
"He.....he....he.....πππ Lepaskan aku biarkan aku pergi saja aku tak bisa menikahinya aku mohon nona pelayan sekalian". Ujarku.
"Maafkan kami Yang Mulia kami hanya menjalankan perintah tidak bisa membantu anda". Ujar Kepala pelayan yang tengah menata rambut ku lagi karena tatanan rambut ku tadi memang belum selesai.
"Nona para Pelayan apa kamu tak bisa membantu ku sedikit saja........ tolonglah aku butuh sekali".Rengek ku supaya mereka bisa membantu ku walaupun sedikit saja.
"Maafkan kami Yang Mulia kami hanya menjalankan perintah kalo kami sampai melanggar Perintah Raja The World Of Darkness kami pasti akan mati.Maafkan kami Yang Mulia kami sangat membutuhkan pekerjaan kami ini kalo kami tidak berkerja maka seluruh keluarga kami tidak akan bisa makan walaupun hanya sedikit nasi". Ujar seorang pelayan yang masih muda sembari bersujud.
"En baiklah aku juga paham dan mengerti akan penderitaan yang kalian alami ini". Ujarku aku mengangguk angguk kan kepalaku mengerti.
"Berdirilah jangan bersujud kepada ku seperti ini aku bukanlah tuhan kalian". Ujarku dengan suara lembut sembari memapah Pelayan muda itu.
"Terimakasih banyak Yang Mulia telah membantu saya". Ucap Pelayan muda tersebut dirinya merasa sangat senang karena bisa dianggap seorang oleh calon Ratunya sekaligus junjungan nya.
"Iyaππ". Ujarku.
Setelah itu masih dilanjutkan dengan tugas penyelesaian semua riasan .
.
.
.
1 jam berlalu.......
"Yang Mulia nah riasan anda sudah selesai bagaimana pendapat anda". Tanya seorang gadis pelayan yang tadi aku memapah nya berdiri tadi.
"Sangat menawan cantik........ wah Mei -Yin kamu pintar juga dalam meriasku".Pujiku senang.Aku juga tahu nama gadis pelayan tadi saat ia berbincang-bincang dengan ku sembari merias wajah ku.
ya kini aku tak lagi memberontak juga kenapa alasannya kerena menurutku memberontak tuh menyia nyiakan waktuku saja dan juga pastinya Pangeran Qi dan Pangeran Park saat ini sedang dalam perjalanan kemari untuk menyelamatkan ku aku harus menyiapkan tenang ku untuk nanti lah saat bisa keluar dari istana ini.
"Hehehe π π biasa saja kok Yang Mulia". Ujar Mei-Yin.
"Yang Mulia...... Yang Mulia......".Ujar seseorang dengan langkah tergesa itu menuju tempat ku saat ini.
***Tap.....tap....tap......
Ia kini sudah sampai dan berdiri di belakangku sembari dengan posisi seperti seorang kesatria dalam menghormati Tuannya***.
"Salam Yang Mulia ---- kedatangan saya ke mari dikarenakan Bahwa Yang Mulia Raja menyuruh saya memberikan pesan bahwa dia memanggil Anda ke aula Pernikahan.Pernikahan akan segera dimulai". Ujar seseorang itu.Seseorang itu kalo tidak salah sih dia adalah Pengawal Pribadinya Raja The World Of Darkness itu sendiri.Namanya adalah Chen Anming.
Aku berdiri dari tempat ku duduk saat ini juga berbalik berjalan menuju ke arah Chen Anming.
"HM baiklah ayo ". Ujarku sembari berjalan pergi menuju ya gak tau lah.
Menoleh ke belakang tempat Chen Anming masih berada.
"Hei kenapa kamu masih di situ ayolah antar kan aku ke Aula Pernikahannya.Aku tidak tahu jalannya". Ujarku sembari mengerucutkan bibirku.
"Ahhh baiklah Yang Mulia tunggu sebentar saya akan antar". Ujar Pengawal Chen Anming berjalan tergesa gesa menyusulku.
Para pelayan juga ikut berjalan bersama ku tapi kurang lebih berada beberapa langkah di belakang ku.
Tap.....tap.....tap.....
"Mari Yang Mulia ikuti terus saja kemana saya melangkah kan". Ujar Chen Anming berjalan di depan ku sebagai pemandu Perjalanan ku.
"En baiklah".Setujuku.
Kami semuanya pun beranjak berjalan pergi menuju Aula Pernikahan.Sepanjang Perjalanan kami semua Hanya diam saja tak berkutik kecuali Chen Anming yang selalu bicara karena mengarahkan jalan dan supaya suasana tidak membosankan.
OKEY AUTHOR UPDATE NYA SAMPAI DISINI DULU YA.NANTI SIANG ATAU MALAM SAYA AKAN USAHAIN UPDATE BAB BARUNYA DARI CERITA INI KALO BISA.OH IYA NAN BINCANG BINCANG SAMA AUTHOR DAN BINTANG KALIAN PADA CERITA INI DI SALAH SATU BAB SELANJUTNYA YA SOAL NYA AUTHOR LAGI MENDALAMI CERIANYA DULU.AKU MINTA MAAF SEKALI NIH.
OH IYA DAN SAMPAI JUMPA LAGI DAHHHHH ππππ SAMPAI DISINI DULU YA