AynaRayan

AynaRayan
Almamater?



"Darimana kalian?".tanya Zheesan di ambang pintu


"Dari asrama bang".sahut Kiran


"Asrama mana?".tanya Zheesan lagi


"Yaa asrama putri lah bang,masa asrama putra".sahut Kiran ngegas


"Yeee santai dong,gak usah ngegas".ucap Zheesan."abang mau ke asrama putra dulu.Kalian mau ikut?gak usah deh ya.Assalamualaikum".lanjutnya pergi


"Abang kamu kenapa sih?".tanya Kayana


"Enggak tau,kesambet kali".sahut Kiran asal


"Mau nyamperin mama sama ayah nih,kalian mau ikut gak?".ucap Ayna


"Kuy lah".seru Sila diangguki yang lainnya


Mereka pun pergi ke tempat kedua orang tua Ayna dan Azzam.Setelah sampai,Zenara memisahkan diri dari mereka.Karena,tiba-tiba saja dirinya di panggil oleh kedua orangtuanya.


"Assalamualaikum".ucap Ayna masuk


"Waalaikumussalam".sahut mereka dari dalam


Ternyata,bukan hanya kedua orang tuanya.Disana juga ada sang abang dan juga Rayan.Iya Rayan : ).


"Tumben kesini bang?".tanya Ayna duduk di samping Azzam


Begitu pun dengan Kiran,Sila dan Kayana.Mereka duduk berjejer di samping Ayna.


"Emangnya gak boleh?".sahut Azzam


"Yaa boleh,tapi tumben aja gitu".ucap Ayna."kenapa ada ustadz Rayan juga?".bisiknya


"Kan Rayan temennya abang,wajar dong kalo dia juga ada disini".sahut Azzam


"Terus,yang dua lagi,mana?".tanya Ayna


"Yang sopan nyebutnya,yang bener".ucap Azzam


"Iya iya.Itu,ustadz Rasyid sama ustadz Husein mana?".ucap Ayna


"Mereka berdua lagi di asrama putra".sahut Azzam


"Ohhh jadi,bang Zheesan tadi nyamperin mereka dong?".ucap Kiran


"Bisa jadi".sahut Sila


"Emangnya Zheesan kemana?".tanya Azzam


"Ke asrama putra,ustadz".sahut Kiran


"Kalo gitu,abang mau nyusul Zheesan dulu ya".ucap Azzam pada Ayna


"Iya bang".sahut Ayna


"Yok Ray".ucap Azzam pergi


"Kita jalan-jalan dulu ya ma,ayah.Semuanya".pamit Rayan


"Iya Ray".sahut mama Aulia


"Assalamualaikum".ucap Rayan


"Waalaikumussalam".sahut mereka


Rayan pun pergi menyusul Azzam yang telah berjalan mendahuluinya.


"Sebenarnya,yang anak kita itu siapa sih Yah?kok malah sopanan anak orang".ucap mama Aulai


"Ayah juga gak tau".sahut ayah Alfarez


"Biasanya emang kayak gitu sih tan".ucap Kiran


"Kayak gitu gimana maksud kamu?".tanya mama Aulia."dan satu lagi,panggil kita berdua mama sama ayah aja,biar sama kayak Ayna dan Azzam.Kalian juga".lanjutnya pada Sila dan Kayana


"Iya ma".sahut mereka


"Gimana maksud kamu tadi,Kiran?".tanyanya lagi


"Biasanya,anak orang emang kayak gitu ma.Sopan sama orang lain,terutama yang lebih tua.Apalagi sama calon mertua".sahut Kiran


"Ohh iya juga ya".ucap mama Aulia manggut


"Uwwuuwwww calon mertua".seru Sila


"Gimana Ay?".tanya ayah Alfarez


"Gimana apanya,yah?".tanya Ayna balik


"Si Rayan".sahut ayah Alfarez


"Apanya yang gimana sama ustadz Rayan?".tanya Ayna lagi


"Haduhh anak satu ini".gumam mama Aulia


"Gak jadi,mending kalian jalan-jalan sana".sahut ayah Alfarez


"Oke deh,yuk semuaaa.Kita jalan-jalan lagi".seru Ayna


"Lets go".sahut mereka


Ayna and the geng (-Zen) pun kembali jalan-jalan menelusuri pondok.Tapi,sebelum itu mereka izin terlebih dahulu.Dan,kebetulan mereka bertemu dengan Zheesan dan Azzam yang katanya ingin ke ma'had putri.


"Ngapain ke ma'had putri,bang?".tanya Kiran


"Cuman mantau keadaan.Kata abah,udah lama gak patroli di ma'had putri.Makanya sekarang abang mau kesana,sama Azzam juga.Kalo kalian mau ikut,silahkan".jelas Zheesan


"Ikut deh ya".ucap Kiran pada teman-temannya


"Kalo kita ikut,itu artinya identitas kita,terutama kamu bakal ketahuan".ucap Ayna


"Emmm gak papa deh,sekalian buat mereka bungkam".sahut Kiran."ohiya,kita pake almamater pondok aja sekalian,biar lebih afdhol".lanjutnya


"Skuy lah".seru mereka


"Tunggu ye bang,kita mau ambil jas dulu di ndalem".ucap Kiran


"Jangan lama".sahut Zheesan


"Siaap".seru Kiran pergi,diikuti yang lainnya


"Emang satu kawan sama semua".ucap Azzam


Tak berselang lama,Kiran dan yang lainnya pun kembali menghampiri Zheesan dan Azzam.Tentu saja dengan menggunakan almamater pondok Baitul 'Izzah.


"Udah kan?kita kesana sekarang".ucap Zheesan


"Ayok".seru mereka


Sesampainya di depan gerbang ma'had putri.


"Assalamualaikum Gus".ucap santriwati yang bertugas menjaga pintu gerbang


"Waalaikumussalam".sahut Zheesan."kaya apa santri?aman ja lah?".tanyanya


"Alhamdulillah aman aja,Gus".sahutnya


"Rachel mana?".tanya Zheesan


"Ada,Gus.Mau saya panggilkan?".sahutnya


"Hmm".dehem Zheesan meng-iyakan


Santriwati tersebut pun pergi untuk memanggil Rachel yang tengah mengawasi kegiatan piket harian pada hari ini.Sebenarnya,piket harian dikerjakan pada pagi hari.Tapi,berhubung baru saja selesai dari acara milad pondok.Jadi,kegiatan piket dilaksanakan atas perintah ketua mudabbiroh.


"Rachel".panggilnya


"Kenapa?".sahut Rachel


"Ada Gus Zheesan di depan".ucapnya


"Gus Zheesan?sendirian?".tanya Rachel


"Enggak,sama ustadz Azzam juga.Terus,sama santriwati yang tempo hari kena hukuman".jelasnya


"Ohh yaudah".ucap Rachel."amun sudah tuntung,simpuni akan lagi lah apa-apanya".lanjutnya pada santri yang piket


"Inggih".sahut mereka


"Yok".ajak Rachel


Di tempat Zheesan dan yang lain


"Abang ngapain manggil kak Rachel?".tanya Kiran


"Dia kan,yang ngehukum kalian kemaren itu?".tanya Zheesan balik


"Iya.Tapi,abang gak bakal ngapa-ngapain kak Rachel kan?".ucap Kiran


"Enggak lah,kayak gak ada kerjaan aja sampe abang ngapa-ngapain dia".sahut abang


"Kali aja abang mau ngasih kak Rachel hukuman balik".ucap Kiran


"Mungkin".gumam Zheesan


"Seru nih kayaknya".ucap Sila pada Kayana


"Sayang gak ada Zenara disini".ucap Kayana


"Iya ya,padahalkan seharusnya yang disini kak Zen,bukan kakak".ucap Sila


"Ngusir nih ceritanya".sahut Kayana


"Bukan gitu,kan yang kemaren dihukum itu kita berempat,bukan kakak".ucap Sila


"Iya-in".sahut Kayana


"Huhhh mau ngeliat ekspresi mereka kalo kita pake almamater ini".seru Sila


"Bangga sekali anda".ucap Ayna


"Iya dong,Baitul 'Izzah nih".sahut Sila bangga


Beberapa menit kemudian,Rachel pun datang bersama santriwati tadi.


"Assalamualaikum,Gus manggil saya?".tanya Rachel


"Waalaikumussalam,iya".sahut Zheesan


"Ada apa ya,Gus?".tanya Rachel lagi


Kenapa mereka datang bersama Gus Zheesan dan ustadz Azzam?.batin Rachel


"Saya dengar,kamu yang sudah menghukum mereka kemaren kan?".tanya Zheesan


"Eh i-iya Gus,ada yang salah ya?kan mereka bikin keributan".ucap Rachel


"Sebenarnya sih gak salah,tapi kenapa hukumannya tidak seperti biasa.Kenapa banyak sekali?".sahut Zheesan


"I-itu karena saat itu mereka ngelawan,Gus".sahut Rachel


"Perasaan kita gak ada ngelawan deh,fitnah ini".bisik Sila pada Ayna


"Biarin aja".sahut Ayna


"Ohh begitu,baiklah.Sekarang ikut saya untuk patroli asrama putri".ucap Zheesan."kalian masih mau ikut?".tanyanya pada Kiran dan yang lain


"Iya".sahut Azzam


"Ikut dong bang".sahut Kiran sedikit keras


Eh,abang?kenapa santri itu memanggil Gus Zheesan dengan sebutan abang?.batin Rachel


"Mari,Gus".ucap Rachel mempersilahkan Zheesan dan yang lain untuk jalan terlebih dahulu


Mereka pun berjalan mengelilingi asrama putri untuk mengecek keamanan,kerapian,kesejahteraan,kenyamanan,kesempurnaan cintaaaa wkwkwk.Salah salah.Maksudnya,mengecek keamanan asrama saja.Takutnya ada perompak nyasar,kan bahaya.


Tak lupa dengan Rachel yang masih bergelut dengan pikirannya sendiri.Meskipun sekarang jantung,hati,usus,paru-paru dan organ tubuh lainnya sedang tak baik-baik saja.Namun,ia tetap menepis pemikirannya kalau santriwati yang ia hukum itu ada hubungan keluarga dengan sang Gus.


Gak mungkin kan kalo mereka benar-benar ada hubungan keluarga.Kalo bener,aduhh bisa gawat nih.batin Rachel


"Tunggu dulu.Almamater?itu bukannya almamater Baitul 'Izzah ya?jangan-jangan,mereka emang keluarganya Gus Zheesan dan ustadz Azzam.Ohiya,ustadz Azzam kan ngajar di Baitul 'Izzah.Aduhh bener nih.Gawat dong kalo gitu,mana ngehukumnya banyak banget lagi".gumam Rachel sembari memperhatikan Kiran dan yang lain


Disepanjang perjalanan,tak sedikit santriwati yang melihat ke arah mereka.Khususnya ke arah Kiran,Sila,Kayana dan juga Ayna.


Eh itu bukannya santri baru itu ya


Iya,kok bisa bareng sama Gus Zheesan


Halahh palingan buat masalah lagi,makanya Gus Zheesan langsung turun tangan


Kalo mau dihukum,kenapa muka mereka biasa aja,gak takut


Eh aku gak salah lihat nih,itu kan almamater Baitul 'Izzah


Iyaaa,mereka pakai jas semua lho


Denger-denger sihhh,adiknya Gus Zheesan mondok di Baitul 'Izzah,tapi gak tau namanya siapa,dan mukanya pun aku gak tau


Jangan-jangan itu adiknya Gus Zheesan sama teman-temannya,makanya mereka bisa barengan gitu


Nahh bisa jadi itu


Habislah kak Rachel,kan dia ngehukum mereka kemaren


Ayoo ghibah teroosss,biar kita kita dapat pahala.batin Sila yang membuat Ayna tertawa dalam diam