di kursi rias sambil memandang wajahku tanpa perhiasanku dari pantulan cermin sebelum aku duduk duduk bersantai aku terlebih dahulu mencopot semua perhiasan yang aku kenakan.
" Huh hidup di dunia baru ini sangat susah aku harus memakai banyak perhiasan di kepala dan rambutku ini kepalaku rasanya jadi berat dan sakit".ucapku dalam batin.
"Nona nona air sudah siap anda ingin aroma bunga apa hari ini".ucap Nana.
"aroma melati saja aku ingin merilekskan tubuh ini dengan aroma itu".ucapku.
"baik nona".ucap Nana.
Yang kemudian dia mengambil aroma bunga yang aku inginkan dari meja tak jauh dari tempatku berdiri dengan cepat dia segera membawa aroma itu dan menaruhnya di dalam air mandiku Beberapa menit kemudian.
"Nona sudah selesai silahkan".ucap Nana mempersilahkan aku memasuki kolam mandi.
Setelah sudah memasuki kolam mandi Nana membantuku mandi sebenarnya dalam hatiku aku merasa risi karena ada seseorang yang membantuku melakukan ini tapi karena aku tak mau orang lain tahu bahwa aku bukan Putri mereka jadi aku mau tak mau harus melakukannya.
30 menit kemudian aku selesai mandi aku lalu menuju ruang ganti disana terletak di atas meja terdapat baju tidurku dengan sigap aku langsung mengambilnya dan memakainya karena hari sudah larut malam aku bergegas menuju ke kamar aku ingin segera tidur tubuhku ini lelah sekali rasanya.
"Nana tugasmu sudah selesai untuk melayaniku malam ini sana pergilah tidur besok kamu harus bangun lebih awal aku ingin mengajakmu ke taman istana melihat bunga bunga bermekaran dan kupu kupu berterbangan kesana-kemari sudah lama sekali aku tak pergi".ucapku.
"baik Nona kalau begitu saya undur diri salam Tuan Putri".ucap Nana sambil membungkuk memberi hormat padaku.
Nana lalu keluar dari kamarku setelah dia aku rasa sudah pergi cukup jauh dari kamarku kembali ke kamarnya sendiri aku lalu berjalan menuju pintu kamar dengan cepat aku langsung mengambil kunci dari meja yang tak jauh dari pintu itu lalu aku segera mengunci pintu itu.cklek cklek suara pintu sudah terkunci sempurna.Kemudian setelah itu aku membaringkan tubuhku diatas ranjang tempat tidurku.
"huh hari yang melelahkan".ucapku sambil memejamkan mataku llu aku teringat sesuatu.
"Ohh iya bukannya aku ingin melihat seseorang yang dalam pikiranku ini".ucapku sambil membuka mataku lagi lalu aku mengingat ingat bagaimana caranya untuk menemuinya.
seseorang itu tadi saat waktu aku sedang berjalan dia berkata bahwa jika aku ingin melihatnya cukup pejamkan mata, hilangkan semua beban pikiranku dan fokus untuk melihatnya.
"ya aku ingat sekarang saatnya mencobanya".ucapku.
Lalu aku memejamkan mataku menghilangkan semua beban pikiranku dan fokus agar bisa menemuinya.Tiba tiba mucul cahaya yang berwarna warni mengelilingi tubuhku.Lalu aku menghilang kamar dan aku tiba disebuah tempat yang terasa aneh bagiku, ku buka mataku perlahan karena cahaya yang terang memerangiku saat ini aku benar-benar dibuat terkejut saat mataku sudah bisa melihat semuanya. aku berada ditempat yang terasa aneh bagiku
"bukannya aku tadi dikamar dan sekarang aku berada di mana ini.Ini istana kan kenapa aku bisa sampai disini".ucapku.
"Tuanku akhirnya kau datang juga selamat datang di dunia ruangmu".ucap seseorang dari belakangku.