Fight Over My Dear Wife

Fight Over My Dear Wife
Pertarungan dengan naga



**Pemandangan sungai


sudah muncul di bab sebelumnya saya kembali menaruhkan gambarnya pada bab ini**.



"Hei naga pemalas keluarlah......


jangan hanya jadi pecundang saja tetap bersembunyi di dalam sungai kalau berani lawan aku". teriakku dengan keras.


Seketika setelah teriakan ku itu sungai itu bergemuruh dan dari dalam sungai itu muncullah sesosok Naga yang besar dan menyeramkan.


Gambar Naga menyeramkan itu



"Hei siapakah seseorang yang berani menyebut ku pemalas dan pecundang tadi".ucap Naga itu yang menggelegar ke seluruh penjuru.


"Aku lah orangnya.....(dengan suara lantang dan tegas)


cepat lawan aku kalau kau tak mau aku panggil pecundang dan pemalas lagi hahaha".teriak ku sambil pada akhir ucapanku tadi tertawa meremehkan terhadap Naga itu.


"Hei berani kau gadis kecil.....(marah dengan mata yang memerah karena tak tahan akan amarah yang meluap-luap dalam dirinya lagi)


baiklah aku akan melawanmu tapi jangan salahkan aku kalau kau akan mati begitu terkena serangan pertama ku ini hahaha".ucap Naga meremehkan sambil tertawa balik padaku.


"Jangan Mimpi kamu, aku tak selemah yang kau bayangkan".ucapku dengan kesal dan kini aura membunuh ku yang besar sudah keluar dari dalam diriku ini.


Naga mulai mengumpulkan kekuatannya di mulutnya.Dan seketika sekeliling tempat ini menjadi gelap gulita karena semua kekuatan yang berada dan terdapat di tempat ini sudah diambil oleh alih oleh naga.


Wussssss.....


Ketika kekuatan naga itu sudah terkumpul semua lalu diarahkan kepada ku.


Aku melihat itu kekuatan naga itu dari kejauhan lantas mataku berubah menjadi gold dengan campuran merah .


Muncullah pedang di tangan ku tapi berbeda dengan pedang pedang yang pernah ku keluarkan sebelumnya . Sedikit Ingatan lagi tentang pemilik tubuh ini pun aku langsung dapatkan begitu mucul pedang di salah satu tanganku ini.


Gambar Pedang milik ku



Pedang yang hanya akan setia pada satu pemiliknya begitu sudah muncul pada diri seseorang itu.Pedang ini milik seorang yang terpilih menguasai Seluruh alam semesta.Bahkan dikatakan bahwa Pedang ini sudah menghilang berpuluh-puluhan ribu tahun yang lalu karena pemiliknya sudah mati karena dibunuh.


"Pedang ini bukan kah pedang Gold Keabadian Phoenix kenapa bisa muncul pada gadis kecil ini apa kah jangan jangan dia lah orang yang terpilih itu menurut legenda ribuan tahun yang lalu #Pikir Naga".


"Kau ingin mati ditangan ku hah (berteriak) kenapa malah diam dan melamun begitu". teriakku menggema.


"Apa (tersadar kembali) eh maafkan saya Yang Mulia Terpilih atas kesalahan saya barusan tolong ampuni dan jangan bunuh saya.Saya berjanji mulai saat ini akan menjadi kan anda tuan saya Yang Mulia".ucap Naga itu yang kemudian berubah menjadi wujud manusianya.


Wujud manusia


Naga yang menyerang ku tadi



"Ah tampannya hm tapi aku sudah muak dengan para pria pria tampan itu".#batinku.


Berjalan mendekat ke arahku.


Setelah Sampai naga itu langsung bersujud kepada ku.


"Tuan ampunilah kesalahan saya yang rendahan ini anda lah orang yang tepat menjadi tuan saya Yang mulia.Saya berjanji akan menjadikan anda tuan saya....".ucap Naga itu yang seketika aku langsung menyela ucapnya.


"Baiklah aku mengampuni mu, tapi kalau perihal menjadi kan ku tuan mu maaf aku tak bisa mengabulkannya".ucapku menyela.


Aku lalu melangkahkan kakiku pergi tapi saat langkah pertama ku.Ada tangan yang memegang kaki ku ini.


"Eh apa ini (melihat ke arah belakang ku)hei kau lepaskan kaki ku ini ihhh". Ucapku.


"He...he...he hiks hiks hiks (menangis) tuan tolong jadikan saya pelayan anda..... saya sudah jauh jauh datang ke sini mencari anda untuk menjadi kan anda tuan saya hiks hiks hiks".ucap Naga menangis sambil memegang kakiku erat erat.


"Ihhh lepaskan aku tak mau, aku sudah punya banyak pelayan". teriakku.


"Tapi yang mulia tolong tolong tolong saya akui tadi memang saya melakukan sebuah kesalahan tapi tolong kali ini saj yang mulia".ucap Naga.