Blind Date With CEO

Blind Date With CEO
Prolog Season 2 - Adam & Vania



Season 2 akan menceritakan tentang kisah Adam dan Vania.


Vania yang dikatakan sudah cukup umur untuk menikah didesak oleh keluarganya untuk segera menikah. Desakan yang terus dilakukan oleh keluarganya membuatnya nekat untuk menemukan jodohnya secepatnya. Selain karena umur, keluarganya mendesaknya karena melihat sahabatnya yaitu Alena telah lebih dahulu menikah sedangkan usia Vania lebih tua dibandingkan dengan Alena. Mereka ingin Vania juga menyusul jejak dari Alena yang sudah menikah bahkan sebentar lagi akan memiliki anak. Vania yang merasa terganggu oleh desakan keluarganya merasa sangat terbebani dengan hal tersebut.


Vania akhirnya mencari jalan keluar dengan menggunakan aplikasi kencan buta di salah satu situs terkenal. Sebelumnya Vania telah melakukan kencan dengan beberapa teman sekantornya namun hal tersebut tidak berjalan dengan mulus sehingga dia memutuskan untuk mencari teman kencan di salah satu situs perjodohan yang cukup terkenal. Dia berusaha keras mencari jodoh yang sesuai dengan kriteria yang sesuai dengan keinginannya.


Impian yang dimiliki oleh Vania adalah dapat menikah dengan pria yang dia cintai dan hidup bersama selamanya hanya dengan satu pria sampai akhir hayatnya. Dia tidak ingin pernikahan yang tidak dilandasi dengan pernikahan, berkaca dengan pengalaman yang dialami oleh kakaknya sendiri yang akhirnya berujung dengan perceraian. Vania ingin janji pernikahan untuk sekali seumur hidup bersama dengan pria yang dia cintai.


Di satu sisi Adam yang merupakan sekretaris Arga seperti terpikat oleh kehadiran Vania karena dia selalu ada di sisi Alena, isteri dari Arga. Dari awal hubungan mereka memang tidak spesial namun Adam tanpa sadar memprioritaskan Vania dengan alasan wanita tersebut adalah sahabat dari isteri bosnya. Entah tanpa sadar Adam selalu memerhatikan tingkah laku dan kehidupan sehari-hari dari Vania. Dia sangat merasa aneh dengan dirinya sendiri yang tidak bisa mengendalikan dirinya bila berada berdekatan dengan Vania, bahkan pria ini kerap kali merasakan hal aneh dan ingin marah bila Vania berdekatan dengan pria lain.


Suatu hari, Adam tidak sengaja melihat Vania hendak dijebak dan diperlakukan dengan tidak baik oleh seseorang yang merupakan teman kencannya. Adam yang tidak tahu bahwa Vania berkencan dengan teman kencan butanya sangat marah, apalagi melihat gadis itu hampir dilecehkan. Saat melihat hal tersebut, Adam sangat marah apa lagi melihat kondisi Vania yang ternyata telah diberikan obat. Adam berusaha menolong Vania namun berujung menghabiskan malam dengan gadis itu. Pria itu merasa bersalah kepada Vania, dengan gentleman ingin bertanggung jawab terhadap Vania. Namun, reaksi gadis tersebut sangatlah berbanding terbalik dengan ekspektasinya. Dia pikir gadis tersebut akan menangis karena kehilangan hal yang sangat berharga namun reaksi tersebut tidak ditampilkan oleh Vania. Vania malah bersikap datar bahkan sedikit arogan. Wanita itu malah mengatakan hal yang sangat mencengangkan.


"Aku ingin kita melupakan kejadian ini dan bersikap seolah-olah tidak ada yang terjadi antara kita," kata Vania dengan wajah yang tegar dan dengan berani menatap Adam yang sudah siap dengan amarah dari wanita di hadapannya.


"Aku akan bertanggung jawab dan kau tidak akan bisa lari dariku. Kau adalah milikku," balas Adam dengan menatap tajam wanita dihadapannya. Dia tidak akan membiarkan wanita itu menanggung sendiri perbuatan yang telah dia lakukan.


Adam yang merupakan seorang yang sangat bertanggung jawab tidak akan membiarkan seorang gadis yang telah dia rusak pergi begitu saja. Dia bukanlah seorang pengecut yang hanya bisa mengecap manisnya madu dan kemudian membuangnya setelah dia nikmati. Bahkan, pria itu dengan tegas mengatakan akan segera menikah dengan Vania saat isteri bosnya yaitu Alena penasaran dan bertanya tentang hubungan keduanya. 


"Sebenarnya apa hubungan kalian?" Alena yang curiga karena kedua orang dihadapannya datang bersama saat acara tujuh bulanan dirinya. Dia tidak menyangka hubungan antara keduanya bisa sangat dekat seperti ini. Alena berharap temannya memang memiliki perasaan cinta kepada Adam karena telah lama Alena melihat Vania belum juga membuka hatinya


"Kami akan segera menikah!" Adam menjawab dengan nada datar pertanyaan dari Alena. Dia memang orang yang tidak pandai berbasa basi. Sebenarnya ada alasan tertentu dia menjadi pribadi yang tertutup. Adam pernah dikecewakan dengan orang yang sangat dicintai. Ditinggalkan begitu saja saat masih sangat mencintai seseorang tentu sangat sakit. Tanpa seuntai kata apa lagi sebuah kenangan seorang wanita yang dia cintai meninggalkannya.


Adam menjanjikan pernikahan yang manis dengan Vania. Di satu sisi, Vania takut berhubungan dengan Adam hanya karena alasan bertanggung jawab atas hubungan yang terjadi dalam semalam. Dengan penuh keyakinan dia menolak Adam yang ingin menikahinya. Lalu, masalah muncul ketika mantan kekasih Adam, Clara tiba-tiba hadir ditengah keduanya. 


Apakah keduanya akan bersatu dalam ikatan pernikahan? Atau justru berpisah karena mantan kekasih Adam yang hadir di tengah keduanya? Ikuti terus kisah Adam dan Vania. 


Blind Date With CEO Season 2!


Update setiap hari. ❤️


🍃🍃🍃


Sambil menunggu update bab selanjutnya. Untuk pecinta horor, Author ada rekomendasi bacaan yang keren banget.


Yuk langsung aja baca karya teman Author yang keren ini.