AynaRayan

AynaRayan
Berbeda



"Adel,tolong kamu sama Nissa ambil air ya,buat nge pel!".pinta Ayna


"Iya kak".ucap Adel


"Yeyyy selesai juga, Alhamdulillah".seru Kiran


"Geby,Ara,kalo udah selesai didalam,tolong kalian turunin kursinya ya,yang lain juga bantu Geby sama Ara ya!".ucap Ayna."aku sama Kiran mau cabut rumput didepan dulu.Yok Kiran".lanjutnya


"Siap kak Ayna".seru mereka


Ayna dan para santri lain pun sibuk dengan kegiatan masing-masing untuk membersihkan kelas maupun halaman depan kelas.


°°°


"Alhamdulillah selesai jugaa".gumam Ayna."eh teman-teman yang lain udah selesai belum?".serunya


"Udah kok ka".sahut mereka


"Ya udah,istirahat dulu,aku sama Kiran mau ke kantin nih,ada yang mau nitip gak?ditraktir deh,mumpung lagi baik hehehe".ucap Ayna yang membuat mata mereka berbinar


"Wah Alhamdulillah nih,kalo gitu nitip minuman aja kak,haus banget soalnya hehehe".ucap Ara


"Ya udah,tunggu sebentar ya!yok Kiran,kita berangkat".ajak Ayna


"Yok lah".seru Kiran


Sepertinya hanya para kaum hawa yang sudah selesai.Buktinya,para laki-laki masih sibuk bersih-bersih halaman pondok.Jelas lama dong ya,namanya juga halaman pondok.Tak ketinggalan para guru-guru,mereka pun ikut dalam kegiatan tersebut.Saat diperjalanan menuju kantin,Ayna dan Kiran tak sengaja bertemu dengan Rayan.


"Mau kemana Ay?".tanya Rayan menghentikan langkah mereka


"Eh ini ustadz,kita mau kekantin".ucap Ayna canggung


"Ohh kalian udah selesai bersih-bersihnya?".tanya Rayan lagi


"Alhamdulillah udah kok ustadz".sahut Ayna."kalo gitu,kita kekantin dulu ya ustadz".pamitnya


"Iya silahkan".ucap Rayan,lalu berlalu melewati Ayna dan Kiran


Mereka pun melanjutkan perjalanan yang sempat tertunda.


"Kayak ada apa-apanya deh,kak".ucap Kiran


"Apa-apanya gimana maksud kamu?".tanya Ayna heran


"Itu loh,sama ustadz Rayan,kalo sama kakak keliatannya udah kayak orang akrab aja gitu,padahal kan baru kenal juga.Kalo kakak sama ustadz-ustadz yang lain sih udah biasa aku liatnya,lah ini,kek ada sesuatu gitu".jelas Kiran


"Huss siapa tau kan ustadz Rayan emang kayak gitu orangnya,suka berbaur sama santri.Apa anehnya coba?".ucap Ayna


"Yaa iya sih,tapi kan,kalo sama kakak beda aja gitu".ucap Kiran lagi


"Yaa udah lah,jangan dipikirin,ntar cepat tua hahaha".ejek Ayna."pesan gih minumannya,samain aja ya".lanjutnya


"Okey siap".seru Kiran


Ayna hanya duduk memperhatikan Kiran yang sedang memesan minuman untuk teman-teman mereka di kelas.Ayna kembali berpikir dengan apa yang dikatakan oleh Kiran atas kejadian tadi.Iya sih,emang beda,akhir-akhir ini dirinya sering bertemu dengan Rayan,dan Rayan pun sering bicara padanya,entah sekedar bertanya atau memberitahukan beberapa hal.Entahlah.pikirnya.


°°°


عَنْ أَبِي حَمْزَةَ أَنَسْ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، خَادِمُ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى  اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِه


[رواه البخاري ومسلم]


Dari Abu Hamzah, Anas bin Malik radiallahuanhu, pembantu Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam dari Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam, beliau bersabda: Tidak beriman salah seorang diantara kamu hingga dia mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri.


(Riwayat Bukhori dan Muslim)


"Jadi,pelajaran yang dapat kita ambil dari hadist tersebut adalah:


Seorang mu’min dengan mu’min yang lainnya bagaikan satu jiwa, jika dia mencintai saudaranya maka seakan-akan dia mencintai dirinya sendiri.


Menjauhkan perbuatan hasad (dengki) dan bahwa hal tersebut bertentangan dengan kesempurnaan iman.


Iman dapat bertambah dan berkurang, bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan.


Anjuran untuk menyatukan hati".jelas Rayan."Berhubungan dengan cinta,ada yang tau bedanya antara cinta dan suka?".tanyanya


Seketika kelas menjadi hening,banyak teka-teki dikepala mereka.Meskipun mereka tahu makna dari cinta dan suka,namun tak banyak yang mengetahui perbedaannya.


Apakah kalian mengetahuinya?.


Rayan terdiam sembari menunggu jawaban dari para santrinya.Ada beberapa yang terlihat sangat berpikir.Entah memikirkan jawaban dari pertanyaan tadi atau sekedar pura-pura berpikir keras haha.Namun,tak berselang lama,salah satu santri mengangkat tangannya.


"Saya ustadz".ucap Ayna mengangkat tangan kanannya


"Iya Ayna,apa jawabannya?".sahut Rayan


"Kalo cinta sudah pasti suka,tapi kalo suka belum tentu cinta ustadz".jawab Ayna


"Yap betul.Ada yang tau makna dari kata-kata itu?".ucap Rayan


Hening lagi.


"Ada yang tau?".tanyanya lagi


"Tidak ustadz".sahut mereka


"Begini,kalo suka belum tentu cinta.Sama halnya ketika kita melihat sebuah bunga yang sangat indah.Pasti kita bakalan bilang kayak gini'masyaaAllah bunganya cantik banget nih'pasti gitu kan.Terus,tangan kita bakalan tergerak untuk memetik bunga tersebut,karena kita suka sama bentuknya ataupun warnanya.


Berbeda kalau kita cinta sama bunga itu.Kita akan biarkan ia di dahannya,tanpa memetiknya.Bahkan,mungkin kita akan merawatnya agar ia tumbuh menjadi lebih indah lagi.


Itulah perbedaan antara suka dan cinta.Kalo cinta itu lebih mendominasi segalanya ya.


Baiklah,cukup pelajaran kita pada kali ini.Semoga bisa difahami.Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh".ucap Rayan


"Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh".sahut para santri


Rayan pun melangkah keruang asatidz,ternyata disana masih ada Zayan yang sedang,entahlah.


"Assalamualaikum".ucap Rayan


"Waalaikumussalam".jawab Zayan


"Belum pulang Zay?".tanya Rayan


"Ini udah mau balik,mau bareng?".sahut Zayan


"Boleh,sekalian mau cerita".ucap Rayan


"Yaa biasa lah".ucap Rayan


"Iya iya,bentar dulu".ucap Zayan."yok lah,emangnya kenapa Ray?".tanyanya


"Tentang si Ayna,dia emang keliatan aktif ya orangnya kalo soal tanya jawab gitu.Tadi aja aku kasih pertanyaan sama mereka,tapi yang mau jawab cuman si Ayna.Emang sengaja sih,eh ternyata dia angkat tangan hehehe".jelas Rayan


"Tuh kan,dia itu emang udah keliatan pinter.Tapi kenapa dia gak mau lanjut kuliah aja ya?malah lanjut mondok?".tanya Zayan


"Iya juga sih,tapi kan apa salahnya kalau lanjut mondok".ucap Rayan


"Udah jangan kelamaan Ray hahaha".ejek Zayan sambil menepuk pundak Rayan


"Yaa jodoh siapa yang tau kan".ucap Rayan


"Hati-hati,si Ayna itu cantik loh,udah cantik pinter lagi".ucap Zayan


"Yaa mau gimana lagi,perlu waktu lah.Lagian kan,dia juga masih sedang menuntut ilmu".ucap Rayan


"Nah hari santri kan udah deket nih,nanti juga bakalan ada libur setelahnya".ucap Zayan


"Masa?emang ada libur ya?".tanya Rayan


"Iya,emang udah dari dulu kalo setelah acara hari santri pasti akan diliburkan satu minggu".jelas Zayan


"Oh gitu".ucap Rayan manggut


"Gak ketemuan dong sama si Ayna hahaha".ejek Zayan


"Cuman satu minggu mah, gak lama haha".ucap Rayan."tapi kalo menyangkut soal Ayna,kayaknya bakalan terasa lama deh".lanjutnya dalam hati


"Hayo loh,malah bengong,udah sampai nih".ucap Zayan


Di asrama


"Kak Ay".panggil Sila


"Iya Sil,ada apa?".tanya Ayna


"Hehe gak papa kok,itu kak Kiran sama kak Kayana nungguin kakak di aulia,ngumpul-ngumpul katanya".ucap Sila


"Aduh maaf banget ya Sil,bilangin sama mereka berdua aku gak bisa ikut kalian sekarang,masih mau masak ini hehe".jelas Ayna


"Ohh ya udah deh gak papa,kesian kakak juga,ntar kelaparan lagi haha".canda Sila."kalo gitu aku nyusulin mereka dulu ya".pamit Sila


Yap seperti yang kalian tahu bahwasanya seorang Ayna masak sendiri.Mandiri ya bund.


"Jadi inget lagu angka 1 nih haha.Masak-masak sendiri,makan-makan sendiri,nyuci baju sendiri,tapi tidurnya barengan hahaha".nyanyi Ayna asal.


Ya semenjak mondok,Ayna lebih memilih untuk masak sendiri,supaya terbiasa untuk masa depan nanti katanya.Dan juga bisa dapat menghemat keuangan haha.


"Sepi amat nih dapur,gak kayak biasanya,apa lagi pada tidur ya?".tanya Ayna dalam hati."Alhamdulillah selesai juga,akhirnya bisa makan hehe.habis ini nyusulin mereka deh di aula".ucap Ayna,lalu memakan makanannya dengan khusyuk


Sedangkan di aula asrama


"Eh eh,kalian tau gak,akhir-akhir ini tuh aku sama kak Ayna sering banget loh ketemu sama ustadz Rayan,diajak ngobrol lagi".ucap Kiran sambil berbisik pada Kayana dan Sila,takut-takut ada yang dengar,karena keadaan aula sekarang cukup ramai.


"Masa sih kak?tapi bagus dong.Diliat-liat kak Ay sama ustadz Rayan cocok deh haha".ucap Sila


"Iya bener,aura-aura keserasian mereka itu keliatan banget".kata Kayana


"Tuh kan,apa aku bilang.Lagian ya aku dapat cerita dari Nissa.Tempo hari,ustadz Rayan manggil kak Ayna buat ngasih tau saat ustadz Baihaqi berhalangan hadir,Terus kata Nissa,ustadz Rayan nanyain nama kak Ayna doang haha.Ini tanda-tanda gak sih kalo ustadz Rayan itu ada somethingnya sama kak Ayna?".jelas Kiran


"Wah kalo bener ini mah bakal gempar dong.Tapi,sebaiknya jangan sampai ada orang lain yang tau cerita ini.Kan kalian tau,akhir-akhir ini juga ustadz Rayan jadi bahan pembicaraan diasrama".ucap Kayana


"Iya juga sih kak".kompak Kiran dan Sila


"Ciee barengan hahaha".canda Kayana


Mereka dikejutkan dengan suara seseorang yang tak lain adalah Ayna,tokoh utama dalam pembicaraan mereka.


"Halo semua,pada nungguin aku ya?".ucap Ayna


"Iya nih,dari tadi.udah kenyang kak?".tanya Kiran


"Alhamdulillah,nih tandanya".ucap Ayna sambil mengelus perutnya yang keliatan agak sedikit membesar.Karena kekenyangan ye gesss.


"Alhamdulillah deh kalo gitu,eh maaf ya kak,kita-kita tadi ngomongin kakak loh".ucap Sila


"Hayoo ngomongin apa?tapi yaa gak papa juga sih,santai aku mah haha".ucap Ayna


"Kirain kakak bakalan marah,soalnya tadi kami bahas tentang kak Ay sama ustadz Rayan".jelas Sila agak sedikit berbisik.


Uhuk uhuk uhuk


Seketika,Ayna tersedak angin setelah mendengar perkataan Sila.


"Tenang kak tenang".ucap Kayana sambil mengelus belakang Ayna


"Hehe gak papa.Tapi,kalo boleh aku saranin nih ya,kalo kalian bahasnya tentang aku sama ustadz Rayan sebaiknya jangan sampai disini deh,ntar banyak yang dengar lagi,malah dikira yang lain-lain.Lagian gak baik ghibahin orang,apalagi ustadz sendiri.hayoo".jelas Ayna


"Hehe iya deh,gak lagi,ya gak kak?".ucap Kiran pada Kayana


"Kalo aku sih yes yes aja,tapi kalo kamu sama Sila kayaknya perlu lebih diwaspadai haha".ejek Kayana


"Ihh kak Kay kok gitu,gak prenn kitaa".rajuk Sila


"Halah gitu aja ngambek".ejek Kayana


"Haha udah-udah besti bestiku sekalian,gak pada menghafal nih,besok hafalan banyak loh,terutama Kiran".ucap Ayna


"Astaghfirullah Kiran lupa".ucap Kiran dan langsung pergi ke kamar,untuk ngambil kitabnya.mungkin.


"Iya,kelas kita kan juga banyak hafalannya".ucap Sila pada Kayana


"Untung diingetin sama kak Ayna".ucap Kayana."tunggu bentar ya kak,kita mau ambil kitab dulu".pamitnya


"Iya,aku juga mau kekamar sebentar dan ngambil kitab juga".ucap Ayna dan berjalan kekamarnya.


Mereka pun kembali ke aula untuk menghafal catatan yang diberikan guru mereka masing-masing.


"Nah kalo gini kan,terhindar nih dari dosa ghibah haha".ucap Ayna


"Iya kak".sahut mereka