Adine's Second Life

Adine's Second Life
Pesan dari seseorang



Malam harinya, Asher tengah fokus pada laptopnya. ia sedang mengerjakan pekerjaannya yang baru saja dikirim lewat Email oleh Asistennya itu.


hingga jam sepuluh malam, pria itu menyelesaikan pekerjaan nya.


Karena merasa bosan, Asher membuka WhatsApp untuk melihat apakah sang istri masih online.


Saat akan mengirim pesan kepada sang istri, tiba-tiba ada sebuah pesan dari nomor yang tak dikenal. seseorang itu mengirimkan foto yang mana membuat pria itu mengernyit heran.


Asher mengurungkan niatnya untuk mengirim pesan kepada sang istri. ia terlanjur penasaran akan foto itu.


"Ini nomor siapa?" tanyanya pada dirinya sendiri.


Karena penasaran, Asher segera membuka pesan yang entah dari siapa itu.


Setelah membuka pesan itu, kening pria itu mengkerut.


"Ini kan, Adine. sama siapa dia?"


"Dia pergi berdua dengan pria lain disaat suaminya sedang tidak ada," ucap Asher nampak kesal melihat foto itu.


Pria itu berfikir positif, mungkin mereka tak sengaja bertemu. namun, ia juga tak yakin dengan pikirannya itu, setelah dilihat-lihat sang istri sepertinya akrab dengan pria yang ada difoto itu.


"Apa-apaan ini, mereka terlihat akrab sekali."


"Ngapain pria itu menatap Adine seperti itu," ucap Asher tak terima sang istri ditatap oleh pria lain.


Karena tak ingin berprasangka buruk kepada sang istri, pria itu memutuskan untuk menghubungi Adine.


Panggilan pertama tak diangkat, pria itu mencoba kembali menghubungi sang istri.


Tetap saja, sang istri tidak mengangkat panggilannya.


Pria itu benar-benar kesal, ia semakin berpikiran negatif terhadap sang istri.


Ditempat lain...


Seorang wanita terbangun dari tidurnya karena mendengar suara handphone nya yang terus saja berbunyi.


wanita itu meraih handphone nya yang ada diatas nakas.


ia menyalakan handphone nya dan tertera panggilan tak terjawab dari sang suami.


Adine beringsut menegakkan tubuhnya.


"Mas Asher nelpon," ucapnya.


Adine menghubungi suaminya, karena tadi ia tak mengangkat panggilan dari sang suami.


Tak menunggu lama, panggilan itu langsung diangkat oleh Asher.


📞:"Kenapa dari tadi gak diangkat telponnya?"tanya Asher dengan suara yang terdengar ketus.


"Maaf, mas. tadi aku ketiduran," balas Adine seadanya.


"Lagian, tumben kamu nelpon jam segini, ada apa?" tanya nya.


📞:" Nggak ada apa-apa. emangnya nelpon kamu harus ada perlu dulu gitu? atau jangan-jangan kamu gak suka saya telpon?"


Mendengar jawaban Asher yang ketus, membuat Adine menjauhkan handphone nya dari telinganya.


Ia merasa heran dengan suaminya itu, sebenarnya pria itu kenapa, pikirnya.


"Mas Asher kenapa sih, kok dia jawabnya ketus gitu," gumam Adine.


wanita itu mendekatkan kembali handphone nya ke telinganya.


"Gak gitu, mas. kamu kok jawabnya ketus banget. Ada apa, aku ada salah sama kamu? apa karena tadi aku gak cepat angkat telpon dari kamu, makanya kamu kayak gini? yaudah, kalo emang karena itu, aku minta maaf. lagian, tadi aku udah bilang kalau aku ketiduran," balas Adine panjang lebar.


📞:"Hmm."


Pria itu hanya berdehem, Adine mulai merasa kesal dengan suaminya itu. ia sudah berbicara panjang lebar dan balasannya hanya Hmm.


📞:" Kamu tadi pergi kemana aja?" tanya Asher tiba-tiba.


"gak kemana-mana kok, cuma waktu siang aku pergi ke minimarket buat beli cemilan. kenapa emangnya?" jawab Adine dengan santainya.


📞:" Oh, gitu. yakin, gak kemana-mana lagi?"


"Iya, mas."


Asher yang berada disebrang sana, mendengar jawaban Adine yang tak jujur itupun hanya bisa menahan amarahnya.


kenapa juga Adine tidak mengatakan bahwa dia ke restoran bersama pria, padahal difoto itu sudah jelas sang istri pergi bersama seorang pria.


Tak lama, mereka mengakhiri teleponan nya.


Adine kembali melanjutkan tidurnya, sementara Asher, pria itu tak bisa tidur.


Ia tak puas mendengar jawaban sang istri, mengapa Adine tidak mengatakan yang sejujurnya, pikir Asher.


Disebuah kamar bernuansa putih, seorang wanita terlihat begitu senang karena rencananya berhasil. Foto yang ia kirim sudah dibuka dan ia yakin bahwa mereka sebentar lagi akan bertengkar.


Siapa yang tidak akan marah saat melihat pasangannya ternyata pergi bersama pria lain ataupun wanita lain.


"Ini baru awal," gumamnya tersenyum miring.


🍁🍁🍁