
Setelah serangan itu menghilang harimau itu langsung berjalan ke arahku dan bersujud padaku.
"Ampun Yang Mulia Sang Penguasa (bersujud hormat) tolong maafkan saya atas kesalahan saya ini saya tak tahu jika anda adalah yang terpilih tolong maafkan saya.Saya bersedia menjadi pelayan anda mulai saat ini (bersujud terus)".ucap Harimau Spirit.
"Hah pelayan lagi dengan mudahnya aku bisa mendapatkannya tak boleh di sia-siakan nih dia kan hewan yang sangat kuat, pasti aku juga bisa memulai berkultivasi dihutan ini atas perlindungannya hehehe".batinku.
Perlahan pedang dalam genggaman tanganku menghilang.
"Baiklah aku memaafkan atas kesalahanmu ini.Dan mulai sekarang kau adalah pelayanku sekaligus hewan kotrak darah denganku apabila kau berbuat macam-macam dan akan melukaiku kau akan mati".ucapku.
Lalu aku menggigit jariku sampai keluar darah Kemudian aku meneteskannya pada harimau itu.
Seketika muncullah cahaya terang mengelilingi aku dan harimau spirit itu.Mulai sekarang kami sudah terikat kontrak darah.
Setelah cahaya menghilang harimau itu langsung bersujud lagi padaku.
"Terimakasih banyak telah mengampuniku dan menjadikan saya pelayan anda Yang Mulia Sang Penguasa saya sangat bersyukur atas ini semua saya berjanji akan selalu setia pada anda mulai saat ini".ucap harimau itu masih bersujud.
"Ya baiklah berdirilah". perintahku.
Harimau itu dengan patuh langsung menurutiku dan berdiri.
"Aku akan memberimu nama mulai sekarang namamu adalah Zhang Bingjie. Kau mulai sekarang ikut bersamaku".ucapku tegas.
"Terimakasih Yang Mulia Sang Penguasa telah memberikan nama untuk saya (terharu) baiklah mulai sekarang saya akan ikut dengan anda ini semua adalah kehormatan bagi saya bisa menjadi pelayan anda (memberi hormat)".ucap Zhang Bingjie.
"Iya iya,ehhh apa kah kamu bisa berubah menjadi manusia". tanyaku.
"Tentu Yang Mulia Sang Penguasa". jawab Zhang Bingjie.
"Oh baguslah kalau begitu ayo tunjukkan wujud manusiamu padaku".ucapku.
"Baik Yang Mulia".ucap Zhang Bingjie.
Dalam beberapa saat dia kemudian langsung berubah menjadi wujud manusianya.
**Zhang Bingjie dlm wujud manusianya**
"uwahhhh tampannya kenapa didunia baru ini aku sering bertemu dengan pria pria tampan ya hehehe . Ahh aku ingin sekali berfoto dengan mereka semua dan mengunggahnya di Instagram pasti aku bisa jadi selebgram dadakan dan mendapatkan uang banyak nih tapi sayang aku tak diduniaku dulu hm ". batinku.
"Yang Mulia Sang Penguasa bagaimana menurut anda".tanya Zhang Bingjie.
"Ehhh emmm kau sangat tampan menurutku(tersenyum manis)". ucapku.
"Wah senyumannya manis sekali".batin Zhang Bingjie dan aku pun bisa mengetahuinya karena kita sudah melakukan kontrak darah.Aku pun hanya bisa tersenyum semakin manis lagi.
"Terimakasih banyak atas pujiannya Yang Mulia".ucap Zhang Bingjie membalas senyuman ku.
Beberapa saat kemudian tak ada pembicaraan lagi antara kami lalu aku memutuskan untuk mengajak para pelayan pribadiku berkenalan satu sama lain.
"Oh iya Zhang Bingjie karena kau sekarang pelayanku,aku akan mengenalkan kamu pada pelayanku yang lain". ucapku.
"Baik Yang Mulia silahkan saya juga ingin tahu siapakah Pelayan anda yang lainnya".ucap Zhang Bingjie masih tersenyum.
"Baiklah". ucapku.
Lalu aku memanggil Zhang Jiangwu dan Han Kyung Joon untuk keluar menemuiku.
Zhang Jiangwu
"Salam Yang Mulia (memberi hormat padaku)". ucap Zhang Jiangwu.
Lalu setelah salam itu muncullah Han Kyung Joon dari ruangan dimensiku dia juga memberi salam padaku.
"Salam Nona".ucap Han Kyung Joon ramah padaku.
Aku pun membalas keramahannya.
"Em iya Han (tersenyum manis)".ucapku.
"Karena kalian semua sudah berkumpul di sini silahkan berkenalan satu sama lainnya".ucapku.
"Baiklah kalau nona sudah mempersilahkannya, Perkenalkannya dimulai dari saya dulu.
Perkenalkan saya nama Han Kyung Joon saya adalah pelayan pribadi nona sekaligus hewan kotrak darah dengannya.Saya sebenarnya adalah hewan Phoenix api".ucap Han menjelaskan panjang lebar tentang dirinya secara terperinci dan singkat.
"Oh kalau begitu salam kenal".ucap Zhang Jiangwu dan Zhang Bingjie secara bersamaan sambil memberi hormat.