Baby Love

Baby Love
Bab 47 : masih cemburu



Akhir minggu kemarin, keluarga kecil Lusanka sudah menghabiskan waktu bersama. Ternyata jalan-jalan dengan membawa ketiga anak tanpa baby sitter tak cukup merepotkan. Pasalnya, Rakai dan Nayanika lebih banyak tidur daripada terbangun. Dan meskipun Frenzy masih berusia 4 tahun namun dia cukup memahami posisinya sebagai seorang kakak. Dirinya pun tak rewel di sepanjang waktu merrka bepergian.


Hanya ada sedikit drama ketika mereka sedang asyik menyantap makan siangnya di food court mall tersebut. Setelah rasa sebal karena cemburu dengan para gadis itu menghilang, Nona pun menyantap makan siangnya dengan sangat lahap. Emosi membuatnya merasakan rasa lapar yang lebih daripada biasanya.


Vigra yang duduk disampingnya sembari menyuapi Frenzy pun tersenyum geli melihat gaya makan sang istri yang wow.


" kamu laper apa ngamuk sih? pelan-pelan dong makannya..." ucapnya sembari membersihkan sisa makanan yang menempel di dagu sang istri.


Tengah asyik menikmati makannya,tiba-tiba terdengar suara Rakai terbangun dan menangis. Dengan sigap Vigra berdiri dari kursinya dan menghampiri sang bayi.


" haloo ganteng...kenapa? haus ya? " ucapnya sembari mengangkat tubuh gempal sang bayi. Vigra tampak piawai menggendong sang anak karena memang dirumah dirinya selalu membantu sang istri dalam mengurusi mereka. Meskipun dia memiliki dua baby sitter.


" mau nen kayaknya ini.." lanjutnya ketika Rakai sudah dalam gendongannya namun masih saja menangis.


" mbotolnyas hada di kantongan toler.." ucap Nona dengan mulut penuh makanan sembari menunjuk botol ASI sang anak.


Dengan sigap Vigra mengamb botol dan memberikannya kepada Rakai. Seketika tangisnya pun reda, bayi tersebut asyik mengenyot botol berisi ASI sang mama yang telah di peras.


Vigra menganyun-ayunkan tubuh gempal rakai agar sang anak kembali tertidur. Dia berjalan pelan menjauhi meja tempat mereka makan.


Ternyata keriwehan pasangan muda ini dengan ketiga anaknya cukup mengambil alih perhatian para pengunjung. Terutama para gadis, entah gadis entah ibu-ibu semua terpesona dengan kesigapan Vigra dalam mengurusi sang anak.


Memang ya, lelaki akan meningkat kegantengannya ketika dia sedang menggendong seorang bayi dengan penuh kasih sayang.


Tiba-tiba segerombol gadis yang tengah berjalan, berhenti di depan Vigra dan menyapa


" ihhh..gemaaasshh bangeet sih dedeknya kaakk..." ucap salah seorang gadis yang diperkirakan berusia sekitar 20an sembari menowel pipi gembul Rakai.


Vigra yang tengah fokus dengan rakai pin mendongakkan wajahnya dan tersenyum simpul.


" keponakannya ya kak?" tanya gadis yang lain


" iya nih,keponakannya pasti..masa semuda ini udah jadi papa.." timpal gadis lainnya


" enggak, ini anak saya..." jawab Vigra dengan sedikit canggung. Sudah lama rasanya dirinya tidak dikerubuti banyak gadis seperti ini, membuatnya cukup grogi.


" waahh...papa keren dong.."


" iyaaa..gemeesshh banget dedeknya,jadi pengen peluk papanya deehh..." goda gadis berambut pendek dengan tampang sok imut.


Vigra hanya meringis canggung, dia merasakan hawa panas dari arah tubuhnya, ketika dia menoleh benar saja, sang istri sedang menatapnya tajam. Sejurus kemudian terdengar tangis Nayanika.


Kesempatan Vigra untuk keluar dari kerumunan dan berjalan menghampiri sang anak.


" duh..dedek bangun juga...Rakai udah merem lagi nih, aku taruh ya.." ucap Vigra kepada Nona namun sang istri tak merespon.


Namun ketika Rakai diletakkan di stroller, dirinya kembali menangis. Tepat ketika kedua bayi itu menangis, Frenzy merengek krpada sang mama


" mama..enzy mau pipis..pipis.." ucapnya sembari menjejakkan kaki di atas lantai menahan pipis. Nona pun berdiri dari tempat duduknya dan mengajak Frenzy ke toilet, sebelum pergi dia berkata kepada sang suami


" tuh..minta bantuan mbak-mbaknya ya g gemes sama kamu tuh.."


Vigra hanya menepuk jidatnya. Tapi dia tak ambil pusing dengan kecemburuan sang istri yang datang tiba-tiba dan tak segera pergi.


Dengan sigap di ambilnya satu botol lain dan dia masukkan ke arah mulut Nayanika. Seketika bayi tersebut diam.


Pose Vigra yang duduk sembari memangku rakai yang sedang nyusu di botol, sembari tangan kanannya memegang botol yang lain yang sedang di minum Nayanika di atas stroller cukup menyita perhatian.


Gerombolan gadis itu datang menghampiri dia kembali


" waahh..anaknya kembar kak?"


Vigra mengangguk dengan jengah namun tetap berusaha ramah. Duh..ini kenapa kesini semua sih, bisa terjadi perang dunia ketiga ini.


Begitulah cerita Quality time keluarga kecil mereka kemarin, dan sampai hari ini Nona masih bersikap jutek kepadanya. Padahal Vigra tidak merasa melakukan kesalahan apapun.


Pun ketika malam ini dia telah pulang dari kantor, dia mendapati sang istri masih berwajah masam, duduk di atas ranjang besar mereka. Ia pun menghampiri dan duduk disebelah istrinya


" masih..nih liat nih..!! " ucapnya sembari melemparkan ponsel ke arah sang suami.


" handphonenya kenapa?" tanya Vigra ta mengerti, namun langsung membuka ponsel milik sang istri karena istrinya hanya cemberut sambil mengaitkan kedua tangan d depan dadanya.


Vigra melihat sederet foto yang telah di capture dari media sosial milik Nona. Sejurus kemudian dia tertawa terbahak-bahak.


Kan..kan..istri sebal kenapa dia malah ngakak. Memang vigra gak ada ahlak ini mah


Bagaimana tidak tertawa jika dirinya melihat fotonya sendiri tengah duduk di food court sembari memegang ponsel, foto selanjutnya ketika dirinya memangku Frenzy, lalu foto selanjutnya ketika dia menggendong rakai dan yang terakhir fotonya ketika tengah sibuk memberi susu untuk Rakai dan Nayanika. Dan dari sekian banyaknya foto-foto tersebut, sama sekali tidak ada foto Nona. Dan yang lebih membuatnya tertawa geli karena caption di foto-foto yang sudah di unggah di salah satu akun gosip, lambe kurah.


* duh..ganteng sekali suami orang..jiwa pelakorku meronta-ronta pengen bangkit nih..*


Begitulah caption yang tertulis, belum lagi komentar-komentar netizen


* aaahhh..ganteng bangeett siihh...*


* aku kemarin juga ketemu,emang beneran ganteng deh papa muda ini...*


*kok gak ada foto istrinya?kemana dia?*


*jangan-jangan duda, duh mau dong jadi ibu dari anak anakmu mas*


* mas..kalo duda info dong,aku ingin memaksakan diri*


Dan masih banyak lagi komentar-komentar bernada memuja dalam akun tersebut.


Menyadari sang istri tak hanya marah, tetapi juga meneteskan air mata, Vigra menghentikan tawanya. Diraihnya sang istri kedalam pelukannya


" udahlah..orang jaman sekarang kan emang begini..dikit-dikit foto,upload ke medsos, dikomentarin...gak usah dipikiran lah.."


" gimana gak mikirin coba mas..nanti kalo kamu kecantol salah satu cewek itu gimana..? mereka cantik seksi,aku? gendut..dekil lagi..cuman dirumah ngurus anak, gak keren sama sekali.."


" ishhh..kok ngomongnya gitu, mau mereka cakep biarin aja lah, dimataku cuman kamu yang cakep, mau pake daster,mau pake baju keren,lebih cakep lagi kalo gak pake baju..." ucapnya sembari mencium kening sang istri kemudian mengusap air mata yang menetes.


" segitunya ya cinta sama aku? cemburunya sampe mewek gitu.." godanya


" ya iyalah mas..aku takut kamu bosen sama aku..kepincut smaa cewek cantik diluaran sana..aku kan...aku.."


Belum selesai Nona mengucapkan kalimatnya, bibirnya sudah di bungkam oleh bibir Vigra. ******* dan menyesapnya sampai sang istri kehabisan nafas.


" kalo cemburu lagi,aku cium kayak gini lagi..mau?"


" mau..enak.." jawabnya polos membuat sang suami gemas


" duh..masa iya gemesin kayak gini aku bosen,enggak lah...udah,trust me..suami kamu bukan tipe genit..kamu tau sendiri dari dulu aku ga minat sama cewek cewek seksi, dari sekian banyak cewek seksi diluar sana, aku memilih janda anak satu, jadi kenapa sekarang aku harus tergoda sama mereka?"


Penjelasan sang suami membuat sesak di dadanya menghilang. Dia pun tersenyum manis sembari memeluk tubuh kekar sang suami.


" makasih ya mas gra..."


" buat? "


" buat cintanya..."


" bales dong.."


" bales? pake apa? "


" pake tubuh kamu laahh.."


jawabnya sembari mendorong tubuh mungil sang istri dan menindihnya.


Maka malam itu kecemburuan yang membakar dapat dipadamkan dengan kobaran hasrat yang membara di antara keduanya.


I love u papa vigra...