AynaRayan

AynaRayan
And the geng



Seisi kamar dibuat heran oleh Ayna.Pasalnya,sejak ia datang,teman-teman sekamarnya melihat Ayna yang selalu senyum-senyum sendiri.


"Kenapa tuh?".bisik Alisa


"Gak tau".sahut Kayana


Aneh.batin keduanya


Tiba-tiba,Ayna menghampiri mereka tanpa diminta.Hening,tidak ada yang berniat memulai pembicaraan sekarang.Mereka hanya fokus melihat Ayna yang menurut mereka sangat aneh itu.Hingga...


"Assalamualaikum".ucap seseorang yang tak lain adalah Farah


"Waalaikumussalam".sahut mereka


"Tumben nih sepi,biasanya rame".ucap Farah


Tak ada satu pun yang menjawab.Mereka hanya berusaha untuk memberi kode pada Farah agar ia melihat ke arah Ayna.Farah pun heran.Akhirnya,ia mendekat ke arah Ayna yang masih dengan senyumannya.


"Wahh ada apakah gerangan yang membuat dirimu tersenyum-senyum seperti ini".ucap Farah menyadarkan Ayna


"Eh kak Farah,sejak kapan kakak disini?".tanya Ayna heran


"Sejak tadi.Kenapa nih senyum-senyum sendiri".sahut Farah


"Emang iya?".ucap Ayna dengan tampang polosnya


Iyaaa Aynaaa.sahut mereka kompak


"Ohh".ucap Ayna santai


"Oh doang?".ucap Kayana yang mulai kesal pada Ayna


"Terus?".tanya Ayna


Sabar sabar,orang sabar rezekinya lebar haha.batin mereka


"Cerita dong Ay".sahut Farah


"Ohh cerita.Jadi,tadi itu....


Krik krik krik


Ayna tidak melanjutkan ucapannya


"Jadi?".tanya Kayana


"Rahasia".sahut Ayna santai


Astaghfirullahal'adzim.batin mereka


Mereka yang kesal pun akhirnya memberikan kode pada satu sama lain.Alisa,Farah dan juga Kayana menyerang Ayna secara tiba-tiba.Mereka menggelitikinya.


"Hahaha udah udah haha ya Allah,haha kak udah kak pliss haha udah".ucap Ayna disela tertawanya


"Udah udah,kesian si Ayna".ucap Farah


"Ya Allah,kenapa mereka sangat jahat kepadaku".ucap Ayna mendramatis


"Salah sendiri" sahut Alisa


"Aduh kak Al,ini tu cerita rahasia.Hanya aku,bang Azzam,dia dan Allah yang tau".ucap Ayna


"Dia siapa tuh?".tanya Kayana


"Rahasia".sahut Ayna


"Udah,gelitikin aja lagi kak".ucap Kiran mengompori


Ayna pun menatap tajam Kiran.Sedangkan,yang ditatap tidak memperdulikan hal tersebut.


"Perasaan nih kamar sepi".ucap Ayna melihat sekelilingnya


"Udah pada wudhu kak".sahut Kiran."tuh diluar antrian wudhunya udah panjang".lanjutnya


"Beneran?".tanya Alisa


"Iya kak".sahut Kiran


"Ya udah,kalian wudhu sana.Sebelum antriannya nambah panjang".ucap Farah


"Kakak?".tanya Ayna


"Biasa".sahut Farah


Ayna yang mengerti pun segera pergi untuk berwudhu.Sama halnya dengan Ayna.Alisa,Kayana dan Kiran juga segera pergi sebelum antrian wudhunya makin panjang.


Satu persatu santri mendapat giliran mereka untuk berwudhu.Hingga suara adzan berkumandang.Mereka bersiap pergi ke mushola.


°°°


"Silaaa,makan yok,laper nih".ucap Kiran di depan pintu kamar


"Tunggu ka".teriak Sila dari dalam."Yok".lanjutnya keluar dari kamar


Kiran dan Sila pergi ke tempat dimana mereka mengambil makan seperti biasanya.Sedangkan ditempat lain,lebih tepatnya di dapur asrama.Ayna dan Kayana terlihat sedang memasak bersama.Sesekali mereka saling bercanda bersama santri yang lain.Kebetulan,sekarang dapur terlihat hampir penuh oleh santri.


Kalian tau nggak


Tau apaan


Kenapa daru dulu pulpen pilot sering ngilang


Kenapa tuh


Emangnya kamu tau


Tau dong


Apa,kenapa bisa sering ngilang


Kan karena dia pilot,yaa terbanglah.Mungkin juga karena dia gak betah ada ditangan pemiliknya hahaha


Sabarkan hamba ya Allah


"Ada-ada aja mereka".gumam Ayna


"Alhamdulillah selesai".seru Kayana


"Ya udah kita makan yok,laper nih".ucap Ayna


Akhirnya,Ayna dan Kayana memakan masakan yang mereka buat bersama.Satu persatu santri mulai meninggalkan dapur.Mungkin sudah pada kehabisan bahan guyon haha.


"Emm kapan-kapan kita buat bakwan nasi kayak kemaren lagi ya kak".ucap Kayana


"Iya,boleh tuh".sahut Ayna


"Malam minggu nih nanti,ngapain yah?".ucap Kayana


"Mau begadang nih ceritanya".sahut Ayna."emmm ntar deh,tanya yang lain dulu.Mungkin mereka udah punya rencana buat nanti malam".lanjutnya


"Oke deh".ucap Kayana


"Udah,kapan habisnya nih nasi kalo kita ngomong terus".ucap Ayna


"Hehe".cengir Kayana


Mereka melanjutkan kegiatan makan mereka yang sempat tertunda.Makan kenyang-kenyang ye.


Skip malam hari


Seluruh santri putri belajar wajib di kamar mereka masing-masing.Terkecuali santri kelas 1,sekarang mereka sedang belajar di aula asrama bersama ustadzah Fira.


Mengangkat takbir:


1.Takbiratul ihram


2.Hendak ruku


3.Setelah ruku


4.Berdiri setelah tasyahud awal


"Nahh,selain di empat tempat tersebut.Hukum mengangkat takbir menjadi makruh".jelas ustadzah Fira."Fahimtunna?".tanyanya


"Fahimna".seru para santri


"Kafaratul majelis سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَ رَبِّحَمْدِ كَ اَشٍهَدُاَنْ لَّااِلٰهَ اِلَّااَنْتَ اَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ".ucap ustadzah Fira menutup pelajaran."Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh".lanjutnya


"Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh".sahut mereka


Para santri pun saling mengantri untuk bisa menyalimi tangan ustadzah Fira.Hingga seorang santri datang dan mengatakan sesuatu pada ustadzah Fira.


"Maaf,ustadzah udah ditunggu sama ustadz Azzar di depan".ucap santri tersebut


"Ohh makasih ya".ucap ustadzah Fira


"Uya ustadzah".sahutnya sopan


Akhirnya ustadzah Fira pamit pulang.Satu persatu santri meninggalkan aula asrama.Hanya menyisakan beberapa santri yang sedang mengobrol.Tak terkecuali Ayna and the geng.Mereka terlihat sedang mendiskusikan sesuatu.


"Kakak tadi siang kenapa sih?".tanya Kayana


"Kenapa si?".tanya Sila yang tidak tau apa-apa


"Itu,kak Ayna sejak pulang sekolah.Pas masuk kamar,ehh senyum-senyum sendiri dia.Hampir satu kamar dibuat heran karena kak Ayna".jelas Kayana


"Ohhh gitu.Emangnya kenapa kak?".ucap Sila pada Ayna


"Kalian mau tau? sini-sini deketin dikit".ucap Ayna


Mereka pun mendekatkan diri pada Ayna


"Karena....emmm rahasia".bisik Ayna tertawa


Sabar Kay sabar,ini baru dua kali.batin Kayana


Sangat menguji keimanan.batin Kiran


Aku sabar,aku cantik.batin Sila


"Muka kalian kenapa pada merah,panas ya?perasaan udaranya dingin deh".ceplos Ayna


"Kak Ayna pernah keselek pulpen gak?".tanya Kiran kesal


"Alhamdulillah gak pernah,dan gak mau ngerasain".sahut Ayna santai


Kiran pun semakin kesal dibuatnya


"Sabar kak".ucap Sila pada Kiran


"Gelitikin aja lagi".bisik Kayana


Mereka memperhatikan Ayna yang saat ini sedang tertawa sampai mengeluarkan air mata.Mereka bertiga saling pandang.Kemudian,mendekati Ayna.


Satu dua tiga


"Haha udah haha geli,mamaa tolong hahaha kak Farah tolongin haha".ucap Ayna di sela tawanya


"Gimana?rasain nih".ucap Kiran


"Haha udah udah".ucap Ayna yang masih tertawa


Ayna mencoba kabur dari serangan mereka.Dan,ia berhasil melarikan diri.Aksi kejar-kejaran pun terjadi.Hingga Ayna berlari keluar dari Aula.Namun,tiba-tiba...


"Aduh".ringis seseorang


Ayna dan seseorang itu terjatuh.Sedangkan Kiran dan yang lain hanya tertawa melihatnya.Bukan karena menertawakan orang tersebut.Tetapi,mereka hanya menertawakan Ayna yang jatuh.


"Aduh kak Al,maafin Ayna ya kak".ucap Ayna


"Aduhh iya gak papa".ucap Alisa yang mencoba berdiri


"Maaf ya kak".ucap Ayna membantu Alisa


"Lagian kenapa kalian lari-lari kayak gitu,udah malem nih".ucap Alisa


"Iya kak,sekali lagi maaf ya kak".ucap Ayna


"Iya,kakak ke kamar dulu".pamit Alisa


Ayna menghampiri teman-temannya yang sedang tertawa puas sekarang.


"Teruss lanjutin aja ketawanya.Sampe tahun depan juga gak papa".ucap Ayna kesal


"Hahaha karma tuh".sahut Kiran tertawa


"Ya udah,mending kita ke kamar aja dulu.Baru balik lagi kesini bawa cemilan haha.Mungkin kak Ayna punya cerita horor lagi".kata Kayana


"Nahh bener tuh".sahut Kiran


"Okey deh,dah yuk balik kamar dulu".ucap Sila


"Yok".seru mereka(-Ayna)


Mereka kembali ke kamar masing-masing.Tentu saja dengan Ayna yang masih terlihat kesal pada teman-temannya itu.Bukannya bantuin,malah ngetawain.batin Ayna.Yahh namanya juga teman ye kan haha.Mereka menyimpan kitab yang baru saja mereka pelajari bersama ustadzah Fira tadi kedalam lemari masing-masing.Lalu,kembali lagi ke aula dengan membawa cemilan ditangan mereka.


"Enak nih kalo gini,banyak makanan.Ya gak Sil?".ucap Kiran


"Bener banget tuh.Tapi,masa kita-kita gak ada yang bawa minum.Nanti,kalo keselek,kalo haus.Gimana?".ucap Sila


"Di dapur tuh,ada.Tinggal pilih".sahut Ayna santai


"Yap,benar sekali".ucap Kayana


"Masa harus nyuri air galon orang sih".ucap Sila


"Lah,siapa bilang kalo harus nyuri?".ucap Ayna


"Terus?".tanya Kiran


"Di dapur ada dua air galon punya aku sama Kayana.Jadi,kalian pilih aja yang mana.Kan Kay?".jelas Ayna tertawa pelan


"Betul betul betul" ucap Kayana menirukan salah satu tokoh kartun si kembar botak


"Bilang dong dari tadi".ucap Kiran ngegas


"Alamak,jangan lupa nge rem mbaknya".sahut Ayna tertawa


"Mending makan".ucap Sila memasukkan keripik ke dalam mulutnya


"Kalian lanjutin aja perang mulutnya.Biar kita berdua yang ngabisin cemilannya.Ya gak Sil?".ucap Kayana ikut memakan cemilannya


"Yoi kak Kay".sahut Sila


Ayna dan Kiran seakan menganggap apa yang mereka katakan hanya angin yang lewat.Nyatanya,mereka masih saling adu mulut.


"Beneran dilanjutin".ucap Kayana dan Sila berbarengan


Beberapa menit kemudian,Ayna dan Kiran terlihat kelelahan.Padahal,mereka hanya saling adu mulut,bukan adu fisik.


"Huh capek,kedapur ah.Mau minum".ucap Ayna pergi


"Ikut dong kak,haus juga nih".ucap Kiran menyusul Ayna


"Akur deh".ucap Kayana


"Haha,kita ini emang aneh ya kak".ucap Sila


"Kita?kalian aja kali".sahut Kayana santai


"Dah lah".kesal Sila


Di dapur


Glek glek glek


"Alhamdulillah".ucap Ayna


"Hemmm kaya ada manis-manisnya".ucap Kiran menirukan salah satu iklan


"Yok lah balik".ucap Ayna


"Eh tunggu kak,aku penasaran deh sama kakak".ucap Kiran


"Tentang tadi siang?".tebak Ayna


"Iya hehe,kenapa sih kak?".ucap Kiran


"Ustadz Rayan".bisik Ayna


"Kenapa sama ustadz Rayan?".tanya Kiran


"Beliau ngucapin terima kasih karena udah khawatir".jelas Ayna


"Haha ketahuan banget dong,kalo kakak sering nanyain ustadz Rayan".sahut Kiran tertawa


"Yaa itu yang bikin malu.Jadi,aku langsung balik ke asrama deh".ucap Ayna


"Pasti saat itu,ustadz Rayan masih perhatiin kakak jalan sampai gak terlihat lagi gara-gara udah kehalang tembok pondok".tebak Kiran


"Ngawur,ngapain juga ustadz Rayan kayak gitu.Dah yuk balik,ntar cemilan kita dimakan habis sama mereka".sahut Ayna


"Ya udah yuk".ucap Kiran


Tak tahu saja Ayna,bahwa yang dikatakan oleh Kiran memang benar adanya.Bahkan,jika Azzam tidak menyadarkan Rayan,mungkin Rayan akan tetap berdiri mematung sampai esok harinya.Hahaha dasar ustadz Rayan.


Kembali pada Sila dan Kayana


"Lama bener dah".ucap Sila


"Sabar,palingan bentar lagi juga datang".ucap Kayana


Tak lama setelah Kayana berucap,Ayna dan Kiran pun datang dengan membawa sebotol air minum.


"Nahh pas banget nih,kebetulan lagi haus".ucap Sila mengambil botol air dari tangan Ayna


"Izin dulu napa".sahut Kiran


"Haha udah gak papa".ucap Ayna


Kemudian,mereka memakan cemilan yang sudah hampir habis karena dimakan oleh Sila dan Kayana.Sembari mendengarkan cerita horor dari Ayna.Tentunya,cerita yang ia sampaikan merupakan kisah nyata yang ia sendiri alami.Hingga pukul 11 malam.Akhirnya,mereka masuk ke kamar masing-masing,dan segera berlabuh ke pualu kapuk and tidur dah haha.