Fight Over My Dear Wife

Fight Over My Dear Wife
45.Huh kenapa dia tidak segera melepaskan kakiku....



"Tidak mau .....(ketus)


lepaskan kakiku ini aku ingin pulang".ucapku geram karena naga itu terus saja memegang kakiku dengan eratnya.


"Tuan tolong berikan kesempatan pada saya untuk menjadi pelayan anda yang agung ini he..he...he hiks hiks hiks".ucap naga yang masih setia memegang kakiku dengan eratnya sambil menangis.


Karena dia (naga) sudah tak lagi mengambil kekuatan dari tempat ini.Suasana gelap kembali menjadi terang lagi.


Dan ketiga pangeran segera pergi mencari ku.


"Putri apa anda baik baik saja....hah siapa dia putri yang memegang kaki anda itu".ucap Pangeran Park yang sudah berada di hadapan ku terkejut.Diikuti dengan Pangeran Kim dan Pangeran Qi yang juga sudah sampai di hadapan ku.


Ketiga Pangeran memandang pria yang memegang kakiku dengan sinis tapi sang pria yang dipandangnya itu tak menghiraukannya malahan dia masih tetap saja terus merengek memohon kepada ku agar menjadikannya pelayanku.


"Oh dia itu aku juga tak tahu.Sendari tadi dia itu terus saja merengek dan memegang kakiku dengan erat.......Ihh lepaskan kakiku ini".ucapku. huh bodo amatlah dengan naga itu dia kan memang yang menyerang perbatasan dan meresahkan penduduk di sini jadi biarkan saja dia dihukum oleh para pangeran ini.


"He.....he.....he hiks hiks hiks tuan tolong jadikan saya pelayan anda jangan usir saya ini ".ucap naga sambil menangis tersedu-sedu.


"Tidak mau lepaskan.......


Pangeran bantu aku melepaskan kaki ku ini (dengan wajah memelas).ucapku meminta bantuan.


Beberapa menit kemudian.....


Para Pangeran sudah dengan sangat kuat dan sepenuh tenaga membantu ku lepas tapi tetap saja aku tak bisa lepas dari naga itu.


Karena Ketiga Pangeran sudah tak bisa lagi membantu ku, aku lalu berinisiatif memanggil Han Kyung Joon, Zhang Jiangwu dan Zhang Bingjie untuk membantu ku.


"Kalian bertiga keluar lah dari ruangan dimensi ku aku membutuhkan bantuan kalian cepat". telepati ku dengan mereka bertiga.


"Baik nona".ucap mereka bertiga menggunakan telepati dengan ku.


Beberapa saat kemudian.....


"Nona kami siap membantu anda".ucap Zhang Jiangwu, Zhang Bingjie, dan Han Kyung Joon bersamaan.


"Baiklah". Ucapku.


"Nona apa yang perlu kami lakukan (karena aku belum memberi perintah)".tanya Han Kyung Joon.


"Em bantu lepaskan kakiku darinya ini". perintahku sambil tanganku menunjuk ke naga yang masih setia memegang kakiku ini.


melihat ke naga itu Han Kyung Joon, Zhang Jiangwu dan Zhang Bingjie kaget sekaligus terkejut.


"Kau bukannya Naga yang menyerang perbatasan Negeri Langit ini.....dasar beraninya(kesal) kau menyentuh nona ku rasakan ini".ucap Han lalu dia mengeluarkan kekuatannya untuk menyerang Naga yang memegang kakiku ini.Ketika dia hampir meluncurkan serangannya aku menghentikannya.


"Tunggu..........Han apa yang ingin kau lakukan.Apa kau mau aku mati bersama naga ini hah,lepaskan aku dulu baru kau bisa berbuat sesuka mu pada naga ini".ucapku.


Kekuatan Han langsung menghilang.


"Hah iya benar juga nona(sambil menggaruk-garuk kepala yang tak gatal) maafkan saya nona".ucap Han.


Selepas itu Han Kyung Joon, Zhang Jiangwu dan Zhang Bingjie lalu membantuku tapi tetap saja tak bisa.


"Nona tolong jadikan saya pelayan anda nona".ucap naga itu yang masih setia memegang kakiku.


"Hei lepaskan nona kami dasar pemberontak kerajaan".ucap Zhang Jiangwu sambil menarik tangan naga itu supaya bisa melepaskan nonanya.


"Lepaskan nona ku dia hanya milik kami".ucap Zhang Bingjie sambil membantu Zhang Jiangwu.


"Tidak akan sebelum nona mau menjadikan saya pelayannya he.....he....he....hiks hiks hiks".ucap naga sambil menangis.


Terjadi lah tarik menarik diantara kami semua.


"Lepaskan.......".ucap Han Kyung Joon, Zhang Jiangwu, dan Zhang Bingjie sambil menarik tangan ku.


"Tidak........akan".ucap naga yang sudah berdiri dan menarik salah satu tanganku.


"Lepaskan......".


"Tidak..... sebelum nona mau menjadikan saya pelayannya".


"Hei lepaskan......".


"Tidak......".


"Ahhhhh(berteriak) Sudah cukup lepaskan aku tanganku sudah sakit kalian tarik terus". teriakku kencang menggema di seluruh tempat ini.


Mereka semua yang menarik tanganku langsung terdiam menunduk.


"Maafkan kami nona ".ucap Han Kyung Joon.


"Saya minta maaf nona".ucap Naga itu.


"Huh (marah memalingkan wajah)".ucapku.


"Nona apa anda marah".tanya Zhang Jiangwu.


"Iya memangnya kenapa".ucapku kesal.


"Nona kami semua sudah minta maaf tolong maafkan kami".ucap Zhang Bingjie.


"Huh(menghela nafas panjang) baiklah aku memaafkan kalian".ucap ku yang masih kesal.


"Terimakasih banyak nona atas kemurahan hati anda".ucap Han Kyung Joon.


"Hm".ucap ku.


"Nona anda ingin menjadikan saya pelayan anda atau tidak.Sekarang saya sudah sadar apa pun pilihan anda itu adalah yang terbaik untuk anda sendiri dan jika Anda tak ingin menjadikan saya pelayan anda saya menerimanya".ucap Naga itu yang berjalan pergi meninggalkan tempat ini.


"Eh tunggu siapa bilang aku tak mau menjadikan mu pelayan ku.Mulai sekarang Aku menerimamu menjadi pelayan ku". teriakku.


"Ehhh benarkah nona(berbalik arah dan berlari ke arah ku) anda serius".ucap naga itu yang berlari ke arah ku.


Setelah sampai dia langsung memeluk ku.


"Terimakasih banyak nona terimakasih telah menjadikan saya yang rendahan ini pelayan anda".ucap naga itu yang memelukku erat.


"Hm". jawab ku.


Selesai berpelukan


"Nona sekarang teteskan darah anda padaku untuk melakukan kontrak darah".ucap Naga itu aku pun menyanggupinya.


Lalu ku lukai salah satu jariku dengan pedang.Darah yang keluar dari jariku yang terluka tadi lalu ku teteskan pada naga itu.Seketika sama seperti dulu cahaya berwarna warni lalu mengelilingi kami (aku dan naga itu). Setelah beberapa saat akhirnya cahaya itu langsung pudar kini kami sudah terikat perjanjian kontrak darah.


"Baiklah kau mulai sekarang adalah hewan kotrak darah denganku.Kau harus mematuhi apa yang ku perintah padamu dan jika kau berani berbuat sedikit saja untuk mencelakai ku maka kau akan mati".ucapku tegas.


"Baiklah nona.Saya berjanji mulai saat ini akan menjadi seorang yang terpercaya dan tak akan berhianat pada anda selamanya".ucap Naga itu.


"(mengangguk) Baiklah aku pegang janjimu ini".ucapku.


"Oh iya ngomong omong siapakah namamu" tanyaku.


"Nama saya Zhao Yun nona".ucap Zhao Yun naga itu.


" Em baiklah,Oh iya mulai sekarang karena kau sudah menjadi hewan kontrak darah dengan ku kau akan tinggal di ruangan dimensiku bersama yang lainnya.Perkenalkan mereka bertiga ini adalah hewan kotrak darah denganku sekaligus pelayan ku.Yang ini(menunjuk) Han Kyung Joon,lalu dia Zhang Jiangwu dan itu Zhang Bingjie".ucapku.


"Oh baiklah nona salam kenal semuanya".ucap Zhao Yun sambil tersenyum manis.


"Salam kenal juga Zhao Yun".ucap Han Kyung Joon, Zhang Jiangwu, dan Zhang Bingjie bersamaan sambil membalas senyuman manisnya Zhao Yun.


"Kalian masuklah ke dalam ruangan dimensiku.Aku harus segera pulang Para pangeran itu sudah menunggu ku". Ucapku.


"Baiklah nona".ucap mereka berempat.


Lalu mereka segera menghilang dan kembali ke ruangan dimensiku.


"Huh akhirnya terbebas juga saatnya pulang eh tapi mereka bertiga".ucapku sambil melihat ke arah mereka bertiga (Pangeran Park, Pangeran Kim, dan Pangeran Qi ) yang sedang tertidur di bawah pohon itu karena kelelahan.


"Hm tunggu sajalah sampai mereka bangun baru nanti aku pulang bersama dengan mereka.Kasihan kan kalau aku membangun kan mereka saat ini yang tertidur pulas karena kelelahan membantu ku tadi". Ucap ku.


Aku lalu berjalan ke tempat mereka tertidur dan ketika sampai aku segera duduk dan menyandarkan tubuhku pada batang pohon itu disamping mereka bertiga tidur.


NAH INI SAYA KASIH CERITANYA YANG AGAK PANJANGAN DIKIT PADA BAB INI.


SELAMAT MEMBACA (✿^‿^)(✿^‿^)(✿^‿^)


SEMUA NYA