
Ayna and the geng baru saja selesai mengikuti kegiatan setelah sholat subuh di masjid utama pondok.
"Kirain kegiatan pondok masih diliburkan,ternyata enggak".ucap Sila
"Tadinya aku juga mikir kayak gitu,makanya tetap semangat".ucap Kiran
"Cucu yang punya pesantren tapi gak tau kebiasaan disini".ucap Kayana
"Yaa kan aku gak tinggal disini.Kalo pun kesini,tapi cuman sebentar dan gak pernah juga ngikut kegiatan pondok.Karena males juga hehe".sahut Kiran
"Sampe sekarang juga masih suka males".ejek Ayna
"Iya sih,kadang kadang".cengir Kiran
"Terus,sekarang kita ngapain nih?".tanya Zenara
"Gimana kalo kita ke kamarnya kak Syifa sama kak Aminah aja".usul Sila
"Boleh juga".seru mereka
"Kalo gitu,kita ke ndalem dulu,sekalian ijin sama umma".ucap Kiran
"Oke,lets go".seru mereka
Bagaimana mereka bisa kenal dengan Syifa,yang tak lain adalah wakil ketua mudabbiroh sekaligus teman akrab Rachel.
Flashback on
"Itu saudaranya Gus Zheesan,Ning Kiran".ucap Ahmad yang sontak membuat ketiganya terkejut
"Hah,Ning Kiran?".tanya Aminah tak percaya
"Ini bohong kan?".ucap Fatim
"Bohong dosa".ucap Ahmad berlalu
"Kalo itu beneran saudaranya Gus Zheesan,kok si Rachel berani banget ngehukum mereka sampe kayak gini".ucap Imah
"Entahlah,mending kita kembali ke asrama".ucap Aminah yang diangguki Fatim dan Imah
Di tengah perjalanan menuju kamar,mereka berpapasan dengan Syifa.
"Kok kalian udah pada balik?bukannya tadi diminta buat ngawasin santri baru itu".ucap Syifa heran
"Ternyata,mereka itu bukan santri baru".ucap Fatim
"Hah?maksudnya?".tanya Syifa
"Iya.Tadi,saat kita ngawasin mereka ngelaksanain hukuman,kita ngeliat para tamu Gus Zheesan itu nyamperin mereka,keliatan akrab banget,kayak udah kenal lama,gitu.Nahh kita liat-liat,ternyata dua dari mereka,wajahnya mirip sama ustadz Azzam dan Gus Zheesan".jelas Aminah
"Ustadz Azzam?".tanya Syifa
"Salah satu tamu Gus Zheesan kemaren,mungkin teman beliau juga".sahut Imah
"Terus?".ucap Syifa
"Tiba-tiba si Ahmad lewat,terus dia bilang gini 'itu saudaranya Gus Zheesan,Ning Kiran',gitu.Yaa kaget dong kita.Pantesan mukanya mirip".jelas Aminah
"Astaghfirullah.Aduhh kok bisa-bisanya si Rachel ngehukum Ning Kiran".ucap Syifa
"Mungkin Rachel gak tau kalo itu saudaranya Gus Zheesan.Kan emang gak pernah tau".sahut Fatim
"Lagian si Rachel kenapa ngehukum sampe segitunya banget,bahkan kesalahan yang dibuat oleh mereka hanya hal sepele".ucap Imah
"Yaa kalian tau sendiri ibu ketua kita itu seperti apa".ucap Syifa."Kalo gitu,aku mau nyamperin Ning Kiran sama teman-temannya aja,sekalian minta maaf".lanjutnya
"Ohh oke deh kalo gitu".sahut mereka
"Assalamualaikum".pamit Syifa
"Waalaikumussalam".sahut mereka
Syifa pun pergi mencari keberadaan Kiran dan yang lainnya.Ia merasa bersalah karena telah menghukum cucu dari pengasuh pondok mereka.
"Mungkin di ndalem.Eh tapi,gak mungkin kalo aku kesana sendirian".gumam Syifa
Bukannya takut karena apa.Hanya saja,ndalem itu berada di kawasan pondok putra.Gak mungkin kan kalo Syifa yang merupakan seorang perempuan sekaligus santri putri dipondoknya melewati kawasan putra sendirian.
"Ah nanti aja deh.Pasti mereka juga masih lama disini".gumam Syifa
Syifa mengurungkan niatnya untuk pergi ke ndalem.Ia melangkahkan kakinya menuju koperasi khusus makanan yang masih berada di kawasan pondok putri.
Sesampainya di koperasi
"Assalamualaikum".ucap Syifa
"Waalaikumussalam kak".sahut Ainun yang tak lain adalah si penjaga koperasi
"Hari ini rame?".tanya Syifa
"Alhamdulillah,lumayan kak,daripada yang kemaren-kemaren".ucap Ainun
"Alhamdulillah".gumam Syifa."ada pembeli?".tanyanya
"Oh ada kak,mereka lagi di dalam".sahut Ainun."tapi,kayaknya santri baru ya kak?soalnya aku baru ngeliat mereka".lanjutnya
"Santri baru?".ucap Syifa
"Iya kak,mungkin".ucap Ainun
Apa itu Ning Kiran dan teman-temannya?.batin Syifa
"Saya samperin mereka dulu".pamit Syifa
Koperasi ini lumayan besar,isinya terdapat berbagai macam makanan mentah,makanan ringan,makanan cepat saji,dan jenis makanan-makanan lainnya.Tak ketinggalan pula minumannya.
Syifa mengedarkan pandangannya ke sekeliling koperasi.Dan benar saja,ia melihat kelima perempuan yang ia kira adalah santri baru dipondok ini.
"Assalamualaikum".ucap Syifa mendekat ke arah Kiran dan yang lainnya
"Eh waalaikumussalam".sahut mereka
"Emm ada apa ya kak?".tanya Kiran
"Iya kak,kita mau di hukum lagi ya?".ucap Sila
"Suutt diam dulu".tegur Kayana
"Ekhm,sebelumnya saya minta maaf pada kalian semua,terutama yang tadi malam menjalankan hukuman".ucap Syifa
"Eh gak papa kok.Tapi,kenapa kakak pake minta maaf segala?kan kita emang salah".ucap Kiran
"Maaf.Tapi,hukuman yang diberikan seharusnya tidak seperti tadi.Biasanya hanya dihukum untuk menyapu masjid utama setelah selesai kegiatan".ucap Syifa
"Ohh gitu.Tapi,beneran gak papa kok.Malahan kita seneng kak,seru aja gitu hehe".ucap Kiran
"Iya tuh kak,berasa olahraga".sahut Sila tertawa pelan
"Bener kak.Jadi,kakak gak perlu minta maaf sama kita-kita.Karena,kita emang salah waktu itu.Ribut".ucap Ayna
"Sekali lagi saya minta maaf,terutama pada Ning Kiran".ucap Syifa yang membuat mereka terkejut
"Hah?kakak tau sama aku?".tanya Kiran terkejut
"Maaf Ning,saya baru tau".ucap Syifa menunduk
"Aduh kak,gak perlu minta maaf terus sama kita.Kita maafin kok".ucap Zenara
"Betul tuh kak".seru Sila
Yang gak terlibat,diam aja hehe.batin Kayana
"Iya kak,kita gak papa kok.Kan kita sendiri yang mau disangka santri baru sama yang lain hehe".ucap Kiran
"Sekali lagi saya minta maaf".ucap Syifa
"Iya kak,aduh jadi gak enak".ucap Kiran bernada
"Biasa aja ngomongnya".sinis Ayna
"Tapi,aku minta kakak rahasiain tentang kita berlima ya,terutama aku.Aku gak mau aja gitu,diserbu sama fans".ucap Kiran
"Pede banget".gumam Ayna
"Iya Ning".sahut Syifa
"Dan satu lagi,jangan panggil aku Ning.Panggil Kiran aja".ucap Kiran
"Iya Ni- eh Kiran hehe".ucap Syifa
"Nama kakak siapa?".tanya Sila
"Nama saya,Syifa".sahut Syifa
"Ohh salam kenal kak Syifa.Aku Sila,ini kak Ayna,sebelahnya itu kak Kayana,dan disebelahnya lagi itu kak Zenara,biasanya kita panggil Zen".ucap Sila yang memperkenalkan teman-temannya satu persatu
"Salam kenal semuanya".ucap Syifa tersenyum
"Salam kenal juga kak".seru mereka
"Eh kak,boleh gak kalo kita ke asrama.Ke kamarnya kakak,gitu".ucap Sila
"Boleh kok,boleh banget.Kebetulan dikamar cuman berdua,jadi agak sepi".sahut Syifa
"Satu kamar cuman berdua?".tanya Zenara
"Enggak,satu kamar itu kita berlima.Cuman,mereka lagi pulang,ada kepentingan keluarga katanya".jelas Syifa
"Ohh kirain cuman berdua".ucap Zenara manggut
"Ya udah kalo gitu,kita bayar belanjaan dulu ya kak".ucap Kiran
"Ohh iya silahkan.Saya tunggu diluar".ucap Syifa pergi
"Iya kak".sahut mereka
Flashback off
Sejak itulah,Ayna and the geng menjadi akrab dengan Syifa dan juga Aminah.Karena,Aminah merupakan teman sekamarnya Syifa.
Setelah meminta ijin kepada umma Fatimah,mereka pun segera pergi ke asrama putri untuk menemui Syifa dan juga Aminah.
Berbagai macam tatapan mereka dapati.Yah,hingga sekarang tidak ada yang mengetahui tentang mereka selain Syifa,Aminah,Fatim dan juga Imah.
"Assalamualaikum".ucap Kiran tepat di depan kamar Syifa
Tok tok tok
"Kok gak ada yang nyaut ya?".tanya Kiran
Tok tok tok
"Assalamualaikum".ucap Kiran lagi
Cklek
Pintu kamar pun terbuka
"Kak Syifa nya a-
"Aduhh kalian ngapain sih kesini,ganggu orang tidur aja".ucap seorang santriwati
"Emm maaf kak,kita mau ketemu sama kak Syifa".ucap Ayna
"Syifa lagi tidur,mending kalian pergi".usirnya
"Kenapa teriak-teriak sih Ca?".tanya Syifa dari dalam
"Ini nih,ada yang mau ketemu sama kamu katanya".sahut Bianca
Syifa pun melihat siapa yang ingin bertemu dengannya sepagi ini.
"Eh Kalian,kok pagi-pagi udah kesini?".ucap Syifa sopan
"Gabut kak,gak ada kerjaan".sahut Kiran
"Kalo gabut yaa gabut aja,gak usah gangguin orang tidur".sarkas Bianca
"Bukannya kalo tidur ba'da subuh itu gak baik ya kak".ucap Zenara
"Diam kamu".bentak Bianca
"Ca udah Ca,gak perlu kayak gitu juga".ucap Syifa pada Bianca
Kamu gak tau aja mereka ini siapa.Kalo sampe mereka laporin kelakuan kamu kayak gini sama abah,tamat kamu Ca.batin Syifa
Ayna pun tersenyum
"Udah kak,gak papa.Kita emang salah kok.Maaf ganggu waktu tidur kalian".ucap Ayna
"Bagus,sadar diri".sinis Bianca
"Caa".ucap Syifa menyikut lengan Bianca
"Apa sih?".tanya Bianca
"Emm maaf ya kak,kita balik ke ndalem aja".ucap Kiran
"Gak mau mampir?".tanya Syifa
"Enggak deh kak,mungkin nanti siang hehe".ucap Kiran
"Ya sudah kalo gitu,maaf ya".ucap Syifa
"Iya kak,gak papa.Kita juga minta maaf.Assalamualaikum".pamit Kiran dan yang lainnya
"Waalaikumussalam".sahut Syifa
"Eh,ngapain mereka ke ndalem.Mereka santri baru kan?kok malah ke ndalem,bukannya ke kamar mereka".ucap Bianca heran
"Yaiyalah mereka balik ke ndalem,kan mereka tamunya abah.Dan orang yang ngetuk pintu tadi itu,saudaranya Gus Zheesan.Ning Kiran".jelas Syifa,lalu kembali ke tempat tidurnya
"Tamunya abah?saudaranya Gus Zheesan?Ning- eh astaghfirullah,tadi itu saudaranya Gus Zheesan sama temannya?Ning Kiran?astaghfirullah,habis lah kau Ca.Aduhh gimana ini?semoga Ning Kiran gak ngelapor sama abah huhuuu".gumam Bianca
Bianca mendudukkan dirinya di samping katil milik Syifa.
"Syifa,kok kamu gak bilang sih kalo yang tadi itu Ning Kiran?".ucap Bianca misuh-misuh
"Aku udah peringatin kamu untuk tidak berbicara kasar sama mereka.Tapi kamu malah kayak tadi,bahkan ngebentak salah satu dari mereka".sahut Syifa
"Kan aku gak tau.Jadi,gimana dong?".rengek Bianca
"Tanggung sendiri".ucap Syifa."Ohiya,kamu gak boleh ngasih tau yang lain tentang mereka.Karena Ning Kiran gak mau sampai ada yang tau identitasnya.Kecuali Ning Kiran sendiri yang mau ngebongkarnya".lanjutnya
"Iya iya".pasrah Bianca
_____________________________________________
Rip untuk Bianca😂