Baby Love

Baby Love
Bab 32 : Fighting!!



Malam hari, di kediaman keluarga Lusaka.


" Nona sayang..gimana perkembangannya?" tanya sang mama mertua terhadap menantu semata wayangnya. Sang menantu yang sedang konsentrasi melahap hidangan makan malam di depannya sedikit menghentikan aktifitasnya. Sejurus kemudian dia memahami arah percakapan dari sang mama mertua. Kemudian dia tersenyum kemudian menjawab


" masih belum ma.."


" udah pernah periksa?"


Nona menggeleng kemudian menatap sang suami yang masih dengan cueknya melahap makan malamnya. Sang mama pun menatap anak semata wayangnya dengan tatapan tajam. Merasa dipandangi, Vigra pun mengangkat wajahnya kemudian tersenyum tengil. Diraihnya gelas berisi air putih kemudian diteguk sampai setengahnya lalu dia letakkan kembali ketempat semula.


" kenapa ma? mama juga ngebet pengen punya adek bayi lagi kayak si frenzy?"


" lhoo..ya jelas dong..gak usah ditanya kalo itu...kalian udah hampir dua tahun nikah lho..ya kan pa? papa mau juga kan?"


" papa juga mau lah..cuman kan udah ada frenzy..gak usah terlalu ngebet lah.." jawab sang papa santai.


Merasa jawaban sang suami tak terlalu membantu, sang mama pun mengalihkan pandangannya kembali ke arah Vigra.


" kalian periksa aja dulu..gimana? mama ada temen dokter kandungan..nanti mama bilangin, kalian periksa..ya..ya..ya? mau ya?" ucap mama semangat


" gak usah periksalah ma..orang Nona juga udah terbukti udah punya frenzy kan.."


" iyaa.. bener..nona udah kebukti! tapi kamu kan belom!! lagian ya, proses kehamilan itu kan kamu sama nona jadi ya yang periksa dua dua nya dong!! sapa tau cebong kamu letoy, suruh jalan malah kebanyanyakan nongkrong!!" ucap sang mama dengan satu tarikan nafas.


" hahaha..astagaa mamaa!! bahasanya..untung frenzy udah tidur.." Vigra tertawa di ikuti sang istri dan juga papa Erwin.


"iya...iya..oke..oke..besok vigra sama nona periksa deh mama sayang...okee.."


Setelah mendengarkan perkataan sang anak, mama pun tersenyum lega.


***


Kini sepasang suami istri muda ini sedang duduk di sebuah ruang tunggu sebuah rumah sakit. Demi menuruti keinginan sang mama,mereka berdua pun mendatangi dokter kandungan rekomendasi sang mama.


" mas gra..." panggil Nona lembut sembari memegang tangan kiri sang suami,sementara tangan kanannya sibuk memegang hp yang sedari tadi tak berhenti berdering.


" hmm..." jawabnya tanpa mengalihkan pandangan dari layar hp nya. Nona pun merajuk,merasa tak diperhatikan. Dia menarik tangannya kemudian menyilangkan kedua tangan di dadanya. Merasa genggaman tangannya lepas, Vigra pun mematikan hp nya kemudian memasukkannya kedalam saku, kemudian memandangi wajah cantik sang istri.


" kenapa sayang? whats wrong with you?"


" hape mulu daritadi.."


" dari kantor sayang...tapi udah aku matiin kok..gimana? kenapa?"


Nona tampak terdiam, ragu untuk mengeluarkan sepatah kalimat. Namun ketika Vigra mengelus pucuk rambutnya dengan lembut, dia pun memberanikan diri untuk bertanya


" mas gra..sebenernya pengen punya anak gak sih?"


Akhirnya keluar juga pertanyaan yang sudah lama bersarang di pikirannya


" kenapa emang?"


" gak papa sih..cuman kayaknya mas gra santai banget..aku belum hamil kok biasa aja..kayaknya gak begitu minat gitu punya anak dari aku.."


Vigra pun terkekeh geli mendengar penuturan sang istri, diraihnya tangan sang istri kemudian berkata


" dari dulu aku kan orangnya begini..santai..kalo ditanya pengen,pasti pengen lah..dulu nemenin kamu lairan frenzy aja rasanya masih belum bisa aku lupain sampe sekarang..kan pastinya aku juga pengen ngerasain rasa itu lagi..dan kali ini, aku nemeninnya bisa sambil pegang tangan kamu..."


Nona pun tersenyum lega kemudian berkata


" dulu kan kamu juga pegang tanganku mas.."


" masa? " keningnya berkerut menandakan dia sedang mencari cari memori ketika Frenzy dilahirkan.


" tapi kan gak bisa sambil nyium nyium.." jawabnya asal membuat Nona tertawa geli.


" selamat siang..silakan duduk..."


" siang dok..."


" ini vigra anaknya ibu Neni kan?"


" ah..iya dok.."


" wah..kamu udah gede sekarang ya..dulu masih kecil, sekarang mau periksa biar bisa punya anak kecil ya.."


ucap dokter Amanda membuat Vigra tersenyum malu. Sementara Nona tersipu malu.


" mama udah cerita banyak, jadi ini nanti kalian tinggal periksa..minggu depan balik kesini lagi, nanti saya bacakan hasilnya "


" oh gitu ya..lumayan lah dok..saya gak perlu jelasin panjang lebar kalo mama udah jelasin.."


" oke..oh ya..kalian berhubungan seminggu berapa kali?"


" duh..gak ngitung lah dok..pokoknya tinggal gasskeun lah..'"


jawaban Vigra mendapat cubitan dari Nona di perutnya.


" aww....apasih yank? kan dokter amanda nanya, aku jawab.."


Dokter Amanda hanya terkekeh melihat tingkah polah pasangan muda di depannya.


" udah..gak usah malu..santai saja.."


" ah..iya dok.." jawab Nona lirih sembari meringis menahan malu.


" oke jadi gini..jangan terlalu sering berhubungan ya..."


" what??" pekik Vigra


" hahaha..bentar..saya belom selesai ngomong..."


" oh..." ucap vigra sembari mengelus dadanya,lega.


" jangan terlalu sering berhubungan karena nanti ****** yang keluar belum mateng..kan percumah..naah..jangan juga terlalu jarang, karena kalo terlalu lama, spermanya sudah keburu mati.."


" oh..spermanya rewelan ya dok.."


Nona memelototi sang suami, agar diam dan tidak mengganggu dokter amanda dalam menjelaskan.


" Lalu gaya ketika berhubungan pun berpengaruh...jadi kalian harus memakai gaya yang mampu mendorong pembuahan lebih cepat dan efektif.."


" gaya apa aja dok?" kali ini Nona bertanya dengan wajah serius


" posisi missionary, lalu missionaris dengan kaki di angkat satu lalu yang terakhir doggy style.."


" naahh..yang terakhir itu favorit banget dok " teriak Vigra dengan semangat membuat dokter Amanda terkekeh


"Nah..bisa dipraktekin nanti ya..tapi jangan lupa..selesai berhubungan jangan langsung beraktifitas dulu..akan lebih baik jika istri berbaring dulu untuk beberapa saat.."


" biar apa dok?"


" biar gak capek..apalagi kalo suaminya gak minta brenti brenti kan bisa remuk tuh badan.." jawab dokter Amanda dengan senyum mengejek membuat Vigra tersipu malu, sedikit saja.


" lakukan juga ketika masa subur..jangan lupa makanan bergizi, olahraga cukup, dan rileks..minggu depan kesini lagi ya, kita lihat hasil pemeriksaan tadi.."


Ucap dokter Amanda mengakhiri konsultasi mereka siang itu. Sebelum berkonsultasi tadi, mereka berdua sudah menjalani berbagai tes untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka berdua dan hasilnya baru akan keluar minggu depan.


Mari kita doakan smoga mereka berhasil ya ❤️