Fight Over My Dear Wife

Fight Over My Dear Wife
KEBERANGKATAN KE PERBATASAN NEGERI LANGIT



Selesai sarapan bersama kami berempat yaitu aku , Pangeran Park, Pangeran Kim, Pangeran Qi mulai mempersiapkan diri untuk berangkat ke perbatasan menjalankan tugas, sebenarnya aku ini juga tak tahu apa yang harus aku lakukan setelah disana biar bagaimanapun aku juga belum pernah memiliki pengalaman seperti itu ini pertama kalinya untuk ku. Aku hanya berharap saat aku sudah sampai di sana Ketiga suamiku akan menjagaku dan tak membiarkan ku mengalami hal yang buruk.


Selepas aku keluar dari pikiranku itu aku segera menyusul para pangeran menghadap Kaisar untuk memberi salam perpisahan atau selamat tinggal.


☁️Aula istana Negeri Langit ☁️


Tap ......tap.....tap.....


suara langkah kaki yang bersamaan mulai memasuki aula itu.Semua orang yang berada di aula itu langsung memandang ke arah suara langkah kaki yang bersamaan itu tak terkecuali kaisar dan Ratu mereka terus saja memandang ke arah pemilik suara langkah kaki yang bersamaan itu dengan tatapan sendu karena mereka akan melepaskan putri satu-satunya untuk melaksanakan tugas pertamanya dengan berat hati mereka merelakan melepaskan putri satu-satunya mereka ke dunia luar selama ini Putri mereka ini tak pernah tahu seperti apa Dunia luar yang begitu kejam dan menakutkan.


Tap........Tap........tap........


Suara langkah kaki semakin mendekati tempat kaisar dan Ratu sedang berdiri.kami semakin mendekati tempat kaisar dan Ratu berdiri tepat di singgasananya, yang berdiri di paling depan diantara para Pangeran yang sedang berjalan adalah aku entah sejak kapan sekarang di dunia baru ini aku yang menjadi pemimpin dari ketiga suamiku hehehe sungguh aneh pikiranku.


"Salam Yang Mulia Kaisar Yang Mulia Ratu semoga kalian diberikan umur sepuluh ribu tahun dan kebahagiaan abadi".salam kami bersamaan sambil membungkukkan badan memberi hormat pada kaisar dan Ratu negeri langit.


"Putriku dan para menantuku berdirilah salam kalian saya terima".ucap kaisar dengan berwibawa dan tegas.


Sesuai apa yang dikatakan kaisar kami pun langsung berdiri seperti tadi tapi mata kami masih menunduk tak berani memandang ke arah kaisar dan Ratu.Lalu salah satu dari kami yaitu Pangeran Park memulai meminta izin kepada kaisar untuk menjalankan tugas yang diberikan.


"Salam Yang Mulia Kaisar kami berempat datang ke mari karena ingin meminta restu dan izin dari anda untuk melaksanakan tugas ke perbatasan Negeri Langit".ucap Pangeran Park sambil membungkukkan badannya.


" Mohon izinnya Yang Mulia Kaisar".ucap kami yang berada di belakang Pangeran Park serempak.Pangeran Park pun juga ikut mengucapkan itu bersamaan bersama kami.


"Saya izinkan tapi saya mohon tolong jaga dan lindungi Putri Mahkota kerajaan Langit ini bagaimana pun caranya".ucap kaisar dengan lantang dan berwibawa.


"Baik sesuai perintah anda Yang Mulia".ucap Ketiga pangeran serempak.Setelah mendengar ucapan kaisar tadi aku langsung hanya terdiam saja dan melongok berusaha mencerna kata-kata yang tadi baru diucapkan oleh Kaisar.


Setelahnya itu kami langsung menuju ke luar aula di taman aula itu Kami pun langsung berangkat menuju perbatasan Negeri Langit dengan terbang ya kami berempat mempunyai sayap dan bisa terbang.