Baby Love

Baby Love
Bab 49 : Bosen..bosen..bosen



Waktu berjalan begitu cepat, tak terasa Frenzy sudah mulai bersekolah. Sehingga waktunya dirumah tak sebanyak seperti ketika dia belum sekolah. Sedangkan si kembar sudah melewati ulang tahun pertama mereka. Dan tepat dua tahun ini, Nona vakum dari kegiatannya diluar rumah.


Meski dibantu dengan dua baby sitter, namun Nona memang menginginkan mengurus buah hatinya sebanyak yang ia mau. Sang suami pun tidak pernah memberikan larangan untuknya pergi keluar rumah, namun memang dirinya yang enggan.


Nona bakery miliknya sudah sepenuhnya di kelola oleh orang kepercayaannya. Dan dia hanya memantau tanpa terjun langsung mengurusinya seperti dulu.


Dan kini, Nona benar-benar merasa bosan dengan kegiatannya sehari-hari. Tak ayal,setiap Vigra pulang dari kantor, selalu disambut dengan wajah masam dan murung .


Namun setiap ditanya kenapa, selalu memberikan jawaban ampuh ala wanita


" aku gak papa.."


Tetapi pada kenyataannya, pandangan mata sang suami menangkap, istrinya sedang tidak baik-baik saja.


Seperti sore ini,ketika Vigra pulang kantor, Nona menyambutnya dengan wajah masam. Melihat istrinya merajuk, dengan sabar Vigra memeluk dan menciumnya


" hari ini ngapain? " vigra mencoba menghindari pertanyaan 'kamu kenapa?' agar tidak mendapat jawaban 'aku gak apa-apa'


Dengan wajah ditekuk dan mulut mengerucut akhirnya istri kecilnya menjawab


" biasa lah..bangun,makan,ngurusi si kembar, ngurusin si frenzy, rebahan,nonton drakor,maen sama si kembar,nungguin frenzy pulang sekolah..gituuu aja terus dari pagi sampe pagi.." cerocos Nona dalam satu tarikan nafas.


" oalaahhh..istri cantik ku ini lagi boring rupanya...iya?? ulu..uluu..pantesan dari kemaren ngambek mulu.." godanya sembari mendaratkan ciumannya di pipi mulus dang istri.


" ihhh...mas graa mah enak..tiap hari keluar..liat luar..liat banyak orang..ketemu banyak oraangg..."


" lhoo..kamu kalo mau keluar,ya keluar aja sayang...aku kan ga pernah larang.."


" tapi aku kan gak punya temen mas..." jawabnya lirih.


Vigra diam sejenak. Berbeda dengan dirinya yang memiliki banyak teman, Nona memang nyaris tidak punya teman. Mengingat masa mudanya dihabiskan untuk bekerja dan mengurus frenzy.


Diraihnya tubuh mungil sang istri dalam pelukannya.


" dimana? ".


" si frenzy kan uda sekolah..kamu ikutin aaja kegiatan di sekolah frenzy, jangan mama mulu...nanti pasti kamu dapet temen...gimana?"


Nona berfikir sejenak, memang selama ini Mama mertua yang selalu mengurus dan menemani frenzy sekolah,mengingat dia harus mengurusi si kembar.


" iya juga ya...trus? si kembar? "


" ya kan ada mba juju sama mb jiji...lagian mereka uda ga ***** kan..lebih bebas buat ditinggal bentar ya kan..."


" gapapa nih? mas gra ga keberata"


" engga dong..apa saja yang bisa bikin istriku bahagia, aku ijinin..daripada tiap hari cemberut terus.."


" serius nih mas??" senyum lebar mengembang di wajah cantik Nona


" tapi nanti aku minta ***** dulu ya..."


Nona melotot sembari mencubit perut Vigra


" kan uda lamaaaa libuurr..."


" ya salah sendiri banyak lembur di kantor.."


" ya kan kerja sayang..sekarang lemburnya pindah sini dong..."


" gak bisa,aku lagi PMS..mulai hari ini, jadi jatahnya mas gra minggu depan.."


Ucapnya sembari menjulurkan lidah dan berlari keluar kamar dan tertawa terbahak-bahak meninggalkan Vigra yang sedang menepuk jidat dengan wajah kecewa.


" hadehh..siap-siap pusiiinggg inii.."