Fight Over My Dear Wife

Fight Over My Dear Wife
Pesta Penyambutan



Di Istana Langit......


Setelah kami berempat masuk ke dalam istana kami segera beristirahat.


Saat Malam harinya tiba ternyata Kaisar dan Ratu Negeri Langit mengadakan pesta Penyambutan kepulangan kami.


Tok.....tok......tok......(ketukan pintu di kamarku)


"Nona apa anda masih beristirahat?


tok......tok.....tok.....(ketukan pintu lagi) nona tolong bukakan pintunya saya ingin mengatakan sesuatu".Nana.


"Emmm apa.....(setengah sadar) berisik sekali tolong biarkan aku beristirahat aku masih ngantuk tahu". ucapku masih setengah sadar.


"Nona bangunlah..... (teriak) malam ini ada Pesta penyambutan anda dengan Ketiga Pangeran". ucap Nana.


"Ehhh apaaaa (langsung terbangun terkejut)". Ucapku sambil berjalan membukakan pintu kamar.


"Nana apa yang kau bicarakan tadi Pesta......".ucapku yang sudah membukakan pintu kamar.


" Iya benar Nona Pesta". ucap Nana.


"Hm Pesta untuk apa". tanyaku.


"Em saya juga kurang tahu Nona tapi yang saya dengar dari Pelayan pelayan di istana yang tengah mempersiapkan Pesta ini katanya Pesta ini untuk Penyambutan Kepulangan anda dan Ketiga Pangeran Mahkota" .ucap Nana yang masih ragu ragu dengan jawabannya kali ini.


"Oh begitu.Eh kapan Pestanya akan dimulai". ucapku.


"Ah Putri sebaiknya Anda segera bersiap siap Pestanya sebentar lagi akan dimulai(sambil mendorong tubuh ku masuk ke kamar) tadi saya kemari karena diperintahkan oleh Kaisar dan Ratu untuk menjemput anda kalau anda belum siap seperti ini ahhh".ucap Nana risau.


Tak terasa ternyata waktu sudah menunjukkan hari yang semakin malam.Pesta pun segera dimulai.


Di ruangan Aula Istana Langit....


Saat ini sedang diada pesta semua Penjabat pejabat Pemerintahan Kerajaan Langit, Dewa Dewi pun diundang ke acara tersebut.


Sementara itu saat pesta ini berlangsung....


Aku lebih memilih duduk di tempat yang disediakan untuk ku sambil menopang daguku dengan kedua tanganku karena saat ini aku sangat kebosanan.Pesta di Kerajaan ini sama saja seperti beberapa hari terakhir dengan kata 'membosankan' bagiku, ya bagaimana pun aku ini tak suka pesta seperti ini.


"Huh bosan sekali aku gabut nih kenapa juga ada pesta malam ini.Huh seharusnya aku tadi tak datang saja ke pesta ini mungkin sekarang aku sudah berbaring di ranjang ku yang empuk itu".Lamun ku meratapi kebosanan ku saat ini.


Sampai saat aku memandang sekeliling Pesta ini aku melihat seseorang yang gerak geriknya terlihat mencurigakan seperti seseorang itu sedang mencari informasi tentang apa lah.


"Em siapakah dia gerak geriknya terlihat mencurigakan aku harus mengawasinya diam diam sepertinya dia itu juga bukan orang baik". batinku yang masih setia sambil mengamati seseorang yang mencurigakan itu.


Beberapa saat kemudian.....


"Eh seseorang itu keluar dari pesta ini (melihat seseorang yang mencurigakan itu dengan cara mengendap edap keluar dari pesta dan aula)". batinku


"Sebaiknya aku mengikutinya kemana kah dia itu akan pergi". batinku.


Lalu aku kemudian meminta izin kepada kaisar untuk keluar dari pesta ini lebih awal.Dengan alasan kepalaku pusing kaisar pun langsung setuju untuk membiarkan ku keluar dari pesta ini menyuruhku untuk beristirahat.Ratu yang melihat keadaan ku saat ini pun juga sempat mau membantu memapah ku ke kamar.Tapi aku menolaknya.


"Bagaimana aku bisa mengikuti seseorang itu jika ada orang lain bersama ku, rencanaku mengikuti seseorang itu bisa gagal dong".