
"Kamu kenal sama ustadz Husein tadi Ay?".tanya Farah ketika memasuki dapur
"Tetangga sekaligus teman main masa kecil Ay sama bang Azzam dulu kak".sahut Ayna
"Ohh gitu".ucap Farah manggut
Setelah meletakkan galon air tadi,mereka kembali ke kamar dan bersiap mengantri untuk mengambil air wudhu.Karena,sebentar lagi adzan ashar akan segera berkumandang.
Allahuakbar Allahuakbar
Keesokan harinya
Para santri di buat heboh karena mendengar kabar tentang kedatangan ustadz baru yang akan mengajar dikelas mereka nantinya.Tentu saja yang heboh hanya santri putrinya,terkecuali Ayna.Karena,ia sudah bertemu dengan orang tersebut.
Ayna sengaja tidak memberitahu Kiran dan yang lainnya tentang kedatangan Husein.Toh nanti mereka bakal tau sendiri.pikirnya.
"Eh katanya ustadz baru yang ngegantiin ustadz Mukhtar itu ngajar hari ini lho".ucap Sila antusias
"Iya iya,kita juga udah tau kok.Karena kita juga denger yang lainnya bahas tentang ustadz baru itu".sahut Kayana
"Ish kak Kay mah gak asik,masa udah tau duluan".kesal Sila
"Kamunya yang lama ngasih informasi".ucap Zenara
"Ngajar hari ini".gumam Kiran."Lah,kelas kita kan pagi ini ada jadwalnya ustadz Mukhtar.Artinya,ustadz baru itu ngajar duluan dong di kelas kita".lanjutnya
"Iya,udah yuk balik ke kelas aja".ucap Ayna menarik tangan Kiran
"Eh eh iya kak sabar".sahut Kiran berdiri dari duduknya."Kita berdua balik ke kelas dulu ya".ucap Kiran yang di angguki oleh mereka
"Ada yang aneh gak sih sama kak Ayna?".ucap Sila
"Iya tuh,semenjak kita bahas ustadz baru itu,kak Ayna gak ngerespon sama sekali.Biasanya juga antusias,walaupun gak seantusias kamu".sahut Zenara pada Sila
"Mungkin kak Ayna capek aja kali".ucap Kayana menimpali
"Mungkin sih ya".gumam Sila dan Zenara
°°°
"Pagi ini ngajar dimana?".tanya Azzam
"Dikelas 1 A".ucap Husein."Oh iya,Ayna dikelas mana Zam?".tanyanya
"Kebetulan tuh,1 A".sahut Azzam
"Ayna dikelas 1A maksud ente?".tanya Husein lagi
"Iya".sahut Azzam seadanya
Kalo jodoh emang gak kemana.batin Husein
Teng teng teng
Rasyid membunyikan lonceng madrasah.Para santri masuk ke dalam kelasnya masing-masing.
"Zam,ane ngajar dulu ya".ucap Husein dengan suasana hati terang benderang
"Iya".sahut Azzam
Husein pun menuju ruang kelas 1A.Di perjalanan,tak sedikit ia mendengar bisikan para santri yang melihatnya lewat di depan kelas mereka.Tentu saja itu merupakan hal yang wajar,karena ia merupakan ustadz baru disana.Yang terpenting,tujuannya saat ini adalah mengajar dikelas 1A dan bertemu dengan Ayna.Lagi.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh".ucap Husein ketika memasuki ruang kelas
"Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh".sahut mereka
Tak berselang lama,mulai terdengar bisikan-bisikan ghaib yang memenuhi indra pendengaran Husein.
Ustadz baru lagi ya Allah
Kelas kita beruntung karena ustadznya pertama ngajar disini hihii
Ya Allah begitu banyak ustadz-ustadz muda di pondok ini
"Perkenalkan,nama saya Husein Muhammad.Saya yang akan menggantikan ustadz Mukhtar mengajar disini".ucap Husein memperkenalkan diri
Husein?apa jangan-jangan ini orang yang sama dengan yang diceritakan oleh kak Ayna?.batin Kiran
"Tanyanya nanti aja".sahut Ayna
"Karena hari ini adalah hari pertama saya mengajar disini,kita hanya akan tadarus Alquran.Biasanya,kalo sama ustadz Mukhtar,tadarusnya gimana?".ucap Husein
"Maju ke depan satu persatu,ustadz".sahut mereka
Satu persatu?awal yang bagus.batin Husein
Kenapa harus tadarus dulu sih?.batin Ayna
"Rafa,tolong ambilkan kursi kosong dan bawa ke depan".ucap Husein pada sang ketua kelas
Rafa pun segera mengambil kursi yang tak berpenghuni tersebut dan segera meletakkannya di depan meja Husein.Tak lupa,ia juga mengambil Alquran yang memang sudah tersedia di kelas tersebut.
Husein memanggil para santrinya sesuai urutan absensi.Terkecuali untuk santri putri.Mereka yang belum dipanggil pun hanya bisa diam ditempatnya masing-masing.Sesekali mereka berbicara dan langsung di tegur oleh Husein.Alhasil,mereka hanya berbisik dan berbicara lewat tulisan saja.Alias surat-suratan hahaa,kasihan.
Kiran yang sedari tadi hanya memperhatikan teman-temannya maju ke depan pun baru menyadari kalau Husein tidak sepenuhnya memperhatikan bacaan santrinya.Kiran memperhatikan Husein yang lebih sering melihat ke arah belakang.Ke arahnya?bukan,lebih tepatnya ke arah Ayna yang sekarang tengah menelungkupkan kepalanya di atas meja.
"Ck bener nih pasti,kalo ustadz Husein ini adalah orang yang diceritakan kak Ayna waktu itu.Tuh tuh,bisa banget tuh mata gak oleng sama sekali dari kak Ayna.Betah banget liatnya".gerutu Kiran
Kiran tambah yakin,kalo dia harus menjauhkan Husein dari Ayna.Bahaya,kalo sampai Husein benar-benar memiliki rasa pada Ayna.Lagian kan,kak Ayna udah ada ustadz Rayan.pikirnya.
Hingga sampai pada giliran Ayna untuk tadarus.Namun,Ayna sama sekali tidak bergerak dari tempat duduknya.Ia tertidur.
"Pstt kak Ayna bangun,giliran kakak tuh".ucap Kiran mengguncang tubuh Ayna
"Eh,hah apaan sih".sahut Ayna terbangun
"Maju ke depan kakak.Di tungguin tuh".geram Kiran
"Selanjutnya.Ayna ya".panggil Husein sok akrab wkwk
"I-iya kak,eh ustadz".sahut Ayna
Ayna pun segera maju ke depan untuk tadarus Alquran.Ia sengaja sedikit lebih menjauhkan tempat duduknya dari hadapan Husein.Bukan apa-apa,hanya saja ia sangat gugup saat ini.
"Ternyata suara kamu makin bagus Ay.Gak sia-sia dong dulu kita belajar tilawah bertiga.Tapi,nunggu hujan dulu baru bisa keras-keras suaranya kalo latihan dirumah hahaha".ucap Husein setelah Ayna menyelesaikan bacaannya
"Hehe iya,ustadz.Alhamdulillah".sahut Ayna seadanya."Kalo gitu,Ayna kembali ke tempat duduk ya".lanjutnya
"Iya Ay".ucap Husein
Setelah Ayna duduk kembali ditempatnya,satu persatu santri putri kelas 1A maju kedepan untuk tadarus Alquran.Hingga pada santri yang terakhir.Husein pun menutup pertemuan pada kali ini dengan bersama-sama menyenandungkan sholawat senandung Alquran.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh".ucap Husein meninggalkan ruang kelas
"Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh".sahut mereka
°°°
Lonceng pertanda istirahat baru saja berbunyi.Seperti biasa,para santri segera berhambur keluar kelas untuk pergi ke kantin maupun asrama mereka masing-masing.
Terkecuali Ayna and the geng.Sekarang,mereka tengah berkumpul di kelas 1A.Di kelas hanya ada mereka,Nisa dan juga Keyra yang memang lagi malas-malasnya untuk keluar.
"Jadi?".tanya Kiran
"Iya,itu kak Husein yang aku ceritain ke kalian waktu itu".sahut Ayna
"Wah wah,ternyata dugaan kita waktu itu bener dong".ucap Sila
"The real of ucapan menjadi kenyataan".ucap Kayana
"Kan kita cuman nebak aja,ehh kebetulan emang ustadz Husein yang ngajar".ucap Zenara
"Kayaknya ustadz Husein emang ada rasa deh sama kakak".ucap Kiran pada Ayna
"Hah,tau dari mana?jangan asal-asalan deh".sahut Ayna
"Iya kak,tadi aja nih ya si ustadz Husein merhatiin kakak terus.Hampir aja gak berkedip tuh mata".ucap Kiran
"Masa sih?".sahut Ayna tak percaya
"Iya kakak.Siapa suruh tidur".geram Kiran
"Kak Ay tidur di jamnya ustadz Husein?".tanya Sila
"Iya Sil".sahut Kiran
"Gak tau juga,pagi-pagi udah ngantuk aja nih mata".ucap Ayna
"Malas liat ustadz Husein kali".celetuk Zenara
"Huss walaupun kayak gitu,beliau juga tetap ustadz kita lho".ucap Kayana
"Iya Kay/iya kak".sahut mereka serempak
Sedangkan di ruang asatidz
"Gimana hari pertama ngajarnya bang?".tanya Rasyid pada Husein yang ada disampingnya
"Biasaa".sahut Husein."Eh Zam,ente mau kemana?".tanya Husein ketika melihat Azzam yang melangkah keluar dari ruang asatidz
"Mau balik ke kamar bentar".sahut Azzam pergi
"Ane ikut dong".seru Husein mengejar Azzam
Lah,nasib jomblo ditinggal mulu.batin Rasyid