
Keesokan harinya
Para santri mengikuti pelajaran seperti biasanya.Warga pondok telah mengetahui kabar tentang Ayna yang mengalami amnesia.Walaupun hanya sementara,tetapi mereka tetap menyayangkan hal tersebut.Terutama bagi santri lokal 1A.Sekarang adalah jam istirahat.Namun,mereka sama sekali tak berniat untuk keluar dari kelas.
"Gimana ya kabar kak Ayna sekarang?".ucap Geby
"Sumber informasi kita disini cuman Kiran,tapi sekarang dia juga gak masuk".ucap Rafa
"Bener ya kalo si Kiran sekarang masih dirumah sakit?".tanya Rega
"Iya,Kiran sama ustadz Azzam masih jagain kak Ayna".sahut Nissa
"Enak ya jadi Ayna,dijagain gitu".ucap Anan
"Enak apanya,dia bahkan kehilangan ingatannya sekarang".sahut Rafa
"Hehe iya juga ya".ucap Anan menggaruk tengkuknya yang tak gatal
"Dengar-dengar sih kak Ayna cuman lupa sama kejadian 5 bulan terakhir".ucap Geby
"Masa?kalo gitu kak Ayna cuman lupa sama kita-kita dong".ucap Nissa
"Kirain bakalan kayak di tv tv gitu,dia bakal lupa sama dirinya sendiri.Ehhh ternyata lupanya cuman sama kita-kita".ucap Rafa
"Bundahara bakalan lupa dong sama bang Anan".ucap Anan dengan tampang sedihnya
"Kasihan".ucap Rega
"Semoga aja si Ayna bisa inget lagi sama kita".ucap Rafa
"Aamiin".seru mereka
Lokal 1A memang terkenal dengan kekeluargaannya antar teman sekelasnya.Bahkan,kelas lain pun terkadang merasa iri pada mereka.Ditambah lagi karena di madrasah salafi dari berbagai tingkatan.Dari lulusan SD sampai lulusan SMA akan menjadi satu kelas.Wali kelas yang tak lain adalah ustadz Baihaqi akan menjadi ayah mereka.Sedangkan ibu mereka adalah istri dari ustadz Baihaqi sendiri.Lengkaplah silsilah keluarga mereka haha.
Dirumah sakit
Alfarez dan Aulia sudah berada dirumah sakit sejak tadi malam.Azzam sudah menceritakan kejadian yang Ayna alami sampai harus mengalami amnesia sementara.Sekarang Aulia tengah menyuapi Ayna makan.Sedangkan Alfarez dan Azzam sedang keluar mencari makanan untuk mereka.
"Oh iya Ay,kata Riana,dia sama Zikri mau kesini juga jengukin kamu".ucap mama Aulia
"Beneran ma?jadi kangen sama kak Ria hehe.Emmm siapa tadi?Zikri?siapa ma?perasaan kak Ria gak punya keluarga yang namanya Zikri deh.Kita juga gak ada kan,keluarga yang namanya Zikri?".tanya Ayna
"Aduh Ay,mama jadi pusing denger pertanyaan kamu".sahut mama Aulia
"Hehe maaf ma".ucap Ayna
"Zikri itu suaminya Riana,anaknya pengasuh pondok pesantren tempat abang kamu mondok dulu".jelas mama Aulia
"Ohhh Gus Zikri".ucap Ayna manggut
"Kamu inget?".tanya mama Aulia
"Enggak,kan anaknya pengasuh.Jadi,bener dong gus Zikri hehe".sahut Ayna
"Kirain kamu inget".ucap mama Aulia kembali menyuapi Ayna
"Kiran mana ma?".tanya Ayna disela makannya
"Katanya sih tadi mau ke to-
"Assalamualaikum".ucap seseorang
"Waalaikumussalam,nah tu dia orangnya".ucap mama Aulia
"Kenapa kak?".tanya Kiran pada Ayna
"Enggak,tadi aku cuman nanyain kamu dimana.Ehhh tau taunya kamu udah dateng".sahut Ayna
"Ohhh,kakak kapan pulangnya?".ucap Kiran
"Enggak tau".Ayna mengedikkan bahunya
"Sebaiknya nanti kamu pulang kerumah aja ya Ay.Soal pelajaran,kan masih ada abang kamu".ucap mama Aulia
"Tapi,setelah dari sini kita mampir ke pondok dulu ya ma.Yaaa meskipun Ay gak tau sama mereka".ucap Ayna
"Bukannya gak tau Ay,tapi gak ingat".sahut mama Aulia."Oh iya,biar nanti sekalian Kiran ikut kita aja pulangnya ya".lanjutnya
"Iya tante,makasih".ucap Kiran
"Makasih ya Kiran,kamu sudah jagain Ayna".ucap mama Aulia
"Gak papa Kiran,ini semua bukan kesalahan kamu.Karena semuanya murni kecelakaan dan itu semua gara-gara si Farel Farel itu".sahut mama Aulia
Alfarez dan Aulia juga sudah mengetahui tentang Farel dari Ayna.Mereka juga berasumsi kalau Farel lah yang telah menculik Ayna.
Bukan sangkaan lagi,memang Farel lah pelakunya.Sekarang ia pun harus mendekam dibalik jeruji besi atas perbuatannya itu.
°°°
"Kalo Ayna udah pulang dari rumah sakit,dia bakalan balik ke asrama atau pulang kerumah?".pikir Alisa
"Kalo menurut aku sih kak Ayna bakalan pulang kerumahnya,kalo ingatannya belum pulih sih.Kan gak mungkin ingatan kak Ayna bakalan balik dalam sekejap mata".ucap Kayana
"Iya juga sih,apalagi dia gak ingat kalo udah sekolah di madrasah salafi".ucap Alisa
"Mending doa in yang terbaik aja buat Ayna.Semoga ingatannya cepat pulih".ucap Farah nimbrung
"Aamiin".seru mereka
"Mana lagi nih si Kiran gak balik-balik".ucap Kayana
"Rindu yaaa".ejek Alisa
"Enggak,aku cuman rindu sama kak Ayna".sahut Kayana
"Kalo Kiran dengar ini mah bakalan ada perang dunia ketiga nih kayaknya".ucap Alisa tertawa
"Maka dari itu kak,mumpung si Kirannya gak ada disini".sahut Kayana
"Emangnya gak papa ya kak,kalo Kiran lama gak sekolah".tanya Alisa pada Farah
"Yaa enggak sih,kan nanti yang susah dia juga.Karena bakalan ngejar pelajaran yang tertinggal".sahut Farah."Lagian,dia juga udah dapat izin dari gus Fakhri".lanjutnya
"Iya juga ya".ucap Alisa manggut
Di tempat lain
Seseorang terlihat tengah bersiap-siap untuk pergi ke suatu tempat dengan setelan kopiah putih,baju koko putih dan sarung coklat.Ia segera menyalakan sepeda motornya.
Kayaknya ada yang kelupaan deh,batinnya
Tiba-tiba seorang perempuan paruh baya datang menghampirinya.
"Rayan".panggilnya
"Eh ummi,ada apa mi?".tanya Rayan
"Kamu mau kemana nak?".tanya ummi Latifah
"Oh iya,Rayan lupa izin sama ummi hehe".ucap Rayan
"Kemana?".tanyanya lagi
"Mau kerumah sakit mi".sahut Rayan
"Ohhh mau jenguk Ayna ya?nitip salam buat dia.Bilangin sama Ayna,kalo nanti ummi sama abi mau kesana".ucap ummi Latifah
"Iya ummi,Rayan pamit dulu.Assalamualaikum".ucap Rayan
"Waalaikumussalam".sahut ummi Latifah
Rayan telah menceritakan kepada kedua orang tuanya tentang kejadian yang Ayna alami hingga ia harus dirawat dirumah sakit dan kehilangan sebagian ingatannya.
Sesampainya di rumah sakit,Rayan bertemu Azzam di koridor.
"Zam".panggilnya
Azzam yang merasa dipanggil pun segera menghentikan langkahnya.
"Eh Ray,mau jenguk Ayna?".tanya Azzam
"Kalo gak jenguk adik kamu,ngapain lagi aku ada disini".sahut Rayan
"Yaa kali aja kamu lagi check up".ucap Azzam lalu melanjutkan jalannya
"Mama sama ayah udah sampe Zam?".tanya Rayan
"Udah dari tadi malam,sekitar jam 8 baru sampe sini".sahut Azzam
"Ohhh".ucap Rayan manggut