
"Tunggu sebentar ayahanda sepertinya aku pernah melihat simbol ini......"Aku berpikir ulang mengingat ingat sepertinya pernah melihatnya.
.
.
.
**30 menit kemudian
krik....krik.....krik**.....
Semua tetap diam menatap tajam ke wajah Qing Fei Mi'er yang kini sedang berpikir keras.
"Oh iya aku ingat sekarang Ayahanda.simbolnya sama seperti liontin ini kan".Qing Fei Mi'er berbicara sambil mengeluarkan Sebuah liontin yang pernah dibelinya dari seorang pedagang waktu pasar malam itu.
(Kalo kalian sudah lupa baca ulang episode 14. Yes..... akhirnya aku berhasil kabur 2 pernah Author jelaskan)
Sebuah liontin biru muda yang ditunjukkan ku pada semua:
"Benar sama persis Putri ini memang yang sedang ayahanda cari". Ujar Kaisar Langit senang karena liontin yang bisa membuka peti ini ternyata ada pada Putrinya jadi tak perlu mencari cari keberadaannya.
"Putri dari mana anda mendapatkannya".Tanya Pangeran Kim.
"Oh itu aku dulu mendapatkannya dari seorang pedagang waktu pasar malam.Aku tak sengaja tertarik ketika melihat liontin ini dijual pedagang itu lalu aku putuskan untuk membelinya.Dia juga berkata........".
Akupun segera menjelaskannya dari awal sampai akhir (kalo mau tahu penjelasannya lebih rinci baca ulang episode 14 sudah Author kasih tahu di bab itu)
"Oh seperti itu,Jadi liontin ini merupakan peninggalan dari keempat kaisar terdahulu kan".Tanya Pangeran Qi kini.
"Benar Liontin ini merupakan peninggalan dari salah satu Kaisar terdahulu yaitu Kaisar Langit sebelum ayahanda ini".Jelas Kaisar Langit.
"Baiklah tak usah menunda-nunda lagi Putri segera lah kau letakan liontin itu pada peti ini lalu campurkan dengan sedikit kekuatan mu". Perintah Kaisar Langit.
"Baik Ayahanda". Aku segera meletakkan liontinnya sesuai yang ayahanda katakan lalu aku mengarahkan sedikit kekuatanku pada peti dan liontinnya.
Cahaya berwarna biru dan simbol-simbol yang sangat rumit keluar dari peti dan mengelilingi ku juga.
Kemudian cahaya itu semakin bersinar dan beberapa saat barulah menghilang.
Peti terbuka di dalamnya tersimpan sebuah senjata yang cukup unik karena tidak seperti senjata senjata Ajaib yang lainnya.
Aku segera mengambil senjata itu lalu muncul lagis
.
.
.
Kami telah duduk kembali.....
"Ayahanda senjata apa ini (menunjukkan) kenapa berbeda dari ketiga senjata Ajaib lainnya.Ini hanya cincin".Qing Fei Mi'er mengerinyitkan dahinya sungguh diluar dugaannya ternyata senjata Ajaib Kerajaan Langit ialah sebuah cincin.
"Putri ku jangan hanya memandang dari luarnya sebenarnya senjatamu itu Bukankah cincin biasa,jika dalam keadaan genting cincin itu akan berubah menjadi sebuah senjata yang melegenda di seluruh alam semesta dan akan melindungimu dari bahaya apapun".Ujar Kaisar Langit.
"Jadi ini bukan cincin.Huh aku mengerti sekarang". Ucapku.
"Baiklah kita lanjutkan tujuan saja tujuan berkumpul disini.Ibunda ingin membicarakan hal penting tentang rencana penyerangan kita.Lihatlah peta ini". Ibunda atau Ratu menunjukkan sebuah peta di meja dia menjelaskan semua tata letak penyerangan kita dimulai.Peta itu ialah sebuah peta di lokasi yang memang tempat terjadinya perang yang nantinya akan terjadi.
"Apakah kalian sudah paham".Tanya Ibunda begitu selesai menjelaskan semuanya.
"Sudah kami paham".Ucap kami berempat serempak.
"Adakah yang ingin ditanyakan".Ibunda mengangguk dia bertanya sekali lagi.
"ennnnn Ibunda aku se... sebenarnya bagaimana caranya aku mengatakannya".Qing Fei Mi'er menggaruk garuk kepalanya dia ingin mengatakan Tentang Pernikahannya dengan Raja The World Of Darkness kemarin itu tetapi suaranya menyangkut di tenggorokannya.
"Putri katakan saja jangan takut Ibunda tak akan marah kok". Ujar Ibunda menenangkan ku.
"Baik Ibunda".
Qing Fei Mi'er menceritakan semuanya dari A-Z.
"Begitulah Ibunda aku telah menikahi Raja The World Of Darkness ini buktinya cincin ini aku telah memakainya.huhuhu.....ππ Maafkan aku Ibunda.Sekarang bagaimana caranya aku bisa menghentikan kehancuran alam semesta ini πππ".
Qing Fei Mi'er mengangis menumpahkan semua kesalahannya.
"Putri........ bagaimana bisa kau ceroboh seperti itu". Kaisar Langit terkejut dan sangat marah begitu mendengar semua yang aku katakan dirinya memukul meja dengan keras.
"Huhuhu.....πππ maafkan aku ayahanda aku tak sengaja hal hal itu terjadi begitu cepat sampai sampai aku tak bisa mencegahnya".Qing Fei Mi'er menjelaskan.
"Hufs....... Kalau begitu kita ubah rencananya.Putri kau harus menjadi pion kita kau mulai dekati Raja The World Of Darkness itu lalu setelah berhasil mengambil hatinya ajak dia ke rawa kematian di saat itulah kita akan membunuhnya disana". Perintah Kaisar Langit dengan kejam.
Sesungguhnya siapa yang jahat ayahanda atau Raja The World Of Darkness kenapa ayahanda begitu kejam kepadanya apa yang terjadi sebenarnya aku benar-benar tak tahu.Pikir Qing Fei Mi'er dia mulai menyadari yang salah bukanlah Raja The World Of Darkness melainkan ayahnya....?
"Baik Ayahanda sesuai rencanamu".Qing Fei Mi'er menurut tapi nanti dia juga akan mencari tahu semua kebenarannya.