YOU ARE NOT MY DESTINY

YOU ARE NOT MY DESTINY
Makan Dan Ke Pantai Bersama



Made yang menunggu di luar mobil, di kagetkan oleh kedatangan Rysa yang tiba-tiba.


"Hai...Kak! (sambil memukul pungungnya pelan), nggak lama kan?" tanya Rysa pada Made.


(Ngagetin aja *batin Made) "Lumayan lah"


"Jadi kelamaan nih, perasaan sudah cepet deh"


"Sudah, buruan masuk! panas"


"Panas pagi kan sehat Kak"


"Ya sudah masuk dulu, jadi nggak nih!"


"Nggak ah, kan baru kenal" ucapnya Rysa sambil tertawa.


"Tenang aja aku satpam kok, aku jagain sampe kapanpun" ucap Made masih dengan memegang pintu mobilnya untuk mempersilahkan Rysa masuk.


"Memangnya beneran satpam ya?" kembali bertanya dengan kepolosannya.


"Baru tahu Aku, ternyata kamu itu bawel juga"


Rysa yang mendengar ucapan Made, mengatakan Ia bawel pun hanya tertawa pelan. Sambil melangkah memasuki mobil yang sudah di persilahkan oleh Made.


Mobil pun berjalan sedikit melaju meninggalkan kediaman Rysa.


"Mau kemana?" tanya Made.


"Gimana sih Kak" balas Rysa


Mereka berdua pun kompak tertawa, di dalam mobil Rysa kembali bertanya pada Made, pertanyaan yang di anggapnya lucu ia pun kembali mempertanyakannya lagi.


"Kak, bukannya sudah punya calon doi ya?"


"Iya, memang sudah ada"


"Terus kenapa perginya sama Rysa, nggak sama calon do'inya,"


"Memangnya ada larangan ya?"


"Ya nggak gitu juga Kak"


"Sudah diem nanti aku ceritain"


"Baiklah Rysa diem"


"Ya jangan diem, ngomong juga"


"Gimana sih Kak"


"Jangan lupa ngambek ya" ucap Made sambil tertawa.


"Ngelawak kalih"


Kembali tertawa kompak.


- Pergi ke Resto Hawai ....


Ternyata Made mengajak Rysa ke resto Hawai. salah satu nama rumah makan yang ada di luwuk banggai. Sesuai dengan namanya Hawai sepintas kita bisa menebak aneka yang di sediakan. Dan tempatnya yang dekat dengan pantai terkenal dengan keberagaman dan kekayaan hasil laut, seperti ikan, kepiting, udang, cumi lobster dan masih banyak jenis biota lainnya. Di Resto Hawai ini juga pantas di jadikan salah satu destinasi pilihan oleh Made untuk pergi bersama Rysa.


Tempatnya juga strategis dan cukup luas karna terletak di jalanan, dekat dengan pesisir pantai. Sambil makan mereka berdua bisa sambil melihat keindahan pemandangan laut, yang terhampar di sisi jalan.


"yuk turun!" ucap Made.


"Sudah sampai ya?" tanya Rysa.


"Mangkanya turun dulu, masa iya aku suruh turun belum sampai. Ngapain coba" pungkas Made.


Rysa yang mendengar ucapan Made kembli tertawa.


"Kak..., katanya mau cari kado, kok kita ke sini sih!" tanya Rysa masih dengan melihat resto hawai tersebut.


"makan dulu, laper" jawab Made membalas ucapan Rysa.


"Kak Made tahu aja Rysa belum makan" ucapnya sambil tersenyum.


"Sudah nampak dari wajahnya"


"Kenapa? cantik ya." timpal Rysa.


Sambil melihat kearah Made minta kesepakatan dari ucapannya itu.


"Iya sih.... Tapi...." balas Made kembali.


"Tapi apa?" dengan ekspresinya yang masih bertanya.


"Tapi bohong..(tertawa)"


"Lawak, nggak lucu." balas Rysa.


"Jangan lupa kesal( Made tersenyum).Yuk lah masuk, sudah lapar nih!" ucap Made.


Mereka pun melangkah bersama memasuki Resto Hawai tersebut.


Made sudah beberapa kali mengunjungi Resto Hawai, dan tempat faporitenya Ia ada di lantai atas jika datang, Ia selalu memesan di lantai atas tersebut, karna dari situ terlihat pemandangan laut yang indah, dan kota luwuk yang sesungguhnya jika di malam hari.


"Wahh....indah sekali pemandangannya" ucap Rysa masih melihat keindahan dari lantai atas tersebut.


"Iya, seindah dirimu" ucap Made sambil sambil tersenyum.


"Ngejek ya" balas Rysa.


Setelah Made dan Rysa duduk. "Sya pesan apa?" ucap Made sambil memperlihatkan pilihan menu yang ada di mejanya.


Mereka berdua pun sudah menentukan menu makan dan minumanya. Pelayan meminta mereka untuk menunggu, pesanan akan segera di antarkan.


Tidak menunggu lama pesanan pun datang. Pelayan mengatur makanan yang sudah tersaji dan mempersilahkan mereka berdua untuk menikmatinya.


Mereka berdua pun makan bersama.


- Di tempat lain ....


Bagas masih memikirkan kejadian kemarin dulu, tentang ia dan Rysa yang tanpa sengaja bertabrakan di koridor sekolah. Dan tentang Rysa yang berani melawan anak berandalan.


Bagas ingin menghubungi Rysa saat mengambil hp nya, Ia baru sadar. Kalau ia tidak mempunyai nomor Rysa. "Gue baru ingat, astaga gue kan nggak punya nomor cewek itu" ucap Bagas sambil memegang kepalanya. Besok Aku coba minta nomornya deh.


Kembali pada Made dan Rysa, setelah makan bersama. Made mengajak Rysa kepantai yang ada di dekat Resto Hawai tersebut.


"Kak, katanya mau cari kado?" tanya Rysa.


"Gampang deh"


"Terus, tadi katanya mau cerita juga".


"Kapan?"


"Dih kan pikun, waktu di dalam mobil tadi Kak"


Disini Made sudah nampak mengagumi Rysa hanya saja ia masih belum mau menyadarinya. Beda halnya dengan Rysa, Ia sudah mulai bisa menerima keakrabannya bersama Made, karna Made sudah jauh berbeda dari awal mereka bertemu.


"Ya sudah tanya lagi aja"


"Ngeselin kan"


"Jangan lupa ngambek" ucap Made sambil tertawa.


Rysa pun ikut tertawa bersama, "Kak Made sering kesini?" tanya Rysa


"Dulu iya, tapi nggak sering juga. Aku suka kesini bareng teman-teman" jawab Made.


"Teman!, doi atau pacarnya gitu?"


Karna Made punya kisah percintaan yang menyakitkan dan memilukan, ia hanya tersenyum kecut menanggapi ucapan Rysa.


Rysa kembali memangil namanya karna ia tidak menjawab ucapan Rysa, nampak Made tiba-tiba saja melamun. Tiga kali Rysa memanggil namanya Made pun baru menjawab.


"Kak.., Kak Made. Kak..., kok ngelamun sih, hayo....!"


"Nggak kok(hehehe)"


Made tidak ingin bercerita perihal percintaannya yang kandas karna di hianati oleh orang yang berpengaruh dalam hidupnya selama ini. Made pun mengalihkan pembahasannya.


"Kamu suka nggak tempatnya?" tanya Made mengalihkan pembahasannya.


"Suka banget malah" jawab Rysa.


"Ya sudah nanti aku bawa kamu kesini lagi"


"Ngarep deh" balas Rysa, hingga mereka berdua pun kompak tertawa lagi.


Membuat rumah-rumah dari pasir, mencari keong, bermain air bersama hingga saling kejar mengejar di kala Made menjahili Rysa, begitupun sebaliknya.


Setelah melewati hari ini bersama, Made pun mengajak Rysa untuk pulang.


"Sya, sudah lumayan lama nih kita di sini, balik yuk?" ucapnya pada Rysa.


"Balik ya! hemm ya sudah ayuk" balas Rysa.


Dengan jawaban Rysa yang seperti itu, membuat Made mengira Rysa masih ingin bermain di tempat ini.


"Kenapa?, masih mau main ya?" tanya Made.


"Nggak gitu Kak"


"Terus?"


"Nggak rela aja ninggalin tempat ini"


"Tempat ini doang"


"Terus maunya?"


"(Hhahahaa) lawak"


"Nggak lucu"


"Yuklah" Made pun menarik tangan Rysa, meninggalkan pantai dan Presto Hawai tersebut.


Sebelum mengantar Rysa pulang, Made mengajak Rysa ke Midi untuk membantunya memilih kado apa yang cocok untuk anak tantenya yang lagi ulang tahun.


Setelah dari Midi, dan memilih kado yang cocok. Tidak lupa Made pun mengajak Rysa untuk berpoto bersama, karna di Alfa lagi ada pertujukan siapa yang bisa memasukan bola kecil kedalam botol tersebut Ia akan mendapat baju cauple dan boneka ukiran. Made dan Rysa pun mencoba permainan tersebut. Lima kali Made mencoba hanya dua kali berhasil memasukan bola kedalam botol.


Alhasil Mereka berdua Mendapat baju couple dan boneka ukir. Setelah itu Made pun mengajak Rysa pulang dan langsung mengantarkan Rysa kerumahnya.


Tanpa terasa mereka berdua melewati hari ini, dengan bercanda dan tertawa bersama.


...-------🦋🦋🦋🦋🦋🦋------...


...𝖳𝖾𝗋𝗂𝗆𝖺 𝗄𝖺𝗌𝗂𝗁 𝖽𝗎𝗄𝗎𝗇𝗀𝖺𝗇𝗇𝗒𝖺 🙏...