AynaRayan

AynaRayan
Kepulangan Husein



Setelah beberapa tahun menuntut ilmu di negeri orang.Akhirnya,Husein telah menyelesaikan pendidikan nya di Kairo beberapa hari yang lalu dengan menyandang gelar wisudawan terbaik di tahun ini.Hari ini,tepatnya satu bulan sebelum akhir tahun,yaitu hari ahad pertama dibulan november.Husein kembali ke negeri tercintanya,Indonesia.


Saat ini,dikediaman Husein dan keluarga terlihat sangat ramai.Berbagai acara di gelar untuk menyambut kepulangan sang anak.


Husein yang baru saja tiba,segera di sambut oleh kedua orang tuanya dan juga para tetangga.Suara dari tabuhan gendang hadrah dan lantunan sholawat pun terdengar.


°°°


Kabar kepulangan Husein sampai ke telinga Ayna.Ia mendapat kabar dari sang abang bahwa Husein sudah kembali ke Indonesia dan sekarang ada di kediamannya.Kediaman Husein maksudnya.


"Husein siapa sih kak?".tanya Sila


"Emangnya aku gak pernah cerita ya?tentang kak Husein".ucap Ayna


"Enggak ada tuh.Ya kan".sahut Sila yang dibenarkan oleh Kiran,Kayana dan juga Zen


"Masa sih?kalian lupa kali".tanya Ayna


"Emang gak ada kak.Mungkin".sahut Kiran


"Ya udah,aku kasih tau kalian ya.Kak Husein itu tetangga plus teman masa kecilnya aku sama bang Azzam dulu.Kita bertiga sering main.Hingga pada bang Azzam lanjut ke pesantren.Dari situ kita udah mulai mencar,gara-gara kak Husein yang juga ikut mondok".jelas Ayna


"Emangnya mondok dimana ka?".tanya Zenara


"Di Kairo.Makanya aku bilang mencar,karena kita bertiga mondoknya gak ada yang satu tempat atau daerah".sahut Ayna


"Iya ya.Kak Ay disini,ustadz Azzam di Kalimantan,terus si Husein itu di Kairo".ucap Sila manggut


"Payahnya dulu aku pernah kagum dan hampir suka sama kak Husein".cicit Ayna


"Terus terus,gimana kelanjutannya?".tanya Kiran


"Yaa kan masih hampir".sahut Ayna


"Jadi,sekarang udah enggak kan?".tanya Sila


"Kalo masalah sukanya sih,yaa enggak.Tapi,kalo masalah kagumnya masih sampe sekarang.Siapa sih yang gak kagum sama kak Husein.Terus,tadi kata bang Azzam,kak Husein menjadi lulusan terbaik tahun ini".sahut Ayna


"Masa sih kak?kalo kayak gitu mah,aku juga kagum hihii".ucap Sila


"Kalo Sila sih emang dasar dianya aja,kalo liat santri putra dikit langsung cerah tuh mata".ucap Kayana


"Mana ada,enggak yah".sahut Sila


"Enggak salah lagi".ucap Zenara tertawa


"Kasihan".ucap Ayna dan Kiran


"Inget kak,udah ada ustadz Rayan.Jangan sampai ada orang lain lagi di hati kakak".ucap Sila bijak


"Tenang Sil.Kalo aku mah yaaa tergantung lawannya lah.Kalo ustadz Rayan begini begini,yaaa aku tinggal begitu begitu".sahut Ayna


"Obat kak Ay habis deh kayaknya.Omongannya mulai ngaco nih".ucap Sila


"Eh ngomong-ngomong katanya,ustadz Mukhtar mau berhenti ngajar ya?".ucap Zenara


"Masa sih?".tanya Sila


"Ck masa si paling paling update gak tau beritanya sih".ejek Kiran


"Kan emang gak tau kak".sahut Sila malas


"Iya,kalo masalah kenapa berhentinya itu,aku juga gak tau sih.Kan cuman denger angin anginnya aja".ucap Zenara


"Kalo ustadz Mukhtar berhenti ngajar.Terus,siapa dong yang ngajarin kita tartil sama tilawah".ucap Sila


"Gimana kalo ustadz Azzam aja".seru Zenara


"Gak mungkin lah Zen.Kan bang Azzam udah ngajar hadist.Terus,megang kelas kalian juga kan".sahut Ayna


"Iya juga ya".ucap Zenara


"Udah,biarlah itu menjadi urusan pihak pondok.Siapa yang bakal ngegantiin ustadz Mukhtar nanti.Daripada kita gak ngapa-ngapain kayak gini,mending jajan.Kasian kak An kalo gak ada yang beli".ucap Kayana


"Itu mah maunya kamu Kay.Lagian kak An juga gak masalah kalo gak ada yang jajan di koperasi".sahut Zenara


"Yok lah,langsung cuss kita.Ett biar aku sama Kay aja yang beli.Kalian bertiga tunggu disini.Awas aja kalo kita berdua balik kesini,kalian malah gak ada.Kalian juga sih yang gak dapat jajan kalo menghilang dari sini".cerocos Ayna


"Iya kak iya.Kita bakalan setia kok nunggu kalian berdua".sahut Sila


"Setia nunggu jajannya yang paling benar".ucap Zenara


"Ambil uang dulu lah di kamar".ucap Ayna pada Kayana


"Okey".sahut Kayana


Ayna dan Kayana pun pergi ke kamar untuk mengambil uang mereka.Setelahnya,mereka segera ke koperasi asrama membeli jajanan untuk mereka dan juga yang lain.


°°°


Setelah acara penyambutan kedatangan Husein selesai.Para tamu dan juga tetangga yang hadir pun mulai meninggalkan tempat acara satu persatu.Hingga,sekarang hanya tersisa Husein dan kedua orang tuanya,dan juga Alfarez beserta sang istri.


"Ayna masih mondok di Baitul 'Izzah om?".tanya Husein pada Alfarez


"Alhamdulillah,masih.Yaaa walaupun dulu sempat hilang ingatan".ucap Alfarez


Husein dan juga kedua orang tuanya yang sama sekali tidak mengetahui kabar tersebut pun kaget setelah mendengar ucapan Alfarez.


"Ayna pernah amnesia om?".tanya Husein terkejut


"Iya.Tapi,gak lama kok.Amnesianya juga sebagian".sahut Alfarez


"Alhamdulillah kalo gitu".ucap Husein


"Terus,sekarang gimana kelanjutannya?".tanya Alfarez


"Saya om?".ucap Husein


"Iya".sahut Alfarez


"Ohh,awalnya sih disuruh ngabdi sama ustadz yang ada disana.Tapi,kebetulan saat itu Azzam bilang kalo salah satu pengajar di madrasah salafi Baitul 'Izzah ada yang mau berhenti mengajar.Jadi,mereka membutuhkan pengajar atau ustadz baru".jelas Husein


"Jadi,kamu mau ngajar disana nak?".tanya abinya Husein


"Insyaallah abi".sahut Husein


"Bukan kah seharusnya kamu mengabdi di Kairo saja?".ucap Alfarez


"Bukannya saya menolak om.Tapi,sudah sangat lama saya meninggalkan rumah ini dan juga kedua orang tua saya.Kalo Azzam masih bisa pulang kesini walaupun cuman disaat liburan bulan ramadhan dan syawal.Sedangkan saya,jika ada suatu hal yang mengharuskan atau sesuatu yang sangat sangat penting saja saya diperbolehkan pulang.Seharusnya saya kembali ke Indonesia hanya jika sudah di wisuda.Jadi,sepertinya saya akan menerima saran dari Azzam saja.Setidaknya saya tidak terlalu jauh lagi dengan ummi dan abi.Dan juga,saya bisa pulang kerumah jika sudah rindu dengan mereka hehe".jelas Husein


"MasyaaAllah,jawaban kamu benar-benar membuat kami yang mendengarnya menjadi tersentuh.Tapi,kenapa bahasanya jadi formal gini".sahut Alfarez


"Husein cuman ngikutin bicaranya om".ucap Husein


"Ada-ada saja kamu".ucap Alfarez geleng-geleng kepala


"Nahh kalo kamu ngajar di tempatnya Azzam juga.Tolong sekalian jagain Ayna ya".ucap Aulia tiba-tiba


"Kan udah ada Azzam juga tan".sahut Husein


"Yaaa gak papa,biar banyak yang jagain anak perempuan saya".ucap Aulia


"Hehe iya tan,insyaallah".sahut Husein


Setelah melewati perbincangan yang lumayan menghabiskan waktu,Alfarez dan Aulia pun pamit undur diri untuk pulang ke rumah mereka.


"Kamu mau ngajar di pesantren Baitul 'Izzah aja nak?".tanya ummi


"Iya mi.Setidaknya kan Husein masih bisa pulang.Yaa walaupun gak bisa setiap hari hehe".sahut Husein


"Ya sudah kalo begitu.Ummi cuman mau ngingetin kamu aja,tata niat kamu untuk mengajar disana.Ummi tau kalau kamu itu suka sama Ayna kan?".ucap ummi


Husein terkejut mendengar ucapan umminya tersebut.Emang,naluri seorang ibu itu tak pernah salah.


"Iya mi,insyaallah".sahut Husein


"jangan sampai rasa suka ataupun cinta yang kamu miliki itu dapat membahayakan orang lain".ucap ummi


"Iya ummi.Tapi kok ummi ngomongnya kayak gitu sih?".ucap Husein


"Gak tau juga,tiba-tiba aja keluar kata-kata itu".sahut ummi."ummi cuman memperingatkan".lanjutnya


"Iya ummi".patuh Husein


"Ya sudah,ummi mau ke kamar dulu".pamit ummi


Ayna,tunggu saya sebentar lagi.batin Husein


°°°


"Kok jadi kepikiran sama kak Husein terus ya".gumam Ayna