Fight Over My Dear Wife

Fight Over My Dear Wife
Rencana kabur diundur



******Malam Pernikahan******


Hari sudah berganti malam kini disebuah kamar duduk seorang gadis muda yang sudah berpakaian Pengantin dan berdandan sangat cantik ya itu adalah aku.Aku memutuskan untuk mengundur waktu kaburku menjadi setelah selesai Pernikahan ini pada saat malam pertama.Memang sih itu lebih baik dari pada aku terkena kutukan karena melanggar janji kaisar kaisar terdahulu bagaimana pun juga saat ini aku sudah masuk ke tubuh ini jadi aku yang harus melakukannya menggantikan pemilik tubuh yang sebelumnya.


" Huh astaga kenapa aku gugup sekali apa karena aku akan menikah malam ini Hufs......(menarik nafas dalam-dalam)". kataku dalam batin.


"Nona apa anda sudah siap mari saya antar Anda ke Aula istana".ucap Nana.


"Emm ayo".kataku sambil berdiri.


"Nona tunggu sebentar pakai ini anda lupa memakainya". ucap Nana sambil memakaikan kerudung Pernikahan.



Gambar saat memakai kerudung dan gaun pengantin.


****Aula Istana****


Pernikahan dimulai Para pengantin masuk ke aula istana. upacara pernikahan dilangsungkan dengan lancar dan khidmat.Setelah Upacara selesai semua orang yang hadir memberi selamat pada para pengantin dan keluarga Kaisar.Setelahnya dilanjutkan dengan makan malam bersama dengan Keluarga Kerajaan.


Hati orang orang yang hadir sangat senang karena pesta berlangsung sangat meriah dan makanan yang tersaji sangat enak.Hari sudah larut malam para tamu berpamitan pada kaisar dan pulang ke rumah masing-masing sementara itu aku dan ketiga suamiku dibawa ke kamar pengantin.


*****saat diperjalanan menuju kamar pengantin*****


"Aduhh aku takut sekali kalau mereka masuk ke kamar bersamaku bagaimana cara aku bisa kabur".pikirku cemas


"Nona tenang saja saya bisa membantu kok".ucap seseorang dalam pikiranku yang ternyata adalah Han.


"Han kau kenapa bisa menjawabku aku tak memanggilmu tadi".kataku dalam pikiran.


"Memang saya datang ke pikiran anda atas kemauan saya sendiri".ucap Han dalam pikiranku.


"Ohh gitu terserah deh,Han kau bilang kau bisa membantuku bagaimana cara". tanyaku.


"Begini nona jika anda benar-benar ingin kabur anda bisa melewati ruang mandi saja".ucap Han dalam pikiranku.


"Apa ruang mandi bukannya disana tak ada jalan semuanya kan tertutup".kataku kaget.


"Iya benar nona tapi disana kan tempatnya sepi anda bisa menggunakan teleportasi". ucap Han menjelaskan.


"Tentu saja nona bisa, ditubuh anda ini pemilik yang sebelumnya memiliki ilmu yang sangat luar biasa dan bisa berteleportasi".ucap Han dalam pikiranku.


"Han bagaimana caranya apa kau bisa membantuku".kataku dalam pikiran.


"Tentu bisa nona setelah sampai di ruang mandi saya akan membantu anda jadi bersabarlah".ucap Han dalam pikiranku.


#Kamar Pengantin#


Kami berempat memasuki kamar pengantin didalam kamar sudah terpasang banyak sekali hiasan berwarna merah, taburan dari bunga bunga mawar merah yang tampak indah menghiasi tempat tidur,dan ditambah lagi dengan lilin pengharum ruangan membuat suasana kamar tampak romantis.


"Wahhh indah sekali aku tak pernah melihat kamar sebagus ini".ucapku dalam batin terkagum kagum melihat sekeliling kamar.


Sementara itu ketiga pangeran sedang berbicara dengan bahasa isyarat mata.


"Siapa dulu yang melakukannya".tanya Pangeran Park Lee Seung dengan bahasa isyarat.


"Kau saja dulu". jawab pangeran Qi Yong Han dan Pangeran Kim Shin young dengan bahasa isyarat juga.


"Apa yang mereka bicarakan itu dalam bahasa isyarat mata ????(sambil melirik ke arah mereka)oh aku paham mereka sedang memutuskan siapa duluan yang menghabiskan malam denganku kan. hmm karena mereka sedang asyik seperti itu dan tak mempedulikan ku lebih baik aku pergi sekarang saja ".kataku dalam batin sambil berjalan tanpa mengeluarkan suara.


*****RUANG MANDI*****


"Huh berhasil juga masuk ke sini tanpa ada yang tahu". gumamku lega.


"Sekarang apa yang harus aku lakukan". pikirku.


"Han cepat keluar lah apa kau bisa keluar dari tempat itu dan ke dunia asli ini". batinku.


"Tentu nona saya bisa".ucap Han dalam batinku.


Tiba-tiba di ruang mandi itu muncul cahaya terang tapi tak sampai keluar dari ruangan ini Han akhirnya muncul ke hadapanku.


"Hormatku nona salam"Ucap Han sambil membungkuk hormat padaku.


"Iya sudah lah cepat katakan bagaimana caranya aku bisa berteleportasi". tanyaku.


"Cara mudah nona tinggal mengeluarkan sedikit kekuatan nona dan fokus untuk berteleportasi ketempat tujuan nona maka akan muncul lubang dan nona bisa memasukinya".jelas Han.