
Berkali-kali membaca pesan yang di kirimkan Rysa, membuat Made merasa mempunyai rasa kesenangan tersendiri. Begitupun dengan Rysa yang setiap kali melihat pesan dari Made membuatnya harus tertawa-tawa sendiri.
- Balasan dari Made ....
📩 "Nggak ada apa-apa, cuman mau tahu kamu lagi apa!."
📩 Oh ya Sya!, nanti aku jadi ya ke rumah mu dengan Pian temanku.
Karna masih kelewat gen**si dengan apa yang ia kirimkan kemarin malam, Made pun mencoba sedikit tenang dengan pesan dan jawaban yang dirinya kirimkan.
- Pagi hari ....
Rysa yang baru saja bangun langsung mencari keberadaan hp nya. Setelah menemukan hp tersebut ia pun mengecek pesan yang masuk. Nampaklah pesan masuk dari beruang kutub tersebut. Rysa lupa kalau hari ini adalah hari libur yang mana Made akan datang kerumahnya. Tapi, karna membaca pesan yang di kirimkan Made!, Rysa pun baru ingat kalau hari ini Made dan teman-temannya akan datang.
"Haa..iya mereka hari ini kan akan datang!." ya sudah aku kirim pesan kemereka dulu, habis itu aku harus buru-buru mandi, terus turun bantu bik Diah. Ucap Rysa yang baru ingat setelah membaca pesan yang di kirimkan si beruang kutub tersebut.
*Pesan untuk Made .
📩 Aku Baru bangun Kak. "Emang harus spam gitu ya?"
📩 Iya Kak..!. Sya di rumah kok, *emot senyum*
Ucap pesan yang di kirim kan Rysa, yang sebenarnya ia juga agak gugup dan heran apa maksud si beruang kutub tersebut benar-benar sangatlah tidak jelas sekali menurut Rysa. Tapi biarlah toh bukan kah baik kalau dia tidak seperti beruang kutub lagi. Batin Rysa.
*Pesan untuk Tiara .
📩 "Ra..!. Jangan lupa nanti kerumah?. Kabari tuh temen-temen hari libur nih."
Tak menunggu waktu lama Tiara pun langsung membalas pesan yang di kirimkan oleh Rysa.
* Balasan pesan dari Tiara .
📩 "Ok Sya, siap."
📩 *Emot peluk sahabat*
📩 "Si Kak Made jadi dateng kan Sya?, haduh kok Aku yang dang ding dung ya!..hahahaa."
(ucap Tiara yang sengaja menganggu Rysa dengan candaannya. Karna Tiara yakin Rysa pasti gugup karna hari ini hari libur. Keluarganya pasti lagi kumpul semua di rumahnya.)
* Balasan pesan untuk Tiara .
📩 "Buruan dateng jangan banyak tanya!."
📩 "Beruang kutub mulu, samperin sana kerumahnya."
(ucap balasan pesan Rysa sedikit heran dengan temannya yang satu ini, kalau urusan cowok yang menurutnya wow tak pernah alfa. Mungkin dia yang akan jadi pemancar nomor satu, batin Rysa.)
Astaga aku harus buruan mandi, kalau nggak teman-teman keburu datang! ucap Rysa langsung berjalan memasuki kamar mandi yang ada di dalam kamarnya tersebut.
- Di tempat Made ...
Karna dirinya sudah bangun sejak tadi. Ia memilih olah raga pagi dengan berjalan santai di kompleks yang tidak terlalu jauh dari rumahnya. Setelah pulang dari olah raga santai! kini Made sudah duduk di balkon tempat favorite nya biasa di hari libur sambil memainkan gitar kesayangannya.
Ia baru ingat akan pergi ke rumah Rysa hari ini. "Pian aku bawa nggak ya?" kalau gw bawa si curut satu itu bisa-bisa dia bakal heboh. Tapi kalau nggak gw kabari Pian, di sana gw bakal nggak ada temannya! ucap Made bingung, haruskah ia membawa Pian atau tidak.
"Gw mandi dulu deh nanti gw pikirin lagi setelah mandi" ucap Made bergegas menyimpan gitar yang ada di tangannya tersebut.
Tiara yang sudah bersiap akan kerumah Rysa pun, mengirim pesan kepada teman-temannya. Bertanya!, apakah mereka sudah selesai bersiap ataukah belum, karna dia sudah stay menunggu teman-temanya untuk berangkat bersama.
* Pesan Tiara untuk teman-temannya di kirimkan ke 𝗚𝗿𝘂𝗽 𝗪𝗮.
📩 "Kalian dah pada bangun kan?"
📩 *emot cantik*
📩 *tikel cantik berbunga-bunga*
📩 "Letoy gw tau lu dah siap, awas aja lu masih ngebo."
📩 "Wets Kalian sudah siap-siap kan?"
📩 "Jangan lupa hari ini kita mau ke rumah Rysa loh"
📩 "Gw udah siap-siap tinggal nunggu kalian aja nih, awas aja kalian ada yang belum pada mandi atau belum bangun, gw geprek kalian."
📩 "Pokoknya buruan gw tunggu jangan pake lama titik nggak pake koma."
(Isi pesan Tiara untuk teman-teman grup nya yang mau ikut pergi kerumah Rysa, karna Ia tau di hari libur Adrean lah yang paling sering lama bangun/ngebo, apa lagi di sekolah Andrean kerap kali sering kedapatan tidur di jam pelajaran akan berlangsung atau pun sedang berlangsung, jadi semua teman-teman kelasnya sudah hapal dengan kelakuan andrean tersebut.)
Sebagian dari teman-temannya ada yang sudah melihat pesan yang di kirimkan oleh Tiara. Mereka pun ada yang bergegas untuk bersiap, ada yang buru-buru pergi mandi dan benar saja! Andrean masih saja tidur di jam segini. Karna Tiara langsung menghubungi nomornya tetapi tidak aktiv. Tiara pun menghubungi telpon nya rumah Andrean yang di angkat oleh pelayan.
Pelayan itu pun menjawab bahwa tuan nya masih tidur. Tiara pun Meminta kepada pelayan untuk memberikan telpon kepada Mami nya Andrean. Pelayan itu pun bergegas memanggilkan maminya Andrean. Setelah berbicara dengan Maminya Andrean Tiara pun meminta tolong untuk membangunkan anaknya tersebut karna ada acara kumpul hari ini.
Karna Tiara sudah terbiasa dengan Maminya Andrean Ia pun tidak sungkan meminta tolong untuk membangunkan putranya itu.
- Di kediaman Rysa ....
Rysa yang sudah selesai mandi dan berganti pun sekarang sudah berada di bawah. Berkumpul bersama dengan Papa Mama dan Abangnya untuk sarapan bersama.
Nampak hening tanpa suara dan kata seperti biasanya jikalau keluarga Adafsi lagi berkumpul di meja makan. Fano yang nampak tak sengaja melihat Adiknya makan nampak seperti lagi memikirkan sesuatu sesekali makanannya hanya di aduk menggunakan sendok, "makan nya pun sambil menghayal," ada-ada saja. Batin Fano sambil geleng-geleng melihat tingkah adiknya.
Fano yang sudah selesai sarapan, berjalan keruang tamu mengikuti Pak Tama yang sudah duluan berada di ruang tamu tersebut. Tinggalah Rysa Dengan Mamanya. Rysa pun memulai percakapan kepada Mamanya, membahas tentang kedatangan teman-temannya.
"Ma..!, nanti ada teman-teman Sya mau datang ke rumah kita? mumpung hari libur katanya!. Dan pas juga Papa, Mama dan Abang ada di rumah." ucap Rysa kepada Ibu Deviana.
"Iya nak tidak apa-apa. Lagian, bukannya sudah lama juga kami tidak melihat kamu dan teman-temanmu kumpul di rumah. Terakhir Mama lihat tahun kemarin kalian kumpul ngerjain tugas kelompok kalau Mama nggak salah ingat." ucap Ibu deviana kepada putrinya yang memberikan izin untuk Rysa dan teman-teman kumpul di rumah selagi itu masih di lingkungan rumahnya.
"Bulan kemarin ada ko Ma.., temen-temen Sya pada kumpul di rumah kita, tapi pas Mama sama Papa nggak ada. Adanya Bang Fano aja Ma..!." ucap Rysa kepada Deviana Mama-nya.
"Ohh yaudah, nggak apa-apa Nak kan ada Abang mu juga." Tak lama Ibu Deviana pun mengajak putrinya untuk keruang tamu untuk berkumpul dengan Papa dan Abang nya yang sudah lebih dulu berada di sana.
"Sya, kamu mau ikut ke depan nak?, Mama mau ke ruang tamu!." ucap Ibu Deviana ke pada putrinya.
"Mama duluan aja Ma.., nanti Sya nyusul. Sya masih mau ke kamar dulu" ucap Rysa kepada Mama-nya yang tak ikut bersama ke ruang tamu.
"Ya sudah, Mama ke depan dulu ya nak!. Nanti kalau Sya ada apa-apa, cari Mama ada di ruang tamu bersama Papamu nak." ucap Ibu Deviana sambil berjalan meninggalkan Rysa.
"Iya Ma..." ucap Rysa langsung bangun meninggalkan meja makan tersebut.
------------------🦋🦋🦋🦋🦋🦋------------------