Faira'S Love Life

Faira'S Love Life
-48-



Setelah siang kemarin hingga pagi ini Faira masih tak berdaya..Berpikir dengan istirahat dan minum obat keadaannya akan membaik, tapi kenyataannya keadaannya justru semakin memburuk..sejak semalam Faira selalu memuntahkan apapun yang ia makan dan minum..demamnya tak kunjung turun, sakit di perutnya pun tak kunjung membaik karena obat yang ia minum dimuntahkan lagi olehnya..Faira terbaring lemas, ia tak memiliki tenaga lagi hanya untuk sekedar berjalan ke toilet..Karena khawatir melihat kondisi Faira, Tiffany memutuskan membawanya ke rumah sakit..Tiffany yang berada di kamar Faira berteriak memanggil Rey..


"Reyyy..." Panggil Tiffany sedikit berteriak agar terdengar putra sulungnya itu yang berada di samping kamar Faira


Rey yang sudah siap akan pergi, mendengar panggilan ibunya pun akhirnya keluar kamarnya lebih dulu untuk menemui ibunya yang ia dengar suaranya dari kamar Faira..


"Ya Ma..kenapa?" Tanya Rey yang baru masuk kamar Faira


"Rey..siapin mobil! Ayo bawa adek kamu ke rumah sakit..mama khawatir sama kondisinya.." Titah Tiffany pada Rey, Rey yang melihat Faira lemas dan menahan sakit pun ikut khawatir dengan keadaan adik perempuannya itu..


"Yaudaa Rey ambil kunci dulu ma.." jawab Rey dan bergegas kembali ke kamar mengambil kunci mobil


Rey kembali ke kamar Faira "Biar Rey gendong Faira, Ma.." ujar Rey yang kemudian ke atas tempat tidur Faira dan menggendong Faira perlahan..


"Kenapa jadi gini sih dek..harusnya kak Rey langsung bawa kamu ke rumah sakit kemaren.." ucap Rey yang khawatir pada Faira


"Hati-hati Rey.." pinta Tiffany


Sesampainya di depan, Tiffany lebih dulu membuka pintu belakang mobil dan masuk, kemudian Rey memasukkan Faira ke dalam mobil dan di baringkan di sisi Tiffany. Rey pun langsung masuk mobil dan mengemudikan mobilnya menuju rumah sakit.


Carlise International Hospital


Rey langsung mengarahkan mobilnya menuju IGD..Rey keluar dari dalam mobil dan meminta petugas membawa brankar untuk Faira. Setelah petugas tiba Rey di bantu petugas medis membawa Faira keluar dari dalam mobil dan membaringkannya ke brankar..Tiffany pun menyusul keluar dari dalam mobil dan menemani Faira masuk ke dalam IGD, sedangkan Rey kembali ke mobil untuk memarkirkan mobilnya di area parkir. Setelah memarkirkan kendaraannya Rey kembali ke dalam menyusul Tiffany dan Faira.


"Gimana ma? Apa kata dokter?" Tanya Rey yang menghampiri Tiffany


"Masih ditanganin dokter Rey, udah mama jelasin semua keluhan yang Faira alamin dari kemaren..kita tinggal tunggu apa kata dokter.." jawab Tiffany yang masih cemas dengan keadaan putrinya


"Faira pasti baik-baik aja ma..mama tenang yaa.." ucap Rey menenangkan


Ponsel Rey berdering..


📞 Haikal Calling


"Ma..Rey tinggal angkat telpon sebentar yaa.." pamit Rey dan diangguki oleh Tiffany


📞Ya Kal.. ~ Rey


📞Lo dimana? Udah pada kumpul nih! ~ Haikal


📞Sory Kal, gue gak jadi kesana..Gue lagi di rumah sakit..langsung pada main aja..sori sampein ke anak-anak gue gak bisa dateng.. ~ Rey


📞Di rumah sakit? Siapa yang sakit? Lo sakit? ~ Haikal


📞Bukan gue tapi Faira yang sakit..tadi gue udah mo kesana tapi kondisi Faira gak membaik dari kemaren jadi kita bawa ke rumah sakit.. ~Rey


📞Terus gimana kondisinya sekarang? ~ Haikal


📞Belum tau, Faira masih di IGD di tanganin dokter.." ~ Rey


📞Jadi gitu..semoga baik-baik aja deh Faira..yaudaa kalo ada apa-apa atau butuh bantuan kita kabarin aja Rey.. ~ Haikal


📞Oke! Thanks bro..salam buat anak-anak have fun ya! ~ Rey


Panggilan berakhir..


Ya, semula Rey berencana pergi pagi itu untuk berkumpul dengan teman-teman SMA nya, mereka berencana bermain futsal bersama setelah sekian lama mereka tak bertemu karena kesibukan masing-masing. Dan termasuk Al yang juga sudah berada di lapangan futsal bersama teman-teman Rey yang lain.


"Gimana? Udah sampe mana Rey?" Tanya Jimmy pada Haikal yang terlihat sudah mengakhiri panggilannya


"Rey gak jadi kesini, dia tiba-tiba harus ke rumah sakit tadi, bawa Faira sakit katanya..cuma nitip salam sama sori doang karena gak jadi kesini.." jawab Haikal


"Faira sakit? Sakit apaan ampe dibawa ke rumah sakit?" Tanya Jimmy kemudian


Al yang baru datang dari toilet setelah berganti pakaian mendengar nama Faira disebut oleh Jimmy pun mengernyitkan dahinya penasaran..


"Gak tau juga gue..tadi gue tanya Rey dia juga belum tau karena Faira masih di IGD masih ditanganin dokter jadi belum tau keadaannya gimana.." jelas Haikal


"IGD?" Tanya Al tiba-tiba


"Iya IGD, Rey bilang sih gitu tadi karena kondisi Faira gak membaik dari kemaren makanya dia bawa Faira ke rumah sakit tadi.." jawab Haikal sesuai apa yang ia dengar dari Rey


"Yaa kita doain semoga Faira baik-baik aja..kita tunggu kabar dari Rey" ujar Jimmy dan diangguki semua yang ada disana dan mereka pun melanjutkan kegiatan mereka bersiap bermain futsal, sedangkan Al nampak cemas, khawatir, dan bingung.


Di tengah permainan pun Al nampak tidak fokus dan justru merusak permainan. Al pun keluar dari lapangan menuju toilet. Membasuh muka hingga rambutnya..


"Gue cuma mau tau keadaannya..gak lebih.." gumam Al


Ia keluar dari dalam toilet dan kembali ke tempat teman-temannya..mendudukan diri di bangkunya dan meneguk minumannya hingga hampir habis..


"Napa lo? Main lo berantakan banget gak kaya biasanya.." tanya Kamal


Al hanya mengangkat kedua bahunya "Lagi capek aja gue.." jawab Al kemudian


Kamal yang mendengar jawaban Al hanya tersenyum sinis "Kalo khawatir yaa cari taulah..gitu aja repot lo!" Ejek Kamal


"Status lo emang udah bukan pacarnya lagi, tapi status lo masih jadi temen kakaknya kan? Lo tanya lah sama Rey gimana keadaannya sekarang..lo diem juga gak bikin lo tenang kan?!" Ujar Kamal menyarankan


Al tertunduk lesu.."Entahlah.." jawab Al akhirnya,kemudian dia memilih pergi dari sana keluar area futsal menuju taman kecil di halaman area futsal..


"Sumpah..aku kangen bangett sama kamu Ra! Bahkan aku gak tau gimana keadaan kamu sekarang..kamu baik-baik aja kan Ra? Aku bahkan terlalu malu hubungin kamu atas semua yang Irene dan aku lakuin ke kamu Ra..Maaf kalo aku selalu buat kamu terluka.." Batin Al


Carlise International Hospital


Rey dan Tiffany masih setia menunggu, akhirnya dokter keluar menemui Rey dan Tiffany..


"Keluarga pasien Ufaira?" Tanya dokter pada Tiffany dan Rey


"Iya dok, saya ibunya..bagaimana kedaan putri saya?" Tanya Tiffany khawatir


"Keadaan putri ibu saat ini memang lemah dia dehidrasi karena tidak ada cairan dan makanan masuk sejak kemarin..karena tubuhnya menolak segala sesuatu yang masuk menyebabkan tubuh kekurangan cairan dan nutrisi saat ini..untuk penyebabnya kami masih menunggu hasil pemeriksaan darah dan cairan lambung pasien, kemungkinan ada masalah di pencernaannya..jadi sementara ini pasien harus menerima cairan dan nutrisi via infus..pasien harus dirawat dulu sementara di rumah sakit sampai kita dapatkan kepastian hasil pemeriksaannya sehingga kita bisa memutuskan langkah perawatan selanjutnya..setelah ini pasien akan di pindahkan ke ruang rawat inap ya bu.." jelas dokter pada Tiffany


"Tapi sejauh ini tidak ada sesuatu yang membahayakan kan dok?" Tanya Tiffany


"Sejauh ini tanda vital pasien masih stabil bu cukup baik, hanya kondisi tubuh lemah karena dehidrasi saja..sementara ini sudah kami beri obat untuk meringankan sakitnya dan semoga ke depannya hasilnya baik ya bu.." jawab Dokter


"Syukurlah kalo begitu..terimakasih dok.." ujar Tiffany sembari tersenyum dan mengangguk..


"Sama-sama bu..kalo begitu saya permisi..mari bu .." pamit dokter


Setelah menyelesaikan segala pendaftaran administrasi Faira akhirnya di pindahkan ke ruang rawat inap..