
Maaf πππ lama nggak up up lagi karena saya lagi banyak tugas nih dari sekolah serta jaringan internet di daerah saya lagi lambat nih.Sekali lagi saya minta maaf πππ
TETAP SEMANGAT πͺπͺBACA KELANJUTAN NOVEL SAYA INI.
OKE LANJUT CERITA DARI BAB YANG SEBELUMNYA..........
Sementara itu Di Istana Langit βοΈβοΈ
Semua orang sedang cemas karena mengkhawatirkan diriku.Setelah mereka mendengar dan mengetahui berita hilangnya aku dari pesan Pangeran Park yang dikirim melalui burung merpati ke istana.
"Yang Mulia bagaimana ini Putriku hiks.....hiks.... hiks...... putriku dia menghilang semua ini kesalahanku karena mengijinkannya ikut pergi ke perbatasan hiks..... hiks..... hiks".ucap Ratu sambil menangis tersedu-sedu karena aku menghilang dan menyalahkan dirinya sendiri atas hilangnya diriku.
"Ratuku tenang lah jangan menangis lagi (memeluk Ratu yang masih menangis sambil menghapus air matanya) Putri kita pasti akan segera ditemukan jadi tenanglah dan jangan menyalahkan dirimu atas kejadian yang menimpa Putri kita kau tak bersalah sama sekali".ucap kaisar menenangkan Ratunya.
Setelah itu Ratu pun sedikit tenang dan tak menangis lagi karena kaisar sudah memenangkannya,tapi setelah dia tenang sekarang dia malah langsung melamun sendiri dan tak memperdulikan panggilan orang lain.
Kaisar pun juga sudah berulang kali menyadarkan sang Ratu tapi tak ada hasilnya sama sekali karena kaisar mulai khawatir dengan keadaan Ratu yang sekarang Kaisar pun kemudian memerintahkan Para Pelayan pribadi Ratu untuk membawanya ke kediaman untuk beristirahat.
"Mari Ratu".ucap salah satu pelayan pribadi Ratu.
Kemudian setelah Ratu mulai berjalan Para pelayan Pribadi Ratu yang lainnya pun ikut berjalan dibelakang Sang Ratu berbaris tertata rapi.
Setelah Ratu meninggalkan Aula istana dan sudah tak terlihat lagi batang hidungnya.Kaisar pun mengeluarkan lalu Amarahnya yang sudah tertahan sejak tadi karena kehadiran Ratu di tempat ini.
"Ahhh sialan kenapa para pangeran itu malah membuat putriku menghilang". teriak Kaisar di dalam Aula istana sampai suara teriakannya itu menggema di seluruh Aula ini.
Semua orang yang berada di dalam Aula ini pun bergidik ngeri melihat kaisar yang sedang marah sambil mengeluarkan aura membunuh yang kuat siap membunuh siapa saja yang mengganggunya saat ini.
Kemudian setelahnya Kaisar menyuruh semua orang yang ada di aula ini keluar.
"Semuanya maafkan saya karena tak dapat melanjutkan rapat hari ini saya ingin sendirian di aula ini semua orang keluar".ucap kaisar dari kata kata pertamanya masih seperti biasanya tapi setelah kata kata terakhir diucapkan sangat penuh tekanan.Semua orang yang didalam Aula ini tak terkecuali para pelayan dan prajurit segera berlari berhamburan keluar dari dalam Aula yang mencekamkan ini , didalam hati mereka semua bersyukur karena dapat keluar dari ruangan yang mencekamkan ini dengan selamat walaupun masih disertai rasa takut yang luar biasa.
*****Didalam Aula istana*****
Saat ini kaisar sedang duduk di singgasananya dengan penuh amanah karena Putrinya itu menghilang entah kemana.Kaisar merasa sangat khawatir pada putrinya itu maka karena amarahnya tak dapat dikendalikan lagi dia meluapkan emosinya pada benda benda di dalam Aula ini dengan membanting, melempar dan menghancurkan.seluruh benda benda.Maka jika diluar Aula ini akan terdengar suara benda benda jatuh atau dilempar dengan kuat suaranya pun dapat sampai ke Kediaman Ratu.Semua orang yang berada di luar aula ini merasa sangat ketakutan saat mendengar suara benda benda yang dihancurkan itu.Bulu kuduk mereka bergidik ngeri dan dengan cepat semua orang tak terkecuali Para Pengawal segera meninggalkan tempat ini karena khawatir dan takut akan keselamatan nyawa mereka.