Fight Over My Dear Wife

Fight Over My Dear Wife
Hah didunia nyata masih dini hari......



Setelah selesai mandi dan berganti pakaian aku segera menuju meja tempat Han tadi menaruh sarapanku.


"Wahhh sarapannya apa ya (sambil melihat makanan yang ada di meja) aduh banyak banget gimana rasanya". kataku sambil mencicipi semua makanan yang ada di meja tapi karena lidahku tak terbiasa dengan semua makanan ini maka menurutku rasa makanannya terlalu aneh, maklum lah aku kan dari Indonesia abad ke 21 jadi makanan khas Indonesia yang aku sukai dan aku juga belum pernah makan makanan seperti ini.


"Ahh rasa makanannya kok terlalu aneh sih (sambil menaruh makanan terakhir yang aku cicipi ke meja) em aku rindu kehidupanku yang dulu aku rindu masakanmu ibu". kataku bersedih sambil mengingat masakan yang dibuat ibu.Lalu aku meninggalkan semua makanan itu dimeja tadi tanpa menghabiskannya.Aku berjalan jalan ke seluruh Istana ini tak satupun bagian istana yang lupa ku lihat.Aku terkagum kagum melihat seluruh istana ini walaupun beberapa hari yang lalu aku pernah melihatnya.


"Benar benar menyenangkan dan seru". pikirku lalu tiba-tiba terlintas saja pikiran kalau aku harus kembali ke dunia nyata karena aku khawatir kalau didunia nyata sudah pagi jika salah satu dari keluarga kerajaan mengetahui kalau aku tak berada diistana dan melaporkannya pada Ayahanda maka mereka akan cemas dan mencariku.


"Han aku kembali ya sampai jumpa".ucapku berteriak supaya Han mendengarku walaupun dia sedang berada di mana.Aku bergegas menutup mataku dan fokus untuk keluar dari dunia dimensi ini.Beberapa saat kemudian saat aku membuka mataku aku sudah berada di istana lagi,aku lalu melihat sekeliling ternyata ini masih malam kurang lebih dini hari.


"Hah didunia nyata masih dini hari bukannya seharusnya sudah pagi ya ahhh bodohnya aku seharusnya tadi aku tak keluar dari dunia dimensiku".ucapku menyesal tapi karena aku sudah terlanjur keluar dari Dunia dimensi maka aku memutuskan untuk tidak kembali lagi.


Lagian kalau masih dini hari gini kan istana masih sepi jadi aku bisa berbuat sesuka ku.


Aku lalu memutuskan untuk bersantai di atas pohon dan berkeliling istana ini.Tapi lalu terlintas sebuah ide.


"Ehhh bukannya Han pernah bilang kalau aku memiliki sayap ya aku ingin mencobanya sekarang ahh mumpung masih dini hari dan istana masih sepi". kataku.


"Wahh sayap ini indah sekali aku baru tahu sekarang, apa sayap ini bisa terbang ya aku coba saja". kataku masih terpaku melihat sayap yang ku miliki.


Lalu aku mengepakkan sayapku dan benar saja aku terkejut karena aku bisa terbang.


"Wahhh aku bisa terbang (mengepakkan sayapku sampai ke awan lalu aku melihat ke bawah, istana dan seluruh kerajaan terlihat dari atas sini)wahh pemandangan yang sangat luar biasa sekali aku dari sini bisa melihat seluruh istana dan kerajaan ini".kataku terkagum-kagum.


Lalu aku mengepakkan sayapku lagi dan terbang melewati awan.Malam dini hari ini sungguh bagus karena tak terdapat mendung sekalipun dan diatas awan ini aku bisa melihat lebih jelas bulan yang bersinar terang dari dekat serta dimalam ini aku juga bisa melihat bintang-bintang yang berkelap-kelip menghiasi langit malam.Melihat ini semua semakin membuatku terkagum kagum.


Sementara aku sedang menikmati duniaku sendiri dan tak menghiraukan semuanya.


aku sampai tak menyadari jika ada sesuatu atau seseorang yang mengikutiku dari belakang orang itu berpakaian serba hitam dia tersenyum manis memandang semua kelakuanku mulai dari aku keluar dari Dunia dimensiku sampai saat ini ya dia sedang memata matai ku saat ini, orang itu tak lain adalah Park Lee Seung sejak aku menghilang dari istana dan masuk ke dunia dimensiku dia sudah memata mataiku.


"Qing Fei Mi'er ternyata sifat aslimu seperti ini".ucap pria itu dalam batinnya sambil tersenyum senyum sendiri.