AynaRayan

AynaRayan
Latihan



"Assalamualaikum teman-teman".ucap Ayna mewakili


Mereka baru saja tiba di asrama.


"Waalaikumussalam".sahut mereka


"Gimana?lancar gak".ucap Amel


"Alhamdulillah lancar".sahut Ayna dan yang lainnya


"Wahh lancar semua nih".ucap Amel


"Alhamdulillah Mel".ucap Farah."Oh ya,udah pada sholat kan?".tanyanya


"Udah kok kak".sahut Amel


"Yuk,kita bersih-bersih badan dulu,sekalian wudhu".ucap Farah


"Siap calon kakak ipar".sahut Ayna


"Kak Farah imam ya".pinta Kiran


"Iya".sahut Farah


Mereka pun segera membersihkan badan masing-masing.Lalu,berwudhu dan segera melaksanakan sholat zuhur berjamaah.Tentu saja dengan Farah sebagai imamnya.


°°°


"Kak Farah mana,kak?".tanya Sila pada Alisa


"Didapur,sama Kiran Ayna juga".sahut Alisa


"Tumben,ngapain?".ucap Sila


"Gak tau juga".sahut Alisa


"Ya udah deh,Sila mau nyamperin mereka dulu.Bye kak Al".pamit Sila


"Iya".sahut Alisa


Di dapur


"Besok pagi kakak bakalan masak ayamnya aja dulu.Jadi,kalo kalian udah pulang madrasah,kita langsung buat buburnya aja".ucap Farah


"Okey sip".ucap Kiran


"Nanti aku beli daun bawang sama wortel deh,buat tambahannya hehe".ucap Ayna


"Boleh juga".sahut Farah


"Aku nyumbang tenaga aja ya hehe".ucap Kiran


"Haha iya".sahut Farah


"Kak Farah,kak Kiran,kak Ay.Heyooo halooo".panggil seseorang


"Ya Allah.Heboh banget sih Sil".ucap Kiran


"Hehe maaf atuh".cengir Sila


"Ada apa Sil?rindu ya,karena setengah hari kita gak ada jumpa".ucap Ayna tertawa pelan


"Enggak.Sila kesini cuman ada perlu sama kak Farah doang".sahut Sila


"Kenapa Sil?".tanya Farah


"Kakak sibuk nggak?Sila mau minta tolong hehe".sahut Sila


"Enggak kok,gak sibuk.Emangnya ada apa?".tanya Farah lagi


"Bantuin Sila sama kak Zen latihan kak".pinta Sila


"Ohh kalian mau latihan syarhil quran lagi".ucap Ayna


"Iya kak.Berjuang untuk memberikan yang terbaik nih hehe".sahut Sila


"Si paling paling semangat".ucap Kiran


"Ayok,di aula aja kan?".tanya Farah


"Iya kak.Kebetulan disana gak terlalu banyak orang.Kak Zen juga udah nunggu disana".sahut Sila


"Aku sama Kiran nonton ya,kak".ucap Ayna


"Iya.Ayok,sekarang aja".ucap Farah


Sesampainya di aula asrama.Benar saja,disana hanya terlihat beberapa santri yang sedang curhat-curhatan.Dan Zenara yang terlihat sedang melafalkan teks nya.


"Kak Zen".sapa Sila


"Eh ,gimana?kak Farah sibuk gak?".tanya Zenara


"Enggak kok.tuh kak Farah".sahut Sila


"Apa nih judulnya?".tanya Ayna


"Melestarikan lingkungan hidup perspektif Al-Quran,kak".sahut Zenara


"Ohhh".ucap Ayna manggut


"Yok langsung aja ya kak".ucap Sila pada Farah


"Iya,silahkan".sahut Farah


"Terus,si Haikal gimana?".tanya Kiran


"Yaa nanti aja disekolah.Kan gak mungkin kalo Haikal kesini".sahut Sila


"Kamu ini gimana sih.Kiran Kiran".ucap Ayna geleng-geleng kepala


"Hehe".cengir Kiran


"Oke,lanjut.Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh


"Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh".sahut para juri dan penonton hahaha


Dewan hakim yang arif lagi bijaksana,hadirin wal hadirat rahimakumullah....


World resource institute, sebuah lembaga sosial yang bergerak di bidang lingkungan mencatat bahwa Indonesia memiliki 10 persen dari hutan tropis di dunia. Hutan Indonesia didiami 12 persen spesies binatang mamalia, 16 persen spesies binatang reptile dan ampibi. Lebih dari 1500 spesies burung dan perairannya di didiami 25 persen dari spesies ikan dunia. 


(Teks lengkapnya liat di google ya hihii)


Sila dan Zenara menyampaikan sarahan mereka.Terkecuali pada bagian ayat Alquran.


Sesekali,Farah mengoreksi cara membaca,mimik muka serta nada yang menurutnya kurang pas untuk beberapa bagian kata bahkan kalimat yang disampaikan.Sedangkan Ayna dan Kiran,mereka hanya bisa membuat fokus Sila dan Zenara teralihkan.Bahkan,mereka membuat Sila tertawa hingga membuatnya mengeluarkan air mata.Entah apa yang Ayna dan Kiran lakukan.


"Masih kurang penghayatan aja".ucap Farah


"Emangnya harus pake penghayatan ya kak?".tanya Ayna


"Harus dong Ay.Supaya,kalo yang dengar itu paham sama apa yang disampaikan oleh mereka nantinya".sahut Farah


"Ohhh gitu".ucap Ayna manggut


"Ya udah,kakak mau mandi dulu.Udah gerah nih".ucap Farah


"Ayna juga deh".sahut Ayna


"Ayok".seru Farah


"Makasih ya kak".ucap Sila pada Farah


"Iya sama-sama".sahut Farah."yuk Ay".ajaknya


"Oke,kita mandi dulu ye guys hehe".seru Ayna pergi


"Sekarang kita ngapain nih?".tanya Zenara


"Nahhh ada kabar terbaru nih kakak-kakak ku".seru Sila


"Kabar apaan tuh?".sahut Zenara penasaran


"Sini sini deketan".ucap Sila,lalu berbisik kepada mereka


"Wah wah,gak bisa dibiarkan ini".sahut Kiran yang nampak tak terima dengan apa yang dikatakan oleh Sila


"Kapan?".tanya Zenara


"Tadi pagi".sahut Sila


"Kok aku gak tau".ucap Zenara


"Pas aku sama kak Kay izin ke asrama tadi pagi".sahut Sila


"Ohh pantesan".ucap Zenara manggut


"Tapi,kalo kita ngasih tau kak Ayna,palingan responnya cuman gini'biarin,kan senyum juga ibadah'.gitu".ucap Kiran menirukan Ayna


"Iya juga sih.Gak ngerti lagi aku sama kak Ayna.Dianya biasa aja,malah kita yang panas dengernya".ucap Sila


"Terutama kamu,si paling paling".sahut Kiran


"Hahaha si paling paling".ucap Zenara tertawa


Hayooo kenapa tuh


°°°


Pagi ini,Sila meminta Ayna dan yang lainnya agar berangkat satu jam lebih awal sebelum lonceng madrasah berbunyi.Dikarenakan ia,Zen dan juga Haikal yang akan berlatih bersama.


"Mana lagi nih si Haikal".ucap Zenara


"Sabar,ini belum terlambat kok waktunya".ucap Ayna


"Lagi siap-siap mungkin".ucap Sila


"Si Haikal kayak cewek ya.Lagi dandan kali".celetuk Kiran


"Suutt gak boleh ngomongin orang".sahut Ayna


"Ups hehe,kebiasaan nih mulut".ucap Kiran menutup mulutnya


Maaf ya,Haikal hihii


Tak lama kemudian,Haikal datang bersama dua orang temannya.


"Udah lama nunggunya?".tanya Haikal hampir tak terdengar


"Lumayan,tapi gak papa lah".sahut Sila


"Mending dikelas kita aja latihannya".ucap Ayna


"Boleh boleh".seru Sila


"Kebetulan aku bawa kunci kelasnya nih".sahut Haikal


"Oke,lets go".seru Sila


Mereka pun masuk kedalam kelas 1A dan memulai latihannya.Hingga pada pembacaan tilawah alquran oleh Haikal.Ayna dan Kiran dibuat cengo olehnya dikarenakan suara Haikal yang sangat merdu saat memasuki pendengaran mereka.Terkecuali Sila,Zen dan teman-teman Haikal.


Awalnya,Sila dan Zen juga sama seperti mereka saat pertama kali mendengar suara Haikal.Dikarenakan di awal latihan,mereka memang tidak minta ditemani oleh Ayna maupun yang lain.Hanya mereka berdua serta Haikal dan teman-temannya.Ets,juga ustadz Rasyid yang bersedia menjadi pengamat mereka.Alias juri dadakan.


"Semangat,tiga hari lagi".ucap Ayna


"Pasti dong".seru Sila dan Zenara


"Aku pamit dulu ya semuanya.Kak Ayna".ucap Haikal


"Iya/iya Kal".sahut mereka


Haikal pun kembali ke asrama mereka diikuti oleh teman-temannya.


"Kayaknya cuman Haikal deh yang manggil kak Ayna pake embel-embel kakak".ucap Zenara


"Yaa emang".sahut Ayna tersenyum


Beberapa menit kemudian,para santri mulai berdatangan dan tak berselang lama,lonceng madrasah pun berbunyi.


Teng teng teng