Baby Love

Baby Love
Bab 27



Hari ini, pernikahan Vigra dan Nona dilangsungkan. Semua teman-teman kuliah vigra hadir di pesta yang di adakan di ballroom hotel bintang 5 tersebut. Relasi bisnis papa erwin dan teman-teman sosialita mama neni juga turut hadir di acara sakral tersebut. Dari pihak Nona, nyonya diana dan seluruh karyawan tokonya datang, begitu juga dengan seluruh penghuni panti.


Nona terlihat sangat cantik hari ini. Memakai baju pengantin berwarna putih,berlengan sabrina,menunjukkan leher jenjangnya,bagian punggung pun terlihat,menampilkan punggung putih nan mulus miliknya.Rambutnya disanggul dan diberi mahkota bunga,sedangkan tangannya memegang buket bunga. Simpel namun cantik.


Tak lupa, frenzy pun memakai dress berwarna putih,rambut ikalnya di biarkan tergerai,hanya di hias mahkota bunga seperti sang mama. Benar-benar menggemaskan.


Sementara vigra mengenakan tuxedo hitam, dia tampak gagah dan juga menawan.


Nona berjalan ke pelaminan ditemani frenzy, sementara vigra sudah berada di atas pelaminan. Sebagian tamu yang belum mengetahui status Nona,memandang heran. Kenapa ada anak kecil berjalan bersama pengantin wanita. Jika memang pendamping,kenapa hanya satu,bukan sepasang.


Sambutan Mc acara memeriahkan pesta tersebut, ketika Nona dan frenzy sudah berada di atas pelaminan, sang MC memberikan mic kepada Vigra dan juga kepada frenzy. Gadis kecil itu sama sekali tidak merasa takut berada di atas panggung dan disaksikan banyak mata.


Tiba-tiba Vigra berdiri di hadapan frenzy dan menekuk lututnya, sambil berkata


" frenzy sayang..."


" iya papa.."


Langsung terdengar suara-suara para tamu, seperti dengungan lebah ketika mendengar frenzy memanggil papa kepada pengantin laki-lakinya.


" mau kah kamu, menjadi anakku?"


" kan..udah kan pa..." gadis kecil itu menjawab lucu dan para tamu langsung tertawa mendengar jawabannya. Vigra hanya menahan tawa sambil menunduk sebelum meneruskan kalimatnya


" mau kah kamu tumbuh bersama papa mulai hari ini, sampai kelak kamu dewasa?"


" mau pa..mau.." dia tak paham maksud pertanyaannya tapi tetap menjawab mau.


" Mulai hari ini, Papa resmi menjadi suami mama kamu dan menjadi papa kamu, maukah kamu menyayangi papa selama-lamanya?"


Pertanyaan Vigra terlalu panjang, gadis kecil berusia belum genap 3 tahun itu pun bingung kemudian menjawab


" sekalang udah boleh bobok beltiga sama papa sama mama?" pertanyaan polos frenzy mengundang gelak tawa para tamu.


Vigra berdiri lalu meraih tangan Nona yang sedari tadi berdiri di belakang frenzy, terlihat Nona menahan air matanya agar tidak tumpah. Di ciumnya tangan nona kemudian mereka berpelukan disambut riuhnya tepuk tangan para tamu undangan yang merasa ikut berbahagia dengan kebahagian mereka bertiga. Frenzy yang berada ditengah tengah mereka berdua,meloncat loncat minta di gendong. Tingkah polahnya sungguh mengundang gelak tawa semua orang yang melihatnya.


****


Setelah acara resepsi usai, mereka kembali ke kediaman Lusanka. Tadinya mamanya meminta mereka berdua untuk menginap di hotel tempat resepsi mereka, namun Vigra menolak. Dia merasa tidak tega jika langsung meninggalkan Frenzy seorang diri.


Jadi, di sinilah mereka kini. Nona sudah selesai membersihkan dirinya, kini dia sudah memakai baju rumahan berupa dres tanpa lengan dengan panjang selutut, rambutnya sehabis keramas masih tampak basah.


"udah selesai mandi?" vigra bertanya


"udah,mas gra udah mandi?"


"udah tadi dikamar mandi luar..nunggu kamu lama.."


" ah ya..aku keramas sih mas..gerah banget..capeeekk.."


Padahal sebenarnya dia di dalam kamar mandi lama karena memang menahan rasa grogi. Cepat atau lambat malam pertama mereka akan terjadi. Ini bukan kali pertama baginya, tapi justru itu. Dia merasa lebih grogi karena takut mengecewakan sang suami . Vigra mendekati Nona yang duduk dipinggir ranjang sambil mengeringkan rambut dengan handuknya.


" sini aku bantu keringin..." ucapnya seraya mengambil handuk dari tangan Nona. Nona pun membalikkan badan ,memudahkan vigra untuk mengeringkan rambutnya. Vigra mengangkat rambut Nona,hingga terlihat leher mulus sang istri dari belakang. Dorongan nalurinya,membuat dia mendekat dan mencium leher putih itu. Nona berjengit kaget, menggigit bibirnya.


" ahh..sori..refleks...rasanya jadi pengen nyium ..kamu gak mau?"


" ya mau mas..aku cuman kaget.." ucap Nona sambil tersenyum, tak mau mengecewakan sang suami, Nona pun memajukan tubuhnya dan mencium bibir Vigra untuk pertama kali. Vigra pun tak menyia-nyiakan itu,dia membalas ciuman Nona dengan ciuman panas,hingga nona tidak bisa menahan tubuhnya ,hingga ia ambruk di atas kasur empuk itu. Vigra langsung mengunci tubuh istrinya, dengan masih menciumi bibir ranum milik Nona dengan penuh gairah.Merasa kehabisan oksigen, nona melepaskan ciuman dengan paksa


" mas..pelan mas..nafsu banget sihhh.."


Vigra tersenyum miring sambil berkata


"aku udah nahan lama kali non...nunggu halal baru bisa ngelakuin ini..."


Mereka berdua tersenyum dan ketika akan memulai ciuman panas selanjutnya,tiba-tiba


tok..tok..tok..


" papaaa....papaaa..enzy mau bobok beltigaaa...papaaa " teriak frenzy diluar pintu kamar.


arghhh...si mama!! jagain bocah aja gak bisa ih..gerutu vigra


" ups..maaf mas gra..kita melupakan frenzy" ucap Nona lirih sembari tersenyum tidak enak.


Vigra beranjak dari ranjang dan membuka pintu, tersenyum lebar sambil membuka tangan lebar-lebar agar frenzy berlari kepelukannya. Wajah gadis kecil yang hampir menangis itu tiba-tiba tersenyum lebar melihat sambutan sang papa.


" sori gra...kalian belum mulai kan? ini hari pertama sih,jadi frenzy masih belum mau tidur sama mama..kamu pending dulu ya? tahan dulu gpp kan?" goda mamanya sembari tertawa meninggalkan kamar vigra.


Vigra hanya menggelengkan kepala lalu membawa masuk frenzy.


" enzy boleh bobok sama papa mama malam ini?" tanyanya lucu


" boleh sayang.."


" enzy bobok ditengah ya.." pintanya


Malam pertama mereka dihabiskan dengan membacakan dongeng untuk frenzy,hingga balita itu tidur terlelap ditengah vigra dan nona.


" maaf ya mas.."


" gak masalah..aku masih bisa menahannya kok..yang penting frenzy bahagia, ini yang dia inginkan dari dulu..tidur bertiga sama mama papa nya.., aku nidurin mama frenzy bisa kapan aja,aku siap nunggu sampai situasi memungkinkan " kelakarnya.


Nona hanya tertawa,dan mengangkat tubuhnya,bermaksud ingin mencium vigra


"eits...jangan mulai ya..jangan membangunkan yang sudah tidur, malam ini kita nikmati malam pertama keluarga bahagia dulu, malam pertama erotisnya besok aja.."


ucapannya membuat Nona tertawa terbahak-bahak.


" baiklah..aku cuman mau memberikan ciuman terima kasih kok mas..bukan ciuman erotis."


" apapun itu..nanti ujungnya tetep erotis,jadi amannya gak usah "


" yaudah, pegangan tangan aja ya mas...makasih buat pengertiannya..i love u more..." ucap nona dan di balas


" i love u baby..."