
Ayna pov
"Duh cuman gara-gara ketauan deket ama abang sendiri malah jadi buronan santri nih hihii.gak papa lah,lagian ka Farah juga udah tau.Jadi,gak bakalan kena hukum deh hehehe".
Hari ini adalah hari dimana seluruh santri bergotong royong untuk membersihkan halaman pondok,dan khusus untuk pengurus ma'had putra maupun putri akan mempersiapkan segala keperluan untuk acara memperingati hari kelahiran nabi pada siang hari nanti.
Pagi ini cuacanya sedikit mendung.Yahh kuharap siang nanti hujan tidak akan turun.
"Udah belum Ay?".teriak ka Alisa
"Nah,ini sampah yang terakhir deh kayaknya kak,hehehe".
"Ya udah,kalo udah keliatan bersih,kalian kembali ke asrama aja.Kalo kakak sama yang lain masih ada kerjaan".ucapnya sambil membawa kantong sampah
"okey kak".
"inget!kakak pesen sama kamu,jagain asrama,jangan sampai berantakan lagi dan kalo sampai waktu sholat zuhur tiba,kakak pengurusnya gak ada,tolong kamu yang ngimamin mereka ya".
"Okey deh,siap kak Al.Kakak tenang aja hehehe,bisa diandelin kok".
"ya udah,kalo gitu kakak nyusul yang lain dulu ya".pamitnya melenggang pergi
Aku pun kembali ke asrama sendirian.Kenapa sendirian?ya mereka kan pada balik duluan hahaha.
"Duh masih jam segini,ngapain ya?bosen".
Aku yang bosan pun hanya bisa rebahan santuy di kamar.Yah beginilah kalau sudah ada acara di pondok,asrama pasti sepi gak ada kegiatan lain.
"kak Ay".teriak Sila lalu berjalan menghampiriku.
"kenapa Sil?".
"Kita ke aula yuk,main terbangan hehe".
Terbangan disini maksudnya gendang habsyi atau hadrah gitu loh.Bukan terbang yang badan kita gak napak di tanah ya.Bukan juga hantu yang kakinya gak napak tanah hahaha.
"Yok lah,mumpung lagi bosen juga nih gak ada kegiatan".
Aku dan Sila pun pergi ke aula asrama.Ternyata disana sudah ada Kiran,Kayana dan beberapa santri lainnya
"eh kak Ayna dah dateng nih.Sini kak,sini".ucap Kiran dengan semangat
"iya iya,semangat bener dah haha.Terus ngapain nih?".
"Yaa apalagi,kakak nyair dong ya hehe.Biar kita yang main ni alat".
Ternyata pemainnya lengkap hahaha.Kiran dan Kayana sebagai penabuh terbang,Sila penabuh bas,Sisil pemain darbuka,Keyra dan Ana pemain rawis.
"wah lengkap banget ya,pakai mic gak nih?".
"pakai dong kak,kan pemain alatnya lengkap nih,ntar suara kakak gak kedengeran".ucap Nisa yang baru saja bergabung
"okey deh,tapi jangan terlalu full ya suara mic nya".pintaku pada Nisa yang menyetel mic
"Syair apa nih?"
"nahhh kan sekarang lagi viral nih syair zaujati.Jadi,sekarang kakak nyair zauji aja.Biar ada balasan gitu.Kan selama ini yang syair zaujinya gak viral-viral banget".jelas Kayana
hemm betul juga
"okey deh,siap semuaaa hehe".
"siap kak".seru mereka
Aku gak tau kenapa mereka bisa seantusias ini.Tapi bagus deh hehe.
Ayna pov off
Cek cek
Allahumma sholli wa sallim 'alaa sayyidinaa muhammadin
wa'alaa ali sayyidinaa muhammad
shollu 'alaih
Uhibbuka mitsla maa anta
Uhibbuka kaifa maa kunta
Wa mahmaa kaana mahmaa shooro
Anta habiibii antaa
Zaujii, Anta habiibii antaa
Halaalii anta laa ukhsyaa 'azuulan hammuhuu maqti
Laqod adzinaz zamaanu lanaa biashli ghoiri munbatta
Saqoital hubbi fii qolbii bihusnil fi'li wassamta
Yaghiibus sa'du in ghibta wa yashful 'aisyu in ji'ta
Nahaarii kaadihun hattaa idzaa maa 'udtu lilbaiti
Laqiituka fanjalaa 'annii dhonaaya idzaa tabassamta
Uhibbuka mitsla maa anta
Uhibbuka kaifa maa kunta
Wa mahmaa kaana mahmaa shooro
Anta habiibii antaa
Zaujii, Anta habiibii antaa
Suara Ayna terdengar sangat merdu ditelinga pendengarnya.Tanpa ia sadari,sudah banyak santri putri yang duduk di aula untuk mendengarkan suaranya.
Diluar asrama
"ke warung dekat asrama putri aja".ucap Azzam pada Rayan.
Mereka berniat akan memfotocopy beberapa berkas penting.
"iya deh".pasrah Rayan
Tepat di depan asrama putri,mereka mendengar suara seseorang yang tengah bersholawat.
Uhibbuka mitsla maa anta
Uhibbuka kaifa maa kunta
Wa mahmaa kaana mahmaa shooro
Anta habiibii antaa
Zaujii, Anta habiibii antaa
"kayak pernah dengar tuh suara deh".gumam Azzam
"suara siapa ya?".batin Rayan
"ini kan suara Ayna,ah iya bener nih suaranya".ucap Azzam yang membuat Rayan heran
"ini bener suaranya Ayna Zam?".tanya Rayan
"iya bener nih,gak salah lagi".sahut Azzam
"kenapa Ray?bagus ya suaranya?".pancing Azzam
"iya Zam,gak nyangka aja kalo suaranya seindah ini".seru Rayan tak sadar."eh maaf Zam hehe".lanjutnya menggaruk tengkuk belakang kepalanya yang tak gatal,karena ketauan terlalu bahagia haha.
"haha iya Ray,santai aja kalo sama aku mah.Kamu suka sama si Ayna?".tanya Azzam penasaran
"hah kok pertanyaannya gitu?".ucap Rayan
"yee ditanya malah balik nanya.Jawab aja sih Ray".ucap Azzam
"Gak tau Zam,tapi sejak pertama kali ketemu sama Ayna,bawaannya lain aja gitu".jelas Rayan
"Kalo kamu beneran suka sama dia,perjuangin.Jangan terlalu deket juga,kasian Ayna,nanti dia dapat masalah di asrama gara-gara kamu.Kamu jaga dia dari jauh aja Ray.Sebenarnya Ayna itu tipe orang yang susah buat ngasih hatinya untuk laki-laki.Karena sedikit trauma masa lalu juga sih.Jadi,kalo kamu bener-bener punya perasaan sama si Ayna.Jangan sampai buat dia kecewa".jelas Azzam
"insyaa Allah Zam,aku juga mau mastiin tentang rasa ini.Tapi,kok kamu tau tentang trauma masa lalunya Ayna?".ucap Rayan
"ada satu rahasia yang harus kamu ketahui Ray".ucap Azzam
"apa?".tanya Rayan
"Kalo aku adalah saudara kandungnya Ayna.Nih kita kenalan ulang hehe.Namaku Muhammad Azzam Narayan.Sama kan nama belakangnya?".terang Azzam yang mampu membuat Rayan terdiam.
"Beneran Zam?".tanya Rayan gugup
"santai aja Ray.Jadi,tolong jagain Ayna juga ya".ucap Azzam
Rayan hanya bisa menganggukan kepalanya.Ia bingung harus berkata apa lagi.Pertanyaan yang ia simpan sudah terjawab.Sebuah fakta yang baru saja ia ketahui.Bahwa orang yang sempat membuatnya sedikit cemburu itu adalah calon abang iparnya sendiri.Canda calon abang ipar hahaha.
"udah nih,balik yuk".ajak Azzam
"yuk lah".sahut Rayan
Back to Ayna
prok prok prok
suara tepuk tangan memenuhi seisi ruang aula.Ayna terkejut karena mendapati banyak santri putri yang duduk berbaris dengan rapi.
Wah ternyata suaranya Ayna toh
merdu sekali ya Allah
mau deh punya suara kayak gitu
lanjut lagi dong kak
lagi lagi lagi
Begitulah suara teriakan dari penonton.Dikarenakan Ayna memang sangat jarang mengeluarkan suaranya dihadapan para santri.Jadi,mereka baru pertama kali mendengar suara indah milik Ayna.
"hehe makasih ya semuanya.Tapi maaf ya,udahan dulu,soalnya suaraku privat hehehe".canda Ayna
"yahh kok gitu sih kak".ucap Mela
"gantian deh,Sil sini darbukanya,kita tukeran".ucap Ayna
"okey deh,syair apa nih para penonton?".tanya Sisil
Terserah aja Sil
iya yang penting kita bersholawat pagi ini
yuk langsung ya bun
"okey cek cek
Allahumma sholli wa sallim 'alaa sayyidinaa muhammadin
wa'alaa ali sayyidinaa muhammad
shollu 'alaih
Suara lantunan sholawat pun kembali menggema di aula asrama putri.Berkah berkah.
Allahu Akbar Allahu Akbar
Adzan berkumandang,Seluruh santri bersiap-siap untuk menunaikan sholat zuhur.
"Siapa nih yang ngimamin?kan pengurusnya gak ada".tanya salah satu santri
"Yaa kita liat aja nanti siapa yang bakal jadi imam".sahut santri lainnya
Setelah adzan selesai berkumandang,Ayna segera maju ke hadapan yang tentunya akan menjadi imam sholat.
wah kak Ayna imam
oh iya,yuk cepat cepat
kak jangan ngangkat takbir dulu
lah,bisa gitu?
santai aja ya kak Ayna hehehe
udah udah,ntar masbuk
.
.
.
"kita kapalan aja yuk".seru Kiran
"hah kapalan?".heran Alisa
"hehe maksud aku itu kapel ka,couple gitu loh hehehe".ucap Kiran cengengesan
"lah kirain hahaha".tawa Alisa
"Okey kita kapel gamis hitam aja yok".seru Ayna."kerudungnya warna army aja".lanjutnya
"okey,bagus tuh kayaknya.Ntar aku ngasih tau tetangga depan dulu".ucap Kiran lalu pergi menemui tetangganya yang tak lain adalah Sila
Terlihat Sila yang masih mengenakan mukenanya.
"oy Sila".panggil Kiran
"eh,kenapa kak?kangen yaa hehe".ucap Sila
"gak sama sekali tuh hahaha.Katanya kak Ayna kita pake baju hitam terus kerudungnya warna army,buat acara nanti".jelas Kiran
"ohh kapel nih ceritanya.okey deh".sahut Sila
"okey,kalo gitu aku balik ke kamar lagi.bayy".pamit Kiran
Sesampainya di kamar
"Gimana?".tanya Kayana
"Amaaan terkendali".ucap Kiran
"ya udah,kalo gitu cepet dandannya.Biar dapet tempat di depan,biar keliatan yang ceramahnya.Ayok".seru Ayna
"Siap bunda hehehe".sahut mereka kompak
Ayna hanya bisa geleng-geleng kepala melihat kekompakan bestinya itu.