Fall In Love From The Sky

Fall In Love From The Sky
S2- Zen Dipaksa Kembali Ke Istana



Zen mendorong lembut tubuh Lyla dan tercipta jarak diantara keduanya, "Kenapa menangis?"


"Jangan pergi!" lirihnya.


"Aku tidak akan pergi sebelum pihak istana menyuruhku pulang," ucap Zen.


"Tapi, aku mau kamu di sini bersamaku!"


Zen terdiam.


"Kamu mencintaiku, kan?"


"Aku memang mencintaimu, tapi....."


"Meskipun keluarga kita tidak menyetujui hubungan ini, aku akan tetap ingin bersamamu, Zen."


Pemuda itu menggelengkan kepalanya.


"Kenapa kamu ragu, Zen?"


"Aku tidak ingin kamu terluka dan tersakiti, Lyla."


Angin bertiup kencang dan asap warna-warni muncul, Kyu-na datang bersama dengan para pengawalnya.


"Bibi!" Zen tampak terkejut.


Lyla bersembunyi dibalik tubuh Zen.


"Ayo kembali, Kya-ri!" ajaknya.


"Aku tidak mau kembali, Bibi!" tolak Zen.


"Bibi sudah berjanji kepada ibu kamu akan membawamu pulang," ucap Kyu-na.


"Aku tidak bisa meninggalkan Lyla, Bi!"


"Kamu mencintainya?" tanya Kyu-na.


"Iya, Bi."


"Kamu tidak boleh mencintainya, Kya-ri. Dunia kalian berbeda, kedua orang tuamu akan marah besar dan menyakiti Lyla," ucap Kyu-na.


Zen terdiam mendengar penjelasan dari bibinya.


Lyla keluar dari persembunyiannya menghadap Kyu-na, berkata dengan terbata-bata, "Aku menyukainya!"


"Tidak, keponakan ku. Kamu tak boleh jatuh cinta pada kalangan kami, hanya ayah kamu saja yang bisa menjadi manusia," ujar Kyu-na.


"Aku tidak ingin Zen pergi dari sini," ucap Lyla.


"Dia harus pergi, Bibi tak ingin kamu terluka. Sadarlah, kamu seorang manusia," Kyu-na berkata lembut.


"Bibi, aku akan tetap di sini!" Zen bersikeras.


Kyu-na tak punya pilihan lagi, ia mengarahkan jemarinya dari jarak jauh ke tubuh Kya-ri sehingga tubuh pemuda itu seperti terlilit.


"Bibi, lepaskan!" teriaknya lantang.


"Kamu harus kembali!" Kyu-na menatap dengan dingin.


Kya-ri pun menghilang bersama dengan Kyu-na dan pengawalnya.


"Zen!" Lyla berteriak.


-


Kya-ri atau Zen terus memberontak, kedua tangannya di pegang erat 2 orang pengawal.


"Apa yang terjadi, Kyu-na?" tanya Kyi-mi.


"Dia berani jatuh cinta pada Lyla, Bu."


"Nenek, aku mohon lepaskan. Aku ingin kembali ke bumi!" berkata lantang.


"Tidak, Cucuku!" ucap Kyi-mi tegas.


"Aku tidak bisa meninggalkan dia sendiri di sana, Nek!"


"Kya-ri, kamu telah melakukan kesalahan karena membuat Lyla dijauhi teman-temannya, sekarang kamu ingin dia celaka karena keegoisanmu!" ucap Kyi-mi.


"Nek, aku janji akan menjaga dirinya!" air mata Kya-ri mulai menetes.


"Tidak, dunia kalian berbeda. Jangan sampai kamu mengulang kesalahan yang sama!" kata Kyi-mi.


"Nek, aku ingin menebus kesalahanku padanya. Dia membutuhkanku sekarang!" pekiknya.


"Bawa dia ke kamar dan kurung, jangan sampai kabur. Perketat penjagaan!" perintah Kyi-mi kepada dua pengawal yang memegang tangan Kya-ri.


"Nek, izinkan aku menjadi manusia!"


Dua orang pengawal terus menggeret paksa tubuh Kya-ri.


"Di mana putraku?" tanya Kyi-Sha yang mendengar suara Kya-ri, dia datang bersama suaminya.


"Dia lagi dikurung di kamar!" Jawab Kyu-na.


"Kenapa mengurungnya? Apa dia melakukan kesalahan?" tanya Kyi-Sha.


Kyi-mi tidak menjawab dan memilih pergi, begitu juga dengan Kyu-na.


"Bu, apa yang terjadi? Kenapa kalian mengurung Kya-ri?" Kyu-ta mendekati ibu sambungnya.


Kyi-mi menghentikan langkahnya, "Karena dia melakukan kesalahan besar!"


"Kesalahan besar apa? Bukankah dia sudah menjalankan hukuman?" tanya Kyu-ta lagi.


"Masalah ini lebih besar," jawab Kyi-mi.


"Tapi, apa masalahnya?" tanyanya lagi.


"Kamu tidak boleh tahu!"


"Bu, aku ayahnya dan ku harus tahu apa yang sebenarnya terjadi pada putraku!" ucap Kyu-ta.


"Kalian harus berjanji tidak akan menyakiti dia yang telah membuat putramu aku hukum!" pinta Kyi-mi.


"Dia?" Kyu-ta mengerutkan keningnya. "Aku tidak mengerti maksud Ibu?" lanjut bertanya.


"Kalian harus berjanji terlebih dahulu!"


"Bu, kenapa kami harus berjanji? Kesalahan fatal apa yang membuat Kya-ri dihukum?" Kyi-Sha mendekati mertuanya.


Kyi-mi menghela nafasnya.


"Katakan, Bu?" mohon Kyu-ta.


"Dia mencintai Lyla, putrinya Kyu-ri!"