AynaRayan

AynaRayan
Bab campuran



Teng teng teng


Lonceng madrasah berbunyi.Seluruh santri memasuki ruang kelas.Dan ustadz Baihaqi pun terlihat melangkahkan kakinya menuju lokal 1A.


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh".ucap ust.Baihaqi


"Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh".sahut mereka serempak


Dan seperti biasa,akan diawali dengan doa.


"Baiklah,hari ini kita hanya akan mengulang pembelajaran sebelumnya".ucap ust.Baihaqi


"Iyaaa ustadz".sahut mereka


"Saya akan tanya kalian satu persatu".ucap ust.Baihaqi yang membuat para santri terdiam


"Fi'il ثلاث مزيد pertambahan dua huruf ada berapa timbangan?Nissa jawab?".tunjuknya


"Ada lima timbangan ustadz".jawab Nissa


"Sebutkan,timbangan apa saja.Keyra jawab!".tunjuknya


"Timbangan اِنْفَعَلَ-اِفْتَعَلَ-اِفْعَلَّ-تَفَعَّلَ-تَفَاعَلَ".jawab Keyra


"Sebutkan salah satu contoh tasrif timbangan اِفْعَلَّ!,Kiran jawab!".tunjuknya


"Emm اِحْمَرَّ ustadz".jawab Kiran


"Sebutkan fi'il madhi اِحْمَرَّ yang ke sepuluh!Rega jawab!".tunjuknya


"Yang ke sepuluh,اِحْمَرَرْتِ ustadz".jawab Rega


"Alhamdulillah masih ingat semua ya.Pertahankan.Karena waktunya masih tersisa beberapa menit lagi,saya akan menuliskan contoh tasrif untuk kalian hafalkan besok".ucap ust.Baihaqi


Ustadz Baihaqi pun memulai tulisannya di papan tulis.Santri lokal 1A menulis dalam keadaan hening,tidak ada suara sama sekali.Hanya sesekali terdengar suara benturan antara spidol dan papan tulis,juga suara buku yang dibolak-balikan dan tentu saja masih terdengar suara santri dari kelas lain.


"Sekian pelajaran kita pada hari ini,Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh".pamit ust.Baihaqi


"Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh".sahut mereka


Ustadz Baihaqi keluar dari ruang kelas.Tak berapa lama,datanglah guru pelajaran kedua,yang tak lain adalah ustadz Azzam.


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh".ucap Azzam


"Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh".sahut mereka


Skip doa


عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ : بُنِيَ اْلإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ : شَهَادَةُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّداً رَسُوْلُ اللهِ وَإِقَامُ الصَّلاَةِ وَإِيْتَاءُ الزَّكَاةِ وَحَجُّ الْبَيْتِ وَصَوْمُ رَمَضَانَ.[رواه البخارى ومسلم]


Dari Abu Abdurrahman, Abdullah bin Umar bin Al-Khottob radiallahuanhuma dia berkata : Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Islam dibangun diatas lima perkara; Bersaksi bahwa tiada Ilah yang berhak disembah selain Allah dan bahwa nabi Muhammad utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, melaksanakan haji dan puasa Ramadhan. (Riwayat Bukhori dan Muslim)


Hadis diatas menunjukkan bahwa rukun Islam ada lima, dan masih banyak lagi perkara lain yang penting dalam Islam yang tidak ditunjukkan dalam hadits. Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda:


“ Iman itu terdapat tujuh puluh lebih cabang “


Islam adalah aqidah dan amal perbuatan. Tidak bermanfaat amal tanpa iman demikian juga tidak bermanfaat iman tanpa amal .


"Saya minta kalian hafal dan setorkan dari hadits pertama di setiap kali pertemuan.Jika waktunya tidak cukup,misalnya minggu ini cuman sempat lima orang.Jadi,minggu selanjutnya,yang kelima orang tadi tidak usah menyetorkan hafalannya lagi.Kasih kesempatan buat yang lain.Fahimtum?".jelas Azzam


"Fahimna ustadz".sahut mereka serempak


Azzam pun kembali menjelaskan pelajaran yang ia sampaikan.Hingga suara lonceng pertanda istirahat berbunyi.


Hari ini Ayna dan Kiran memilih asrama untuk tempat mereka istirahat.Biasanyakan ngantin wkwk.Hanya ada beberapa santri yang terlihat.Mungkin mereka ngantin terus balik ke kelas lagi.Pikir Ayna dan Kiran.


"Gimana?mimpi gak tadi malem".tanya Ayna


"Alhamdulillah enggak sih kak".ucap Kiran


"Syukur deh kalo gitu".sahut Ayna


"Tapi susah tidur akunya,kepikiran sama cerita kakak.Entah udah jam berapa tuh baru nyenyak tidurnya".ucap Kiran


"Lagian kenapa dipikirin coba".ucap Ayna tertawa pelan


"Kepikiran kakaaaak".gemas Kiran


"Udah ah,aku mau ke kamar mandi dulu.Tungguin lho".ucap Ayna


"Iyaaa kak Ayna".sahut Kiran


"BAEK-BAEK LHO SENDIRIAN HAHAHA".teriak Ayna dari luar


Bener juga ya.Mending aku tunggu di depan kamar aja deh.batin Kiran


Akhirnya Kiran pun memutuskan untuk menunggu Ayna di depan kamar.Beberapa menit kemudian,Ayna keluar dari kamar mandi.Setelahnya,mereka kembali ke kelas,karena sebentar lagi lonceng akan berbunyi.


Tepat dipertengahan menuju kelas


"Ayna".panggil seseorang


Ayna yang merasa di panggil pun mencari dari mana asal suara itu.


ohhh bang Azzam.batinnya ketika melihat Azzam lah yang memanggilnya


"Kesana bentar yuk".ajak Ayna pada Kiran


Mereka pun menghampiri Azzam di depan ruang asatidz


"Kenapa bang,mau ngasih duit ya".ucap Ayna


"Duit mulu yang dipikirin".ucap Azzam geleng kepala


"Tanpa uang itu hidup bagaikan taman tak berbunga".ucap Ayna asal


"Haha sudah sudah,itu kata ustadz Mukhtar beliau mau daftarin kamu musabaqoh nanti".ucap Azzam


"Ohiya Ay lupa,tadinya mau izin sama abang hehe".ucap Ayna


"Iya iya abang izinin.Tapi masih lama kok,mungkin sekitar dua bulan lagi".ucap Azzam


"Ohhh gitu ya".ucap Ayna manggut


Kiran pun hanya mendengarkan percakapan antara dua bersaudara tersebut.


Berasa jadi angin dah.batin Kiran


"Ya udah itu aja,abang mau bunyiin lonceng".ucap Azzam


"Yahhh masa gak ada uang jajan gitu".ucap Ayna cemberut


"Hedehh nih,udah sana sana".ucap Azzam menyodorkan beberapa lembar uang pada Ayna


"Dih ngusir nih ceritanya.Dah lah,makasih ya abangku tersayang dadaaah".ucap Ayna lalu kembali ke kelas


Dasar.gumam Azzam


Teng teng teng


.


.


.


Jam menunjukkan pukul 2 siang.Santri putri saling mengantri untuk menyetorkan bacaan maupun hafalan Alquran mereka pada ustadzah.


"Farah gak ada?".tanya ustadzah Fira pada Ayna


"Kak Farah pulang ustadzah,katanya sih ada acara gitu".sahut Ayna sopan


"Ohh gitu".ucap ustadzah Fira manggut


Ayna pun menyalimi tangan ustadzah Fira setelah ia menyelesaikan bacaan Alquran nya.Lalu,ia pergi ke kamarnya.


Kenapa beberapa hari ini aku gak ngeliat ustadz Rayan ya.batin Ayna bertanya-tanya


"Hayoo mikirin apa nih?".ucap Alisa menghampiri Ayna


"Hehe enggak kok ka".ucap Ayna


"Gak baik ngelamun,ntar kemasukan lagi".ucap Alisa


"Iya deh enggak.Kak Farah lama ya pulangnya?".tanya Ayna


"Enggak tau sih,mungkin lusa udah pulang.Kenapa emangnya?".ucap Alisa


"Kangen aja gitu sama calon kakak ipar".ucap Ayna cengengesan


"Hedehh baru ditinggal satu hari".ucap Alisa geleng-geleng kepala


"Yaa namanya juga rindu.Rindu itu hadir bukan karena adanya jarak dan waktu.Tapi,emang adanya dari hati.Kek gitu bukan sih kata-katanya hahaha".ucap Ayna


"Iya-in si paling bijak hahaha.Ke dapur yok,masak atau apa gitu.Bosen nih di kamar mulu".ajak Alisa


"Yok lah".seru Ayna


Mereka pun pergi ke dapur untuk menghilangkan rasa bosan.Emang beda yak wkwk.Sesampainya di dapur,ternyata lumayan ramai oleh beberapa santri.Ada yang masak,makan bahkan ada yang bergosip ria.


Eh tau gak?katanya ustadz Rayan sakit lho


Masa sih,pantesan beberapa hari ini beliau gak keliatan.Gak ngajar juga di kelas


Iya tuh,malah ustadz Rasyid yang gantiin


Sakit apa ya kira-kira


Gak tau deh,semoga cepet sembuh aja buat ustadz Rayan.Biar bisa ngajar lagi hihii


"Mau ngapain nih kita?".tanya Alisa.Namun ia tidak mendapat sahutan dari Ayna


Jadi ustadz Rayan sakit.Sakit apa ya?.batin Ayna


"Malah bengong.Ayna".ucap Alisa


"Eh iya kak,kenapa?".tanya Ayna yang baru saja tersadar


"Mikirin apa sih,sampe aku nanya gak di jawab".tanya Alisa


"Hehe gak kok ka".ucap Ayna


"Hemm ya udah,terus kita ngapain nih?".tanya Alisa


Mereka pun terlihat berfikir dan mengucapkan idenya dengan kompak.


"BAKWAN NASI".seru keduanya


"Nahh cakep tuh.Yok lah".ucap Alisa


"Pake nasi aku aja kak,masih banyak soalnya".ucap Ayna


"Okey deh".sahut Alisa


Mereka pun mulai membuat bakwan nasi.Kalian tau bakwan nasi? pokoknya sama kayak bakwan,cuman bahannya ditambah pake nasi.Enak lho hahaha.