
Hutan Eternal Fire π³π³π³π³
Kami berdua yaitu,aku dan Pangeran Qi telah sampai di hutan Eternal Fire.Ternyata hutan Eternal fire ini sangat menyeramkan lebih menyeramkan dari Hutan yang sebelumnya pernah kami datangi.
Bagaimana tidak Hutan di kerajaan Api ternyata bukan gelap melainkan bercahaya eh tapi cahayanya berasal dari bara Api yang ada pada hutannya.
Seperti berada di neraka gitu, seluruh hutan Eternal fire mengeluarkan api dengan warna merah menyala.
Aku dan Pangeran Qi dengan susah payahnya meneguk Saliva sendiri karena saking kagetnya.
"En ba.... bagaimana ini Pangeran caranya kita masuk ke dalam hutannya.Lihat dari sini saja seluruh hutan mengeluarkan cahaya api.Kalo kita masuk apakah kita tidak akan meleleh dan gosong jika terkena bara api yang ada". Ucapku ragu ragu dan takut.Saat ini kami berdua masih terbang dan menyaksikan sendiri bagaimana rupa hutan yang dituju.
"Be....be.... benar kita harus apa, seandainya saja ada Pangeran Park si Raja Neraka itu bersama kita mungkin kita bisa masuk ke dalam hutan tanpa kendala". Ujar Pangeran Qi memberikan sebuah julukan Kepada Pangeran Park serta solusi.
"Benar hah kira kira Pangeran Park akan menyusul kita tidak ya.Apa kembali saja menjemput Pangeran Park mungkin ide yang bagus".
"Jangan Putri kita sudah sampai sejauh ini apakah masih ingin kembali.Ayo kita masuk saja".Kata Pangeran Qi menyakinkan ku kalo kita kan selamat walaupun hanya berdua tanpa Pangeran Park pengendali api.
"Hem baiklah tapi sebelum masuk bagaimana kah caranya kita bisa menahan bara api yang menyala nyala tanpa melukai tubuh kita ini". Tanyaku.
"Putri apakah anda pernah punya kekuatan api". Tanya Pangeran Qi sambil memikirkan sesuatu.
"Tunggu aku ingat ingat π€π€π€π€".
.
.
.
"Ahhhh ingat, iya dulu aku pernah menggunakannya sekali.Tapi memangnya apa gunanya kekuatan api ku itu".Kataku polos.
"Gunanya untuk masuk ke dalam hutan sana Putri, kekuatan apimu bisa menjadi tameng kita agar tak terbakar saat di hutan". Pangeran Qi segera menjawab.
"Sekarang ayo gunakan pada kita". Pangeran Qi menambahkan.
"Hehehe π π maaf Pangeran aku lupa caranya".
"Maksudnya......". Pangeran Qi malah dibuat bingung ia menaikkan satu alisnya terangkat.
"Iya dulu aku memang pernah menggunakannya satu kali tapi kekuatanku itu muncul tiba-tiba jadi aku tak bisa mengendalikan atau memanggilnya lagi karena selama ini aku tak tahu cara memanggilnya kembali π π π ". Ucapku berterus-terang.
"Haduhhh". Pangeran Qi menepuk dahinya.
"Putri Putri kenapa anda bisa sebodoh dan selugu ini". Pikir Pangeran Park dalam batinnya.Di satu sisi ia ingin tertawa di sisi lainnya ia benar-benar heran akan diriku ini yang sangat polos namun bodoh ini.
"Eh kenapa Pangeran".Aku ikut dibuat bingung oleh sikapnya.
"Tidak tidak sebaiknya kita ajak Pangeran Park saja.Ayo kembali dulu". Pangeran Qi memberikan isyarat.
"Hah kembali tapi......kita sudah sampai di sini".Rajuk ku.
"Tidak ada pilihan lain Putri, kita harus kembali dan mengajak Pangeran Park hanya dia saja yang bisa mengendalikan api di hutan ini". Pangeran Qi mengeluarkan ilmu teleportasinya.Mengajak ku masuk tetapi aku tidak mau.Aku menggelengkan kepalaku.
"Tidak..... kau pergi saja aku akan menunggu disini".Aku melepas genggaman tangannya.
"Tidak mau aku akan menunggu di sini saja sana pergi lah sebelum ilmu teleportasimu hilang sepenuhnya lihat".Aku menunjuk ke arah lubang teleportasi Pangeran Qi berada.
Lalu ku dorong dengan cepat Pangeran Qi masuk ke dalamnya.
"Putri...........".Teriak Pangeran Qi yang terkejut karena telah memasuki lubang teleportasinya disebabkan dorongan ku yang kuat.
"Bye Sampai jumpa tenang aku tunggu di tempat ini kok". Teriakku ketika Lubang teleportasi berangsur-angsur menghilangkan dari pandangan ku.
.
.
.
Satu jam kemudian......
"Hem kok lama banget Pangeran Qi apa Pangeran Park masih marah jadi gak mau diajak ke sini".
"Haduhhh sayapku udah capek dikepak kepakin Mulu.Apa yang Istirahat di bawah saja......".
"Kemari........kemari.........kemari Putri......... hahhhhh". Terdengar suara pelan namun menyeramkan.Di telinga ku.
"Aghhhhhhh aku.....aku takut....... Siapa kamu". Teriakku kaget karena suara itu terasa dekat sekali dengan telinga ku.
ContinuedβοΈβοΈβοΈ
Maaf Author belakangan ini gak bisa up ya.
πππ Karena harus menyiapkan diri sebelum masuk sekolah.
Besok hari Senin soalnya Author masuk sekolahnya.Jadi sibuk dengan dunia sendiri dan harus membagi waktu.Kalo menulis novel kadang kala aja cuman.
Tapi Author akan Usahain juga πππ buat Update setiap hari karena novel ini hampir berakhir kisahnya.
Eh tapi tenang setelahnya masih ada senson keduanya kok Ceritanya masalah terbesar sudah berakhir
Kira kira π€π€ Qing Fei Mi'er mungkin bakalan kembali ke dunianya dahulu????
Apa tetap di Kerajaan Langit ya ????
Author tunggu jawaban kalian aja setuju gak silahkan tulis di kolom komentar πππ.
Follow IG aku dong namanya:
@Meizadewi7 aku gak ada pengikut please ππ nanti follow black kok.
Dan juga dalam IG aku kalian bisa lebih tahu tentang diriku dan bertanya jawab mengenai novel novel yang ku buat di Mangatoon ini
Terimakasih banyak atas dukungan kalian yang udah like,Baca,dan kasih tip.Semoga kedepannya kalian tetap suka sama karya aku.
ππππππ