
Ufaira Arielle Hutama seorang gadis remaja putri dari seorang pengusaha bernama Bayu Hutama dan Tiffani Zaila Rahma. Faira mempunyai seorang kakak laki-laki yang hanya terpaut usia 1 tahun darinya bernama Reynard Arvito Hutama. Saat ini Faira baru saja duduk di bangku SMA dan kakaknya Rey sudah kelas 2 SMA. Sejak Taman Kanak-kanak hingga SMP mereka selalu satu sekolah sampai saat Faira lulus SMP, dia meminta pada orang tuanya untuk tidak satu sekolah lagi dengan kakaknya Rey karena dia bosan selalu satu sekolah dengan kakaknya. Akhirnya orang tuanya menyetujuinya namun meski berbeda sekolah, jarak sekolah keduanya tetap dekat. Sebenarnya Faira masih keberatan tapi setidaknya dia tidak satu sekolah lagi dengan kakaknya pikirnya, akhirnya dia menyetujui juga sekolah pilihan orang tuanya. Bukan karena mereka tidak akur, mereka kakak adik yang saling menyayangi, dan terbuka satu sama lain, walau terkadang cekcok namun hal yang wajar dalam sebuah hubungan kakak beradik. Faira hanya malas saja karena setiap ia masuk sekolah kakaknya, teman-teman kakaknya selalu memperlakukanya berlebihan, Rey memang memiliki wajah yang cukup tampan berbadan tinggi dan terkenal ramah sehingga namanya cukup dikenal di sekolah. Karena itu Faira sejak pertama sekolah sudah dikenal karena ia adalah seorang adik dari Reynard dan Faira memang diberikan wajah yang juga lumayan cantik walaupun tidak tinggi semampai lebih tepatnya dia memang memilik badan yang mungil sehingga menjadi daya tarik bagi lawan jenis karena terlihat imut. Selain itu Faira sebenarnya tidak terlalu suka dikenal banyak orang namun karena sang kakak dikenal di sekolahnya mau tidak mau ia pun ikut dikenal seantero sekolah. Dia memang anak yang cuek dalam beberapa hal, anak yang simple dan sederhana juga mudah bergaul.
Pagi hari yang cerah dimana hari ini adalah hari pertama Faira masuk sekolah menengah atas..
" Udah siap semua kan perlengkapan orientasi kamu ra ?" Tanya Tiffani Mama Faira
" Udah kok ma, aman! Faira udah cek semua tadi." Jawab Faira
" Yaudah bagus kalo gitu, cepetan dihabisin sarapannya nanti terlambat. Kamu juga Rey cepetan dihabisin sarapannya nanti adek kamu bisa terlambat." Seru Mama Faira
" Ya mah.." Jawab Faira dan Rey bersamaan
" Faira, sekarang kamu sudah SMA harus lebih rajin dan jangan bermalas-malasan. Jaga sikap dan perilaku kamu di sekolah baru, jangan membuat masalah. Dan kamu Rey jangan lupa pesan papa walaupun kalian sekarang beda sekolah tapi kamu tetap harus antar jemput adik kamu, kalau kamu tidak bisa menjemput minta Pak Amin untuk menjemput adik kamu, Paham?" Pinta Bayu Papa Faira dan Rey
" Iya pa, Rey juga paham. Yaudah kakak udah selesai, yuk dek berangkat nanti kamu telat MOS ( Masa Orientasi Siswa ) bisa dihukum. Rey pamit berangkat dulu ya Pa, Ma.." Jawab Rey beranjak berdiri dan berpamitan mencium punggung tangan Papa dan Mamanya
" Iya kak bentar aku abisin susu aku dulu... Faira juga pamit berangkat dulu ya Pa, Ma.." Buru-buru Faira menghabiskan susunya dan beranjak dari kursinya menuju kursi Papa dan Mamany untuk berpamitan
Didepan Rey sudah bersiap dengan motor besarnya menunggu adiknya datang. Buru-buru Faira berlari menghampiri kakaknya mengambil helm yang diberikan Rey padanya lalu berpegangan pada pundak kakaknya menaiki motor besar itu dan melaju keluar gerbang rumahnya. Jarak rumah dan sekolah mereka tidak terlalu jauh 20 menit perjalanan akhirnya mereka tiba di SMA Darma Bangsa, sekolah Faira.
" Makasih kak, Faira pamit ya.." turun dari motor sembari melepas helmnya dan memberikannya pada Rey dan berlalu menuju gerbang sekolahnya
" Iya belajar yang bener, nanti telpon klo udah pulangg.." Teriak Rey pada Faira karena adiknya itu berlalu terburu-buru masuk dan Faira hanya menjawab dengan jarinya menandakan OK.
Rey pun berlanjut melaju ke sekolahnya yang tak jauh dari sekolah Faira hanya selisih beberapa gedung saja karena area itu merupakan area perkantoran, sekolah mulai dari Taman Kanak-kanak hingga SMA , dan perguruan tinggi. Tibalah Rey di SMA Nusa Mandiri tempatnya menuntut ilmu yang sudah setahun ini ia lalui dan kini ia duduk di kelas 2 SMA. Motornya melaju masuk ke gerbang sekolahnya yang menjulang tinggi berlalu menuju parkiran sekolahnya.