
Sedangkan di tempat lain.
Terlihat seorang gadis sedang menangis di sebuah gundukan tanah ,kuburan.
“Mama ,kenapa mama ninggalin syifa. syifa udah ga punya siapa siapa lagi”. Isak gadis bernama syifa itu.
“Dek ,kamu masih punya kakak. Nanti kamu tinggal sama kakak aja ya. Kebetulan kakak masih punya aprtemen”. Ucap seorang gadis bernama Kinan di samping syifa.
“Tapi kak ... Nanti kalau ga di bolehin sama bunda nya kakak gimana”. Tanya syifa polos.
“Bunda ga akan tau. Walaupun tau ,bunda ga akan marah. Malah ,bunda pasti seneng karena apartemen ada yang menghuni”. Ucap Kinan lembut.
“Beneran kak”. Tanya Syifa memastikan dan di angguki oleh kinan.
“Ayo ikut kakak ,mama kamu sudah tenang di sana. Jadi jangan nangis lagi oke”. Ucap Kinan menuntun Syifa berjalan.
...°°°...
Sampailah mereka di sebuah apartemen ,mewah dengan fasilitas lengkap di dalam nya.
“Kamu tinggal di sini ya ,ini buat kamu. kalau kamu butuh apa apa beli aja pakai kartu ini.” Ucap Kinan menyerahkan kartu atm dan kartu akses apartemen.
“Iya kak ,sekali lagi makasih ya kak”. Ucap Syifa memeluk kinan sayang.
“Iya sama sama. Sekarang kakak pulang dulu. Kamu istirahat dan jangan nangis lagi. Besok kalau belum bisa sekolah jangan masuk dulu. Nanti kakak izinin. Assalamualaikum ”. Ucap kinan meninggalkan syifa.
“Waalaikumsallam ,makasih kak”. Teriak syifa memasukkan kartu tadi dan ia pun melihat sekeliling apartemen mewah itu.
“Mewah sekali ... Pasti harga nya bikin geleng geleng”
“Kak kinan kok ngijinin aku nginap di sini ya. Apa ga terlalu baik sikap nya padaku”. Guman Syifa merebahkan tubuh nya di kasur yang memikat pesona itu.
“Kasur ini empuk sekalii ... Pasti harga nya seharga rumah”. Ucap nya memejamkan mata.
“Coba kalau aku masih punya papa sama mama. Apartemen ini ga akan ada Arti nya dengan kebahagian lengkap berkeluarga”
Lirih nya mencoba memejamkan mata kembali.
Sepulang nya dari apartemen ,Ia mencoba membicarakan tadi dengan sang bunda.
“Assalamuallaikum bunda ,Kinan boleh masuk”. Ucap nya di depan pintu kamar ibunda.
“Waalaikumsallam ,masuk aja sayang. Pintu nya ga di kunci”. Ucap sherly.
Cklekk
“Bunda ,kinan mau bicara boleh”. Tanya kinan pelan.
“Boleh ,ayo duduk lah.” Ucap Sherly tersenyum.
“Ada apa sayang”. Tanya sherly menatap putri nya.
“Se ... sebenar nya gini bund. mama nya syifa baru aja meninggal”. Ucap kinan hati hati membuat sherly telonjak kaget.
“Astagfirullah ... Kapan kinan. Kamu kok ga beritahu bunda”. Ucap sherly ,sungguh ia sangat kaget dengan berita ini.
“Maaf bunda ... Tadi sore sudah di makamkan. Dan kinan menyuruh syifa buat nginap di apartemen nya kinan”. Terang kina hati hati.
“Terus”. Tanya sherly.
“Terus ,kinan tanya ke bunda ... bunda ga marah kan”. Tanya kinan menatap ibunda.
“Yaampun kinan. Tentu bunda ga marah ,apalagi syifa anak dari temen bunda”. Ucap Sherly menghela nafas berat. Orang yang meninggal itu yang tak lain adalah dita. Banyak kejadian yang terjadi setelah kabar musnah nya keluarga alexander.
Dita yang di benci seluruh keluarga nya karena hamil di luar nikah. Ia di perkosa dan akhir nya berjuang melahirkan putri nya syifa sendirian ,tapi untung ada sherly yang memberi nya sedikit bantuan .
Sherly menikah dengan dimas. Masih ingat nama itu? Yahh!! ia adalah teman Andra sewaktu dulu. Hingga kini ia memiliki tiga anak ,Yang pertama laki laki ,kedua kinan dan yang ke tiga juga laki laki masih duduk di bangku sd.
Manda nyusul. Yang pasti kehidupan manda adalah kehidupan paling baik dari ketiga sahabat itu.
Dita mengalami nasip yang sangat malang ,apalagi putri nya syifa. Gadis itu sungguh polos dan harus menderita ,di hina di caci dan di maki oleh teman teman nya karena tak memiliki ayah. Ia selalu diam dan hanya menjawab dengan senyuman. Menurut nya hinaan merupakan makanan nya setiap hari ,dan tak ada guna nya menyimpan benci dan dendam.
Diam lebih baik