Baby Love

Baby Love
Bab 5



Vigra berjalan ke mobilnya, untuk mengambil tas milik Nona,dia membutuhkan kartu identitasnya untuk mengurus administrasi. Dia mencari dompet Nona dan menemukan KTPnya.


"oh..jadi namanya Nona Marisca..22th..hmmm..masih muda.." gumamnya.


Selesai mengurus administrasi, dia kembali ke kamar rawat inap. Nona sudah dipindahkan kesana.


Ketika masuk ke kamar itu, Vigra melihat Nona yang terbaring lemah sembari melihat bayinya dan menangis tersedu sedu.


duh..merasa gak enak banget ini,masuk timingnya tidak tepat.


"hmm..mbak..maaf sebelumnya.."


Nona menghentikan tangisnya, lalu mengangkat kepalanya dan tersenyum


" nama saya Vigra..saya mau minta maaf sudah menabrak mbak tadi.."


" ya mas..gpp,makasih sudah membantu proses lahiran saya..maaf sudah merepotkan..nama saya nona"


cukup kenalannya.


"lalu ini saya bisa bantu hubungi kemana mbak? suaminya mana? orang tua?"


Nona kembali menangis.


"duh..mbak..nangisnya di pending dulu gimana? kalo mbak gak cerita saya gak ngerti deh mbak "


sejurus kemudian Nona menceritakan secara singkat kisah hidupnya . Dan reaksi vigra, spechlees. Dia langsung beranjak ke arah box bayi dan mengelus pipi lembut bayi cantik itu. Entah rasanya ada perasaan aneh yang menelusup ke relung hatinya. Perasaan meletup letup tapi bukan letupan air mendidih di atas kompor. Entah apa itu, semua perhatian rasanya sudah tersedot ke arah bayi itu.Baru beberapa jam ketemu rasanya dia sudah merasa sayang sekali dengan bayik itu.


"oh iya mbak..ini tas nya,siapa tahu mau menghubungi siapa gitu.."


" ah ya makasih mas..kalo bisa panggil saya Nona saja.." ucapnya seraya tersenyum.


"ah ya..nona..baiklah.."


**


Tak lama Ibu panti datang setelah Nona meneleponnya, dia datang dengan muka panik dan masuk kamar dengan tergesa gesa, lalu memeluk Nona sambil menangis tersedu-sedu


" maaf ibu..semua sudah terjadi..untung ada mas Vigra bu..yang tadi nolongin aku.." jelasnya


" ah iya..terima kasih nak...km sudah menolongnya..dia itu..hiks..hiks.." ucapnya sambil memegang tangan Vigra dan ibu panti mewek lagi


" udah bu..jangan nangis terus..ibu gak pengen liat cucu ibu?" Nona mengingatkan


" ah iya...mana cucu ibu...ohhh cantiikknyaaa kamu naakk... " dan mewek lagi.


Vigra mengelus dada. Ya Tuhan..mimpi apa aku semalam, kejadian hari ini benar benar membuat dia spechlees. Bertemu orang-orang baru yang langsung mengubah perasaannya secepat kilat. Meski dia sendiri belum paham dengan pasti perasaan apa itu.


Ketika sedang memikirkan perasaannya,tiba-tiba dia menepuk jidatnya !!


Mama!!! matiihh akuu..ini sudah lebih dari 20 menit!!


Vigra langsung berpamitan dan berjanji besok akan datang lagi, dia langsung berlari keluar ruangan menuju parkiran , memutar kemudi dengan lincah keluar dari parkiran dan langsung tancap gas pulang kerumah, mengantarkan nyawa, siap lahir batin untuk kena omelan dari sang mama. Sambil memikirkan alasan apa yang akan dia ucapkan ke sang mama


*maaf ma,aku abis nemenin orang lairan


atau


maaf ma,aku abis nolongin orang kerumah sakit


atau


maaf ma,aku tadi kebelet boker jadi brenti dulu


atau


maaf ma aku tadi tiba tiba lupa cara nyetir,jadi kursus dulu*


halah..makin kesini alasannya makin gak jelas.


Ah udahlah..nanti biar ngomel dulu baru dijelasin. begitulah keputusannya.


mari kita doakan.