Twint A

Twint A
Belanja drop



Hari sudah menjelang sore dan dely juga sudah siap untuk pergi ke mall. Menggunakan style hangat seperti biasa ,dia mengoles sedikit bedak bayi juga lip blam agar bibir nya tidak kelihatan pucat putih.


Sherly manda dan dita sudah sampai sejak tadi dan sekarang sedang duduk di ruang tamu dengan memainkan ponsel masing masing ada juga yang ngemil.


Selesai bersiap siap dely keluar dibantu oleh bibi disana untuk mendorong kursi rodanya.


"Haii semua." Panggil dely pada teman teman nya.


"Eh dely ,udah siap?."Tanya dita ke dely


"Udah." Jawab dely


Dely memakai rambut palsu untuk kepalanya yang hampir botak karena rontok.


"Yaudah yuk berangkat." Ujar nathan dan mengambil alih kursi roda dely dari bibi tadi.


***


- Di mall


Sherly manda dita semua pencar dan nanti ketemuan di lantai 5 ,lantai barang barang branded sultan.


"Tha ,aku mau beli sweeter rajut di sana." Ujar dely pada nathan dengan menunjuk tempat macam macam sweeter.


"Kalo gitu ayuk." Jawab nathan langsung mendorong kursi roda dely menuju tempat itu.


Sesampainya di sana Dely memilih milih sweeter polos tebal berwarna hijau muda ,Lilac juga creem. Selesai memilih sweeter nya dely dan nathan pergi ke kasir untuk membayar belanjaan nya.


Di lanjut pergi ke tempat pakaian hangat di lantai 3.


- Di tempat pakaian hangat


Di sana ada banyak pilihan ,seperti semua itu di khusus kan untuk orang orang yang sakit atau butuh kehangatan. Ada juga setelan hangat dari baju ,celana longgar semua ada disana.


"Kamu mau yang mana del?." Tanya nathan ke dely.


"Ga tau sihh." Jawab dely.


Saat mengedarkan pandangannya ,nathan melihat ada setelan yang sangat cantik berwarna lavender dan dia memutuskan membelikan nya untuk dely.


"Del kamu tunggu disini ya ,kamu boleh milih milih dulu ,aku mau ke sana." Ujar nathan ke dely dan mendapat anggukan dari nya tanpa melihat ke arah nathan.


"Jaga nona muda ,jangan sampai dia kenapa napa." Ujar nathan tegas ke empat bodyguard yang rapi dengan jas dibelakangnya itu.


"Baikk boss." Jawab semua bersamaan.


Setelah memastikan jika dely akan aman nathan pun berlalu pergi ke setelan incaran nya itu.


"Baik tuan." Jawab resepsionis itu hormat.


Setelah bungkusan nya jadi nathan pergi untuk memberikannya kepada dely.


"Haii ,ini aku beliin buat kamu." Ujar nathan dengan memperlihat kan bungkusan rapi di tangan nya.


"Wahh ,jadi ngrepotin" Ujar dely


"Ga kok ,lagian aku ga akan miskin cuma gara gara beliin itu." Jawab nathan dengan ekspresi sombong membuat dely terkekeh dibuatnya.


"Ada ada aja." Ucap dely menggeleng gelengkan kepala dan menerima pemberian dari nathan itu.


Setelah puas berbelanja dely dan nathan memutuskan ke lantai lima untuk menemui sherly manda juga dita.


-Di lantai lima


Manda yang melihat dely itu pun langsung memanggilnya dengan tangan tanda 'Halo'.


"Delyy." Tariak nya membuat dely langsung mengedarkan pandangan nya untuk mencari asal suara yang memanggil nya itu.


"Itu mereka ,kesana yuk." Ujar nathan mengetahui dulu.


"Yukk." Jawab dely.


Setelah itu mereka berbincang bincang sekaligus memilih milih pakaian di sana. dely hanya ikut berbincang ga ikut milih pakaian sebab dia sudah belanja tadi..


Saat asik mengobrol tiba tiba dely merasakan pusing dan ingin mutah.


Nathan yang melihat jika dely sedang tidak baik baik saja itu pun langsung mengambil obat yang di bawa bodyguard nya tadi.


"Ini dell." Ujar nathan gugup. Dely pun langsung meminum nya dan merasa agak tenang.


"Sekarang kita pulang aja ya ,takut nanti malah kamu kecapekan lagi." Ujar nathan khawatir.


Dely yang masih merasakan pusing itu pun langsung pusing dan pingsan dan mulut yang berdarah.


"Del ,del,,Cepat siap kan mobil sekarang ,,CEPAT!!!." Teriak nathan kepada para bodyguard dan membuat semua orang yang ada disitu menoleh ke arahnya.


Semua nya sudah di persiapkan oleh nathan jadi jika sewaktu waktu dely drop kek gini ga perlu ribet kesana kesini dulu.


Setelah itu mereka pergi ke rumah sakit yang tidak jauh dari mall itu. Nathan semobil dengan dely dan sherly dkk di mobil nya sendiri.


....