F-R-I-E-N-D-S

F-R-I-E-N-D-S
Part 5: Terlambat



"Ya udah yuk berangkat sekarang aja,temenku udah nungguin nih pasti",kata Geri mengajak Fany untuk segera pergi dari sana dan berangkat menuju tempat yang dijanjikannya untuk bertemu dengan Lia.


"Ok",jawab Fany singkat siap berangkat bersama Geri ke tempat yang dimaksudnya.


"Eh,tapi sebelum itu btw namamu siapa? kita tadi kan belum sempat kenalan",tanya Fany mengajak Geri berkenalan sambil tersenyum lagi dan menjulurkan tangan kanannya kepada Geri.


"Oh iya,gue Geri",jawab Geri memperkenalkan dirinya lalu bersalaman dengan Fany.


"Fany",balas Fany ikut memperkenalkan dirinya.


Seusai berkenalan satu sama lain,Geri kemudian naik ke sepedanya diikuti Fany yang duduk di belakangnya dan mereka berdua pun berangkat ke tempat tujuan Geri. Geri mengayuh sepedanya dengan santai sambil terus bercengkrama dengan Fany di sepanjang perjalanan untuk mencairkan suasana dan mengakrabkan dirinya dengan Fany.


Geri dan Fany pun terus berbicara santai,bercanda tawa sepanjang jalan hingga Geri teringat akan suatu hal dan mengecek jam tangannya. Geri baru sadar ternyata sekarang jarum jam sudah menunjukkan pukul 07.30 sehingga ia pun terkejut lalu menghentikan kayuhan sepedanya saat itu juga.


Ternyata,ia sudah terlambat satu setengah jam dari waktu yang dijanjikannya kepada Lia kemarin sehingga ia pun buru-buru mengecek handphonenya untuk melihat apakah ada pesan atau telepon dari Lia tadi.


Namun,di sisi lain Fany yang diboncengnya pun ikut terkejut karena Geri yang tanpa aba-aba langsung menghentikan sepedanya di tengah perjalanan mereka yang nyaman dan santai itu. Sehingga,Fany yang terkejut itu pun langsung menanyakan kepada Geri apa yang menyebabkannya berhenti mendadak di tengah jalan seperti itu.


"Ada apa,Ger? udah sampe ya?",tanya Fany.


"Em... bentar ya,aku kelupaan sesuatu nih",jawab Geri yang panik sehingga tak dapat menjelaskan alasannya berhenti mendadak saat itu sambil terus mengecek handphonenya.


Karena dirinya yang baru kenal dengan Geri dan tidak ingin penasaran tentang urusannya,Fany pun memilih untuk diam saja tanpa bertanya-tanya lagi.


Betapa terkejutnya Geri begitu mengetahui Lia,sahabatnya yang ternyata sudah berkali-kali menelepon dan mengiriminya begitu banyak pesan dari jam enam pagi tadi karena dirinya yang masih sibuk dengan yang terjadi di jalan tadi. Geri pun langsung merasa bersalah karena tidak dapat menepati janjinya dengan sahabatnya itu sehingga ia pun memutuskan untuk menelepon balik dan meminta maaf padanya saat itu juga.


Geri tahu betul bahwa Lia tidak suka orang yang tidak disiplin dan mengingkari janji,sehingga Geri pun khawatir jika Lia sampai marah dan tidak mau bicara bahkan bertemu dengannya lagi dalam jangka waktu yang cukup lama.


Ia sudah pernah mengalami hal yang sama seperti hari ini dan kejadian itu membuatnya benar-benar seperti dalam masalah yang sangat besar karena suatu kelalainnya hari itu. Kejadian tersebut berlangsung belum lama ini atau lebih tepatnya dua minggu yang lalu.


Dua minggu yang lalu...


Geri yang baru saja pulang dari kuliah malamnya di hari sabtu berencana mengajak Lia,sahabatnya untuk pergi menonton film di bioskop langganan mereka. Waktu itu,film yang sudah ditunggu-tunggu oleh mereka berdua dari jauh hari akhirnya tayang secara perdana disana sehingga Geri yang antusias dengan itu pun langsung berniat mengajak Lia untuk menontonnya bersama di bioskop.


Karena saat itu Lia sudah pulang lebih dulu dari kampus dan berada di rumah,Geri pun memilih untuk mengirim pesan padanya dan langsung memberitahunya kabar bahagia ini.


Geri: Lia,nonton yuk


Geri: Film yang waktu itu udah tayang lho


Geri: Nanti kutraktir tiket sama popkornnya deh


Lia: Wah,okok aku siap-siap sekarang ya!


Geri: Sip,aku jemput jam 8 ya!


Lia: Udah nggak sabar deh


Geri: Hahaha,iya nih pasti seru nanti


Mereka berdua kemudian berhenti chattingan dan mulai sibuk mempersiapkan dirinya masing-masing. Lia kemudian meletakkkan handphonenya dan pergi ganti baju dan merias dirinya saat itu juga karena Geri akan menjemputnya tiga puluh menit lagi. Sementara itu,Geri yang baru saja pulang kuliah malam itu memutuskan untuk kembali ke kost-kostannya untuk membersihkan dirinya dan mengganti bajunya yang bermandikan keringat hari itu.


Mereka berdua sangat senang hari itu hingga pada akhirnya kesenangan itu berubah menjadi kekecawaan dan kemarahan bagi Lia karena kelalaian Geri seorang.


Geri pulang ke kostannya dan langsung mengambil handuk untuk membersihkan dirinya saat itu juga sebelum pergi menjemput Lia pergi ke bioskop. Ia sangat lelah dan berkeringat hari itu sehingga sangat menyegarkan baginya mandi malam saat itu.


Entah mengapa,Geri merasa saat itu sangatlah menenangkan baginya hingga suara keran yang deras mengalir yang biasanya memenuhi kamar mandinya itu bisa tidak terdengar olehnya dan hanya menyisakan suara malam yang sunyi senyap nan menenangkan. Sungguh nyaman dan menenangkan rasanya malam itu hingga setelah mandi bukannya ia segar dan bangun kembali tapi malah mengantuk dan kelelahan.


Geri yang malah merasa mengantuk dan kehabisan tenaga itu pun akhirnya memutuskan untuk berbaring sebentar di tempat tidurnya menikmati tenang dan sunyinya malam ini setelah siap dengan pakaiannya yang akan digunakan untuk pergi ke bioskop bersama sahabatnya,Lia nanti. Saat itu,ia masih sempat melihat jam tangannya yang sudah menunjukkan pukul 19.45 dan itu artinya masih ada 15 menit lagi sebelum jam yang dijanjikannya tadi.


Namun,bukannya segera bangkit dan mengambil kunci motornya saat itu Geri malah tetap berbaring di tempat tidurnya karena ia tahu bahwa rumah Lia hanya beberapa ratus meter dari kostannya sehingga ia pun berpikiran jika berangkat hanya beberapa menit sebelum jam delapan pun tidak masalah.


Sayangnya,saat itu tidak berjalan sesuai rencana dan pikirannya karena dirinya yang malah ketiduran di tempat tidurnya. Ia sangat menikmati suasana malam itu yang sunyi dan menenangkan karena dirinya sendiri yang sudah kelelahan mengikuti kegiatan di kampusnya seharian tadi hingga membuatnya ketiduran saking lelahnya.


Sementara itu,Lia yang sudah siap dengan pakaiannya yang menawan pun sudah tidak sabar menunggu Geri yang rencananya akan menjemputnya jam 8 nanti untuk menonton film yang sudah mereka berdua nantikan sejak lama.


Pada akhirnya,jam pun menunjukkan pukul delapan malam dan permasalahan antara mereka pun dimulai.


...----------------...


Sekian dulu part ini,semoga para Friendlies selalu menyukai setiap part cerita dari author ini ya,makasih!😘😘😘


Dan untuk para Friendlies...


Dukung terus novel ini ya!😘


Dengan Like,Comment,Favoritkan,Rate Bintang 5,dan Votenya!❤️🤗


Terimakasih


Salam hangat dari author ❤️❤️❤️